Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Penjualan Mobil Nissan di Tiongkok Menurun, Ini Penyebabnya

Sama-sama kita ketahui bahwa pasar China adalah yang terbesar saat ini. Produsen otomotif banyak meraih keuntunggan di negara tersebut berkat penjualan yang selalu meningkat.
Berita
Sabtu, 9 September 2023 17:30 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

OTODRIVER – Penjualan Nissan di China mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal tersebut dianggap karena produsen asal Jepang ini bergerak terlalu lama untuk berpindah ke era mobil listrik.

Menurut data yang dirilis Nissan per-Agustus 2023, mereka baru mendapatkan penjualan sebesar 64.905 unit, terpaut jauh dari periode tahun lalu, di mana mereka berhasil mengemas 99.570 unit.

Terlebih jika dibandingkan pada tahun 2021, produsen asal Jepang ini berhasil meraih total penjualan sebesar 113.166 unit. Artinya, sejak saat itu populasi mobil Nissan di Tiongkok terus merosot dari tahun ke tahun.

Dari total penjualan yang mereka bukukan sebesar 64.905 unit, ditopang dari segmen kendaraan penumpang dari brand-brand seperti Nissan, Venucia dan Infinity sebesar 61.967 unit, ditambah dari sektor kendaraan niaga ringan, di bawah naungan brand Zhengzhou Nissan yang berkontribusi sebesar 2.938 unit.

Menanggapi performa yang menurun tersebut, Senior Vice President of Nissan Motor Corporation, Chairman of the Nissan China Management Commitee, dan President of Dongfeng Motor Co., Ltd, Shohei Yamazaki, menjelaskan bahwa perlu ada langkah khusus untuk kembali menggairahkan segmen pasar mereka di China.

 "Dengan peluncuran model super hybrid Nissan Ariya 500 dan Venucia DD-i pada bulan Juli tahun ini, dan pelunuran All-new Nissan Qashqai generasi ketiga pada bulan Agustus, kehadiran Nissan di Tiongkok semakin diperkaya, guna terus memenuhi beragam kebutuhan konsumen Tiongkok," jelasnya.

Seperti dikutip dari Carnewschina, salah satu aspek yang mendasari kemerosotan penjualan tersebut, disebutkan bahwa Nissan bergerak lambat untuk mengantisipasi invansi mobil listrik di negeri Tiongkok.

"Saat ini Nissan China hanya menawarkan satu kendaraan listrik, yaitu Ariya yang mencapai penjualan kumulatif 1.469 unit pada Januari hingga Juli 2023. Sebaliknya, kendaraan listrik murni menyumbang 25 persen dari penjualan mobil baru di pasar Tiongkok," tulis penjelasan Carnewschina. (AB)


Tags Terkait :
Toyota Ariya Mobil Listrik
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Petinggi Toyota Kurang Suka EV, Tapi Penjualannya Dahsyat di AS

Memasarkan 21 model NEV dengan empat kategori kendaraan.

2 minggu yang lalu


Berita
Ini Yang Bakal Terjadi Apabila Honda-Nissan-Mitsubishi Merger

Merger ini akan membawa Honda-Nissan-Mitsubishi sebagai pabrikan mobil ketiga terbesar di dunia

1 tahun yang lalu


Berita
Penjualan Mobil Nissan di Tiongkok Menurun, Ini Penyebabnya

Sama-sama kita ketahui bahwa pasar China adalah yang terbesar saat ini. Produsen otomotif banyak meraih keuntunggan di negara tersebut berkat penjualan yang selalu meningkat.

2 tahun yang lalu


Berita
Masih Banyak Hambatan Pada Program Elektrifikasi Kendaraan Nasional

Kementerian Keuangan menyebut belum ada alokasi untuk percepatan kendaraan listrik dalam APBN.

3 tahun yang lalu


Berita
Jajal Trek Banyuwangi-Bali, Ini Konsumsi BBM Mobil Hybrid Toyota

Dengan catatan terbaik ada unit Toyota C-HR dengan catatan konsumsi bahan bakar 28 km/liter.

6 tahun yang lalu


Berita
Prius Plug-in Hybrid Dua kali Lebih Irit

Dalam perjalanan Banyuwangi-Bali sepanjang 380 km, Toyota Prius PHEV mencatatkan angka konsumsi bahan bakar 55 km/liter.

6 tahun yang lalu


Berita
Begini Cara Toyota Mencari Bibit Desainer Unggul

Untuk pertama kalinya, Toyota Dream Car Art Contest 2020 dilakukan secara daring, setelah menyeleksi 8.300 gambar dalam tiga kategori usia.

5 tahun yang lalu

Berita
Cakep, Seperti Ini Wujud Angkot Masa Depan

Minibus ini dimodifikasi dengan konsep angkot dan mampu mengangkut 16 penumpang dengan nyaman

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Pengiriman Perdana DFSK E5 Plus Dimulai September, Konsumen Diajak Tur Pabrik

Pengiriman perdana DFSK E5 Plus September dimulai dengan undangan konsumen pertama ke pabrik DFSK di Cikande untuk melihat proses produksi PHEV.

6 jam yang lalu


Berita
Ini Harga Tiga Model Penyegaran Baru Daihatsu Di GIIAS 2026

Label harga baru yang disodorkan terbilang kompetitif untuk perubahan yang termasuk signifikan

8 jam yang lalu


Berita
Selama GIIAS 2026 Solar Gard Beri Diskon Sampai 50 Persen

Bisa juga dilakukan uji mutu dengan peralatan khusus di booth Solar Gard.

9 jam yang lalu


Berita
Menjajal Isuzu Link di Traga AC, Pemilik Armada Bisa Pantau Kendaraan Secara Realtime

Isuzu Link Traga AC memungkinkan pemilik armada pantau kendaraan realtime via MyIsuzuID. Sistem telematika ini pantau lokasi, kecepatan, dan operasional kendaraan.

10 jam yang lalu


Berita
Jetour Perkuat Layanan Purnajual dan Hadirkan Beragam Program Penjualan Menarik di GIIAS 2026

Jetour tawarkan harga Jetour T1 GIIAS 2026 sebesar Rp388 juta serta perkuat layanan purnajual dengan perluasan jaringan dealer hingga 40 showroom di GIIAS 2026.

11 jam yang lalu