Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pembalap F1 Adu Skill Pakai Kei Truck

Tetap jago bawa mobilnya
Berita
Jumat, 29 September 2023 18:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Saat gelaran F1 seri jepang yang lalu empat pembalap utama di bawah naungan Red Bull ikut tantang spesial dengan mengendarai Honda Acty. Sesi spesial yang dihelat di gedung olah raga Ariake itu bertajuk “(Un)Serious Race Series”.

Meskipun gelaran itu terkesan tidak serius namun pada kenyataannya memang tidak mudah berpartisipasi di kegiatan yang intinya ‘adu parkir’ tersebut. Ditambah lagi semua obstacle yang harus diselesaikan, seperti main bowling maupun bawa tumpukan kardus sembari bermanuver tajam.

Yuki Tsunoda dan Liam Lawson dari tim F1 Alpha Tauri kali ini melawan Max Verstappen dan Sergio Peres dari tim Red Bull. Semuanya berganti mengemudikan Honda Acty sambai menyelesaikan setiap ‘soal’ yang diberikan.

Pasangan Max dan Sergio bisa mengalahkan catatan waktu yang ditorehkan Yuki dan Liam.

Tahun ini Max dan Sergio bisa kalahkan catatan waktu tim Yuki dan Liam

Main bowling pakai mobil, cukup merepotken juga bagi pembalap F1

Tantangan bawa kardus, salah satu 'soal' yang tersulit

“Hal yang paling mengesankan, tentu saja kami memenagkan challenge ini. Kei Truck ini yang jelas fun to drive. Sayang enggak ada fitur DRS,” canda Max Verstappen. “Kalau saya sih cuma berharap mobil seandainya punya downforce lebih besar supaya lebih enak lagi nyetir-nya,” timpal canda Sergio.  

“Ini jelas balapan yang sebenarnya sangat serius walaupun mobilnya ‘tidak serius’,” tukas Yuki. Ia kemudian menceritakan bahwa dirinya sangat akrab dengan Kei-Truck, karena kakeknya yang seorang petani dan punya lahan perkebunan yang kerap memakai ‘truk mini’ itu saat berktivitas di lahan miliknya.

Saat seri balapan F1-nya sendiri, Max Verstappen mengukuhkan dirinya sebagai Juara Dunia F1 musim alap 2023 sekaligus tim Red Bull sebagai Juara Klasemen Konstruktor.

Baca juga: Seperti Inikah Interior Toyota Rangga?

Baca juga: Ini Bedanya Toyota Hilux GR Sport Versi Indonesia dan Australia


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Van
Ford Transit: Legenda Hidup Van

Muncul perdana lebih dari setengah abad lalu

3 tahun yang lalu


Berita
UD Quester: Truk Paling Rendah Emisi?

Masih bisa minum B30

3 tahun yang lalu


Berita
Bus dan Truk: Penjualan Naik Terus

Tren positif sejak akhir tahun 2021

3 tahun yang lalu


Berita
Fuso eCanter: Tinggal Gas dan Rem

Mobil barang akan makin ‘senyap’

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Memperkenalkan Varian Paling Kencang Dari VW Polo

Volkswagen siapkan VW ID Polo GTI Clubsport 282 hp, varian paling kencang hatchback listrik dengan virtual gearbox dan limited-slip differential.

1 jam yang lalu


Berita
Di Negara Ini Penggemar Mercedes-Maybach Tetap Bertahan Dengan Mesin V12

Penggemar Maybach di AS sulit pindah ke mesin V8 yang lebih efisien.

2 jam yang lalu


Berita
Harga Solar Di SPBU BP Turun Rp1.000

Di SPBU Pertamina Pertamax Turbo naik harga.

3 jam yang lalu


Komparasi
Bisa Jadi Pengganti Sepadan, Ini Perbandingan Toyota Land Cruiser FJ Vs Fortuner VRZ 4x4

Komparasi Toyota Land Cruiser FJ vs Fortuner VRZ 4x4: dimensi lebih besar Fortuner, mesin bensin 163 hp pada FJ lawan diesel 200 hp VRZ, serta sistem 4x4 serupa.

15 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mobil Listrik Ditinggal Lama, Pemilik Wajib Tahu Kondisi Aman Penyimpanan Baterai

Kondisi aman penyimpanan baterai mobil listrik saat ditinggal lama: Hindari SOC 100% untuk cegah degradasi dan risiko panas, saran expert EVSafe Indonesia.

19 jam yang lalu