Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Meskipun Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Fosil, Mobil Listrik Tetap Rendah Emisi

Kendaraan BBM hanya memakai 46 persen bensin saja yang dipakai untuk menggerakkan roda.
Berita
Jumat, 20 Oktober 2023 15:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang menyebut emisi karbon yang dihasilkan oleh mobil listrik lebih tinggi ketimbang kendaraan hybrid maupun internal combution engine atau ICE.

"Datanya mengatakan bahwa per unit karbon yang dihasilkan oleh EV itu lebih tinggi daripada hybrid dan lebih tinggi dari pada ICE karena sumber energinya masih dari fosil,” ujar Agus di JW Marriot, Rabu (11/10).

Emisi karbon yang dihasilkan bukan dari proses kendaraan listrik saat digunakan. Jika mobil bensin mengeluarkan polusi langsung dari sistem pembakaran tapi mobil listrik dari proses batubara yang menghasilkan emisi karbon.

Pernyataan Agus tersebut lantas dibantah oleh, Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) yang menyatakan kendaraan listrik menghasilkan emisi yang lebih rendah daripada kendaraan konvensional meski sumber listrik yang digunakan berasal dari bahan bakar fosil berupa batu bara. 

BACA JUGA

"Kendaraan listrik lebih efisien dengan segala sumber listrik yang digunakan. Hal itu selaras dan mencerminkan emisi yang lebuh rendah yang dimiliki kendaraan listrik dibandingkan kendaraan bahan bakar minyak," kata Direktur Eksekutif KPBB, Ahmad Safrudin dalam dialog virtual di Jakarta, Kamis (19/10).

Ia juga menambahkan, kendaraan BBM hanya memakai 46 persen bensin saja yang dipakai untuk menggerakkan roda. Selebihnya energi itu hilang saat proses transfer BBM dan proses pembakaran di ruang pembakaran, digunakan untuk auxiliary electricity, drivetrain losses, dan parasitic losses.

"Penggunaan teknologi regenerative braking system dapat membuat kendaraan listrik memanen 22 persen energi dengan menangkap kembali energi saat terjadi proses pengereman," papar Ahmad.

Perlu diketahui, kendaraan BBM bermesin 2.000 cc yang menggunakan standar Euro 6 dengan bensin RON 95 memiliki level emisi karbon tertinggi mencapai 179,17 gram karbon dioksida per kilometer. Untuk mobil bermesin hybrid 2.000 cc ditambah 85 kilowatt yang mengonsumsi BBM jenis RON 95 memiliki emisi karbon 76,79 gram karbon dioksida per kilometer. Sedangkan, kendaraan listrik 85 kilowatt yang diisi daya listrik bersumber dari PLTU batu bara memiliki level karbon 67,82 gram per kilometer. (GIN)


Tags Terkait :
Mobil Listrik Mobil Bensin Polusi Emisi
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Harga SUV Listrik Neta X Resmi Dirilis. Mulai Rp 428 Juta

Muncul pertama di GIIAS 2024, Neta X mulai dipasarkan dengan harga yang lebih rendah dari estimasi sebelumnya, yakni mulai dari Rp 428 juta.

1 tahun yang lalu


Berita
5 Alasan iCAR V23 Menarik untuk Dimiliki

iCar V23 memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya menarik untuk dimiliki.

3 minggu yang lalu


Berita
GWM Ora 5 Selangkah Lagi Hadir Di Indonesia, Simak Spesifikasinya

GWM konfirmasi peluncuran GWM Ora 5 di Australia 2026. SUV listrik kompak setara Haval Jolion tawarkan tenaga 150kW, jarak 520km NEDC, dan V2L.

3 bulan yang lalu


Berita
IIMS 2026 Siap Kedatangan Banyak Mobil Baru, Ini Bocorannya

Sejumlah Agen Pemegang Merek (APM) mengungkapkan rencana peluncuran, penyegaran model, hingga debut kendaraan elektrifikasi di ajang tersebut.

5 bulan yang lalu


Berita
Sepak Terjang BYD Dalam Inovasi Produk dan Teknologi di Indonesia

BYD di Indonesia tidak hanya menambah pilihan kendaraan listrik (EV), tetapi juga membawa berbagai inovasi teknologi yang sebelumnya hanya tersedia pada mobil listrik kelas premium.

7 bulan yang lalu


Berita
Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid Resmi Meluncur di GIIAS 2025, Harga Mulai Rp 293,9 Juta

Daihatsu resmi luncurkan Rocky e-Smart Hybrid di GIIAS 2025, SUV hybrid kompak dengan harga Rp293,9 juta. Ditenagai motor listrik dengan efisiensi 28 km/liter, fitur canggih ASA, dan garansi baterai 8

1 tahun yang lalu


Berita
GIIAS 2025 Siap Diramaikan Mobil-Mobil Baru (Part I), Ada Nissan Patrol dan Mitsubishi Destinator?

Sejumlah agen pemegang merek (APM) otomotif telah mengumumkan agenda mereka dalam konferensi pers resmi yang berlangsung Rabu (18/6) di Jakarta.

1 tahun yang lalu


Berita
Mulai Diproduksi Lokal, Harga Haval Jolion Turun Rp 43 Jutaan!

Tak tanggung, ada selisih penurunan harga Haval Jolion hingga Rp 43,8 juta dari banderol sebelumnya. Dari Rp 448,8 juta jadi Rp 405 juta!

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

7 jam yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

8 jam yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

9 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

10 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

11 jam yang lalu