Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ini Salah Satu Contoh Skandal Safety Daihatsu

Ada ‘dugaan’ karena besarnya beban produksi
Berita
Kamis, 28 Desember 2023 09:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Kemelut soal uji keamanan yang membelit Daihatsu, dan juga Toyota, memang sangat merepotkan duet otomotif ini.

Bagaimana tidak, ada ratusan proses verifikasi pengujian yang tidak dilakukan secara benar dalam puluhan tahap uji keamanan, terjadi beberapa kali sejak kuartal kedua 2023.  

Namun seperti apa uji keamanan yang tidak dilakukan sebegaiamana mestinya bisa dilihat pada unit test yang berkode UN-R135. Unit ini nantinya akan menjadi produk masal bernama Toyota Raize Hybrid dan juga Daihatsu Rocky Hybrid. Keduanya proses produksinya di bawah naungan Daihatsu Motor Corporation.

Awalnya kejadian ditemukan saat proses uji keamanan atas keduanya, masing-masing diberi target produksi 56.111 unit Toyota Raize hybrid dan 22.329 Daihatsu Rocky Hybrid. Totalnya ada 78.440 unit.

BACA JUGA

Masalah muncul pada sesi uji tabrak samping di mana ditemukan perbedaan antara detail mobil yang berupa gambar teknik dengan kondisi sebagaimana ada pada mobil. Kejadian ini ditengarai muncul perdana bulan April, dan tim internal audit memastikan adanya masalah pada bulan Mei.

Selain itu didapati kejanggalan dengan pengumpulan data titik tabrak pada sisi kiri namun yang sebenarnya dilakukan adalah uji tabrak pada sisi kanan. Dalam pengetesan ditempatkan ‘crash test dummy’ pula. Begitu pula ada data yang menunjukkan dilakukannya rencana pengujian di sisi kanan, namun pada kenyataannya pegujian terjadi pada sisi kiri dengan data hasil pengujian pada sisi kanan.

Pada bulan April juga ditemukan keanehan pada uji keamanan pada posisi jok depan Toyota Yaris ‘Active’ dan Agya. Yaitu adanya bagian dalam pelat pintu yang sengaja ditambah potongan pelat besi  agar ketika ada benturan akan membuat pintu lebih kuat.

Kondisi tidak sinkronnya olah data tes tabrak dan realisasi uji tabrak tersebut memang berbeda-beda kejadiannya antar model maupun varian. Namun begitu, Soichiro Okudaira, selaku President and Representative Director of Daihatsu Motor Corporation, saat konferensi pers beberapa waktu lalu (20/12) menyebutkan bahwa ia yakin kalau rangkaian kejadian ini bukanlah hal yang disengaja.

“Ada banyak hal yang bisa menjadi latar belakang terjadinya sejumlah fraud tersebut, saya merasa manajemen kami perlu melakukan reformasi atas proses kerja secara serius,” ungkap Okudaira-san.  

Pihak Toyota Motor Corporation yang juga mengumumkan kondisi di anak perusahaannya itu bahwa kejadian ini tak kurang melibatkan 900.000 temuan dari 174 tahap uji dalam rangkaian 25 jenis pengujian.

Untuk sementara juga dilakukan penghentian proses produksi pada sejulah mobil bermerek Toyota; Pixis Epoch, Copen, Pixis Van, Pixis Truck, Raize, Roomy, Town Ace, dan Probox.

Tetapi pernyatan dari Representative Director and Vice President Toyota Motor Corporation, Hiroki Nakajima, dalam konferens pers yang sama menduga ada proses kerja yang ‘terburu-buru’ akibat kurangnya sumber daya sebagai salah satu pencetus skandal ini.

“Sejak tahun 2014, kami nampaknya kurang menyadari bahwa adanya peningkatan jumlah secara drastis atas kendaraan yang harus dibuat Daihatsu dalam skema OEM, khususnya pada mobil kecil dan unit yang dijual di luar negeri,  mungkin ada kondisi yang memperberat beban kerja di area kerja pengembangan dan sertifikasi pengujian,” ungkap Nakajima-san.  

Saat ini, sejumlah pihak ketiga telah diminta untuk mencari penyelesaian atas masalah ini, termasuk instansi milik pemerinta yang terkait di Jepang.

Pihak Daihatsu di Indonesia melalu Direktur Marketing dan Direktur Corporate Planning & Communication PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, menyebutkan bahwa, "Kami bersama principal telah memastikan bahwa semua kendaraan Daihatsu yang diproduksi, didistribusi, dan dipasarkan di Indonesia tidak memiliki masalah kualitas dan keselamatan. Kendaraan Daihatsu juga sudah memenuhi regulasi yang berlaku. Dan kami tetap berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia. Pelanggan Daihatsu tetap dapat menggunakan kendaraannya dengan aman dan nyaman.".(EW)

Ada penambahan pelat besi saat uji tabrak sisi pintu (Car Watch)

Tags Terkait :
Skandal Tes Daihatsu Toyota 2023
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Aman, Pemerintah Pastikan Mobil Daihatsu di Indonesia Penuhi Peraturan

Berdasarkan informasi dari ADM, Toyota Raize hybrid dan Daihatsu Rocky hybrid yang diduga terlibat skandal uji keselamatan tidak diproduksi di Indonesia.

2 tahun yang lalu


Berita
Ini Salah Satu Contoh Skandal Safety Daihatsu

Ada ‘dugaan’ karena besarnya beban produksi

2 tahun yang lalu


Berita
Imbas Manipulasi Tes Keselamatan, Thailand Setop Pengiriman Toyota Yaris Ativ

Toyota tetap menindaklanjuti dan memperdalam terkait kasus manipulasi uji tabrak.

3 tahun yang lalu


Berita
Toyota Bikin Regulasi Baru Cegah Skandal Kesalahan Uji Mutu

Setiap proses diketahui langsung oleh direksi.

8 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

1 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

1 jam yang lalu


Berita
Pertamax 92 Dan Pertamax Green 95 Alami Kenaikan Harga

Harga Bahan Bakar Minyak alias BBM non solar mengalami penyesuaian.

5 jam yang lalu


Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

16 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

16 jam yang lalu