Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Supir Mengantuk, Bahaya Yang Mengintai Selain Rem Blong, Cara Ini Bisa Mencegahnya

Baru saja terjadi, sebuah bus pariwisata menabrak tiang reklame di ruas tol Mojokerto-Surabaya. Diperkirakan supir mengantuk.
Berita
Senin, 16 Mei 2022 21:00 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Menumpang kendaraan umum, seolah menyerahkan nyawa kita kepada pengemudinya. Seperti pada pengemudi bus pariwisata Ardiansyah, yang baru saja mengalami kecelakaan di ruas jalan tol Mojokerto-Surabaya, (KM 712-200).

Bus tersebut membawa rombongan sebanyak 25 orang yang baru berekreasi ke kawasan Dieng, Wonosobo. Diduga, pengemudi bus yang membawa rombongan yang berasal dari satu kawasan di kecamatan Benowo, Surabaya itu, mengantuk, sehingga bus oleng dan menabrak tiang reklame.

Hal tersebut menyebabkan bagian depan dan samping bus hancur dan membuat penumpang di dalamnya terluka, bahkan ada yang terlempar ke luar. Diperoleh kabar, 12 orang luka-luka dan 15 orang meninggal dunia akibat kecelakaan itu, sementara supir mengalami luka parah dan dirawat di rumah sakit.

Petugas Lalu Lintas Polresta Mojokerto, AKP Heru mengatakan, rombongan bus sedang melakukan perjalanan jauh dari Yogyakarta menuju Surbaya. Kondisi tersebut diduga menyebabkan pengemudi kelelahan dan mengantuk sehingga terjadi kecelakaan.  "Kemungkinan sopir mengantuk. Tetapi ini masih diselidiki. Kondisi sopir luka berat, belum bisa dimintai keterangan," ujarnya, seperti dilansir jatim.iNews.id.

BACA JUGA

Namun, peristiwa yang terjadi pada Senin (16/5) ini bukanlah yang pertama kali. Kecelakaan yang disebabkan pengemudi mengantuk sudah kerap terjadi. Lantas, sebagai penumpang, apa  yang harus dilakukan agar pengemudi tidak mengantuk?

Beberapa hal bisa dilakukan, seperti membuat supir tetap terjaga dan berkonsentrasi dalam mengemudi, misalkan dengan berbincang-bincang saat di perjalanan. "Saya kerap mengajak supir mengobrol agar dia tidak mengantuk," ungkap Choirul, lelaki yang kerap menggunakan bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) tersebut.

Selain itu, saat beristirahat di rumah makan, biasanya pihak rumah makan akan memberikan minuman yang membuat mata tidak mengantuk, seperti kopi di dalam botol untuk dibawa sang supir. Seperti dialami oleh Edi, pengguna bus dari Jawa Barat ke Sumatra. "Saat istirahan makan di rumah makan, supir dan kenek, biasanya dibekali kopi satu botol oleh pihak restoran yang disambangi," katanya.

Hal ini adalah beberapa upaya yang dilakukan agar supir tidak mengantuk. Namun yang terpenting adalah kesadaran sang supir saat mengemudi, jika badan terasa lelah, sebaiknya berhenti untuk beristirahat atau sediakan juga supir pengganti agar bisa bergantian mengemudikan bus.


Tags Terkait :
Bus Kecelakaan Bus Tabrak Reklame Tol Surabaya
B

Benny Averdi

Penulis

Sejak tahun 2000 mengawali karir sebagai jurnalis di bidang otomotif roda 4. Meski juga menyenangi hal tentang roda 2 da...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Supir Mengantuk, Bahaya Yang Mengintai Selain Rem Blong, Cara Ini Bisa Mencegahnya

Baru saja terjadi, sebuah bus pariwisata menabrak tiang reklame di ruas tol Mojokerto-Surabaya. Diperkirakan supir mengantuk.

4 tahun yang lalu


Truk
Akibat Microsleep, Sopir Tewaskan Dirinya Sendiri

Microsleep sangat berbahaya dan berpotensi kehilangan nyawa. Tapi bisa diatasi.

1 minggu yang lalu


Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

2 minggu yang lalu


Bus
Harap Diingat, Bahu Jalan Hanya Untuk Lintasan Darurat

Tidak bisa dilintasi secara sembarangan apalagi untuk keperluan menyalip

4 bulan yang lalu


Bus
Untuk Kesekian Kalinya, Kantuk Sopir Bus Berujung Petaka

Menahan rasa kantuk ada batasnya, dan biasanya tanpa disadari akan berubah jadi microsleep.

5 bulan yang lalu


Bus
Pengemudi Angkutan Umum, Wajib Paham Jaga Jarak

Faktor keselamatan sangat penting di jalan. Ada hal-hal yang perlu Anda ketahui untuk menjaga tetap aman di jalan.

1 tahun yang lalu


Bus
Transjakarta: Sanksi Tegas Bagi Pramudi Tabrak Kendaraan Lain

Transjakarta Academy akan banyak berguna mematangkan kinerja pramudi

1 tahun yang lalu


Truk
Pramudi Truk Tronton Nahas Di Semarang jadi Tersangka

Truk melintasi di jalan sebelum waktu yang ditentukan

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Hadirkan New Xforce Hybrid di GIIAS 2026, Andalkan Teknologi HEV dan Fitur Premium

Mitsubishi Motors memperkenalkan New Xforce Hybrid GIIAS 2026 sebagai kendaraan HEV pertama di Indonesia, dengan teknologi hybrid efisien dan fitur frameless panoramic roof.

10 jam yang lalu


Berita
OMODA O4 EV Hadir di GIIAS 2026, Pre-Order Dibuka dengan Bonus Hingga Rp 50 Juta

OMODA O4 EV debut di GIIAS 2026 sebagai The First AI Car. Pre-order OMODA O4 EV GIIAS 2026 bonus Rp 50 juta tersedia untuk 1.000 konsumen pertama dengan baterai 67 kWh.

10 jam yang lalu


Berita
DFSK E5 Plus Resmi Dijual di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp 479 Juta

Harga DFSK E5 Plus GIIAS 2026 dipatok Rp 479 juta OTR Jakarta selama pameran. SUV PHEV tujuh penumpang ini menawarkan jarak tempuh 1.400 km dan fitur ADAS Level 2.

11 jam yang lalu


Berita
Jetour T2 i-DM Debut di GIIAS 2026, SUV Plug-in Hybrid Dijual Rp 688 Juta

Jetour T2 i-DM debut di GIIAS 2026 sebagai SUV PHEV dengan harga Jetour T2 i-DM PHEV Rp 688 juta. Kendaraan ini dilengkapi teknologi Intelligent Dual Mode dan jarak tempuh lebih dari 1.000 km.

13 jam yang lalu


Berita
Toyota Tegaskan Komitmen Hadirkan Kendaraan Penjelajah dan Teknologi Elektrifikasi

Peluncuran Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV GIIAS 2026 memperkenalkan SUV hybrid dengan tenaga 341 kW dan kemampuan off-road melalui sistem parallel hybrid serta Auto Multi Terrain Select.

13 jam yang lalu