Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Peran Final Gear Ratio Terhadap Performa Kendaraan

Tak sedikit, rasio final gear ini menjadi ‘jualannya’ distributor kendaraan niaga. Seberapa pentingkah itu?
Berita
Sabtu, 2 Juli 2022 19:10 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Putaran mesin, memiliki keterbatasan. Mesin bensin rata-rata bisa berputar hingga 6.500-7.500 rpm untuk putaran tertingginya. Mesin diesel lebih rendah lagi, kisaran 5.500-6.500 menjadi putaran tertinggi mesinnya,

Tak mengerankan kalau kendaraan perlu transmsisi dengan berbagai rasio gigi persneling diperlukan. Nah, untuk menghantarkan daya dari putaran mesin, diperlukan transmisi atau girboks, kemudian akan berakhir pada gardan yang terdapat final gear di dalamnya, sebagai rasio akhir untuk memutarkan as roda.

Dengan begitu, putaran mesin yang terbatas akan mampu memutarkan roda sesuai kecepatan yang diinginkan. Tetapi, tentunya  bukan saja kecepatan yang jadi tujuan. Kemampuan angkut beban, kuat menaklukkan tanjakan, juga menjadi perhitungan.

Lagi-lagi dengan tugas final gear atau si gigi akhir ini. Perbandingan giginya, memberikan berbagai hal, seperti menentukan apakah kuat di tanjakan namun tidak memiliki top speed yang tinggi, atau sebaliknya, mampu melesat dengan kecepatan tinggi, tetapi akselerasinya tidak cepat dan kurang sakti melahap jalan menanjak atau membawa beban berat.

BACA JUGA

Beberapa waktu lalu, pada kelas LDT (Light Duty Trucks) semacam Mitsubishi Canter, Isuzu Elf maupun Toyota Dyna, menjadikan rasio final gear mereka sebagai sarana promosi.

Rasio 6,6:1 menjadi andalan dari masing-masing merek. Asumsinya, dengan rasio final gear tersebut, akan membuat truk tersebut lebih cocok untuk mengangkut beban yang berat.

Tentunya diimbangi dengan rasio gigi transmisi yang menunjang performa tersebut. Rasio gigi di transmisi akan memiliki variasi gigi yang ideal untuk di jalan menanjak maupun datar.

Lantas, bagaimana mengetahui rasio gigi akhir kendaraan tersebut? Bisa dengan melihat spesifikasi pada brosur atau menanyakan pada dealer. "Bahkan bisa dihitung dengan melihat langsung pada gigi ring dan pinion di dalam gardannya," tukas Sutami, pebengkel mobil off-road yang juga kerap mengombinasikan rasio gigi akhir di mobil racikannya.


Tags Terkait :
Final Gears Axle
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Peran Final Gear Ratio Terhadap Performa Kendaraan

Tak sedikit, rasio final gear ini menjadi ‘jualannya’ distributor kendaraan niaga. Seberapa pentingkah itu?

3 tahun yang lalu

Truk
Mercedes-Benz Axor 2528 C (6x2) M/T: Truk Heavy Duty Tangguh di Segala Medan, Daya Tanjak Prima

Mercedes-Benz Axor 2528 C (6x2) M/T dibekali mesin Mercedes-Benz tipe OM 906 LA 6 silinder berkapasitas 6.370 cc

8 tahun yang lalu


Truk
I-Shift, Transmisi ‘Ajaib’ Yang Sangat Adaptif Pada Volvo VHD

Tidak saja perpindahan yang halus, namun dengan berbagai tingkat rasio gigi, mampu bekerjasama dengan berbagai jenis truk.

3 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Berbeda Dengan Pabrikan Lain, Mobil Listrik Peugeot Berwujud Van

PSA Group yang menaungi Peugeot-Citroen sepakat untuk memasarkan mobil listrik bertenaga listrik.

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Ambisius, Jaecoo Akan Boyong Lebih Dari 5 Model NEV Di 2026

Jaecoo hadirkan lebih dari 5 model NEV di Indonesia 2026, termasuk SUV 7-seater HEV, PHEV, dan BEV. Ungkap Business Unit Director Jim Ma.

1 jam yang lalu


Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

2 jam yang lalu


Berita
Denza Z9GT Meluncur Semester II, Bagaimana BYD M6 PHEV?

Denza Z9GT dipastikan meramaikan pasar Indonesia. Selanjutnya BYD M6 PHEV kemungkinan juga melantai.

2 jam yang lalu


Berita
Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

BYD pertahankan harga mobil listrik sampai Q1 2026 meski insentif impor EV dicabut per 1 Januari. Atto 1 tetap Rp199 juta OTR Jakarta.

3 jam yang lalu


Berita
Epic Journey : Toyota Veloz Hybrid EV 2026, Tembus 1:20

Ekspedisi Epic Journey ungkap konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid EV 2026 capai 20 km/liter di jalan datar, 17 km/liter menanjak, hingga 30 km/liter menurun.

4 jam yang lalu