Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mulai Agustus Mobil Mewah Dilarang Pakai Pertalite

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati  mengatakan ketetapan soal itu diharapkan bisa terbit pada Agustus atau September.
Berita
Senin, 27 Juni 2022 17:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pertamina dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi akan mempersempit pembelian Pertalite agar mobil yang dikategorikan mewah berdasarkan acuan kapasitas mesin (cc) tak boleh membeli Pertalite di SPBU.

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati mengatakan ketetapan soal itu diharapkan bisa terbit pada Agustus atau September.

"Sebenarnya kami punya target dari BPH sendiri, kami ingin itu dimulai Agustus, atau paling lambat September itu sudah bisa diberlakukan, tapi tentu saja kewenangan itu bukan di kami, karena itu Perpres," katanya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR (23/6).

Kajian soal kategori mobil mewah berdasarkan cc ini turut menggandeng peneliti Universitas Gadjah Mada.

BACA JUGA

"Memang pada saat kami membahas banyak perdebatan dan kami sampai pada kesimpulan akan ditetapkan pada cc-nya. Kenapa? Kami melihat konsumsinya karena cc-nya besar maka akan mengonsumsi BBM yang banyak dan mereka itu dirancang untuk tidak konsumsi Pertalite," ujar Erika.

Belum adanya kepastian cc yang dimaksud sebagai mobil mewah membuat rancu. Namun jika mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK-20/PMK.010/2021 yang mengatur perluasan diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk mobil mewah dengan kapasitas silinder diatas 1.500 hingga 2.500 cc bisa dipastikan, Toyota Raize kapasitas mesin 1.000 dan 1.200 cc, Wuling Almaz RS 1451 cc, Daihatsu Sirion mesin 1329 cc masih bisa menikmati Pertalite. Sedangkan untuk Toyota Innova 2.0  2.000 cc,  Toyota Fortuner 4x2 SRZ A/T 2.700 cc dipastikan tidak bisa mengunakan Pertalite.


Baca juga: Amankah Menggunakan Ponsel Saat Isi BBM dengan Aplikasi MyPertamina?

Selain mobil mewah berdasarkan cc, Erika juga menyebut kendaraan dinas TNI, Polri dan BUMN tak boleh membeli Pertalite. BPH Migas dikatakan akan bekerja dengan kepolisian untuk pengawasan.

"Jadi kendaraan dinas mobil TNI-Polri sama gak boleh gunakan Pertalite termasuk mobil yang dimiliki BUMN," ucap Erika.

Baca Juga: Tunggu Aturan, Beli Pertalite dan Solar Wajib Pakai MyPertamina

Namun, ketetapan ada baiknya juga bagi pemilik mobil yang sadar terhadap kesehatan mesin mobil bisa melihat tingkat kompresi mesin yang sesuai dengan kualitas bahan bakar yang akan digunakan.

Pasalnya, BBM Ron rendah akan merusak lingkungan, menambah polusi, juga buruk bagi mesin kendaraan dan bila kendaraan beralih ke BBM jenis oktan tinggi ini, secara otomatis komponen kendaraan akan berumur panjang.
 


Tags Terkait :
Pertamina Pertalite Mobil Mewah
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pertamax Green 92 Akan Dijual Lebih Mahal

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pangsa pasar jenis bahan bakar itu sulit untuk disubsidi.

2 tahun yang lalu

Berita
Siap-siap! Sebentar Lagi Beli Pertalite Akan Dibatasi

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Ia menyatakan bahwa siap untuk mengimplementasikan pembatasan pembelian BBM dengan RON 90 itu di Indonesia

3 tahun yang lalu


Berita
Kebijakan Pembatasan Pertalite Bisa Picu Masalah Baru

Salah satu usulannya adalah melarang mobil dengan kapasitas 2.000 cc ke atas untuk konsumsi Pertalite.

3 tahun yang lalu


Berita
Ini Cara Beli Pertalite dan Solar Tanpa Aplikasi Mypertamina

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution mengatakan, pendaftaran tidak hanya bisa dilakukan melalui aplikasi MyPertamina.

3 tahun yang lalu


Berita
Telah Disampaikan Menteri ke Jokowi, Beli Pertalite dan Solar Wajib Daftar

Jika beli beli Pertalite dan Solar wajib mengunakan aplikasi MyPertamina untuk dilihat siapa yang berhak.

3 tahun yang lalu


Berita
Mulai Agustus Mobil Mewah Dilarang Pakai Pertalite

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati  mengatakan ketetapan soal itu diharapkan bisa terbit pada Agustus atau September.

3 tahun yang lalu


Berita
Harga BBM Pertamina Non-Subsidi Kembali Naik Hari Ini, Solar Kian Meroket

Harga BBM Pertamina non-subsidi naik 4 Mei 2026: Pertamax Turbo Rp19.900 (+Rp500), Dex Rp27.900 (+Rp4.000), Dexlite Rp26.000 (+Rp2.400). Subsidi tetap.

4 minggu yang lalu


Berita
Katanya Pertalite Dicampur Etanol? Pertamina Pastikan Itu 'Hoax'

Tidak bisa begitu saja tercampur dengan materi air. Berikut penjelasannya.

7 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Hyundai Buka Bengkel Bodi di Wilayah Solo Raya

Sebagai upaya memperkuat layanan purna jual di Jawa Tengah.

37 menit yang lalu


Berita
Mengenal Teknologi Ling Power Yang Bikin Wuling Eksion Bisa Tempuh 1.000 Km Tanpa Isi Bensin

Melalui media drive 600 km, teknologi Ling Power Wuling Eksion menunjukkan kemampuan tempuh lebih dari 1000 km dengan PHEV.

3 jam yang lalu


Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

3 jam yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

9 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

9 jam yang lalu