Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mobil Listrik Konsep Kuno Yang Bersinar Kembali

Sebagai gambaran, sebuah Ford Model T pada tahun 1912 dibanderol $650, sedangkan untuk memiliki roadster listrik konsumen saat itu harus rela merogoh kocek $ 1.750 saat itu.
Berita
Senin, 28 Februari 2022 06:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mobil elektrik dipastikan akan menjadi masa depan otomotif dunia. Saat ini hampir semua pabrikan mobil terkemuka berlomba untuk berhijrah untuk menghadirkan mobil listrik.

Hanya saja, jika Anda menggira bahwa mobil listrik merupakan sesuatu yang baru, Anda telah melakukan kekeliruan.

Pada kenyataannya mobil listrik justru pernah populer pada abad 19 dan konsep pertamanya muncul hanya selang dua tahun setelah Perang Diponegoro di Pulau Jawa, tepatnya pada 1832.

Mohon jangan dibayangkan bahwa wujudnya akan futuristik layaknya mobil listrik saat ini. Saat itu wujudnya cukup sederhana layaknya kereta kuda.

Pionir mobil listrik pertama diciptakan oleh Robert Anderson asal Skotlandia. Kendaraan ini diciptakan sebagai kereta pengangkut batu bara dalam penambangan tertutup. Tipisnya kadar oksigen di tempat itu tidak memungkinkan mesin bakar bekerja secara optimal, atau malah tidak bisa bekerja sama sekali karena minimnya oksigen.

Jauh di seberang Skotlandia, Thomas Davenport, seorang Amerika yang berasal dari Vermont memperkenalkan konsep kendaraan listrik pertama yang yang dilengkapi dengan dua elektromagnet, poros dan baterai pada tahun 1834. Dan wujud mobil ini pun lebih seperti lokomotif.

Kemudian, di penghujung abad 19, kendaraan bertenaga listrik semakin bersinar eksistensinya. Bahkan pada awal abad 20, cukup populer di Amerika Serikat yang ditengarai naiknya populasi mobil jenis ini secara signifikan.

Berdasarkan sensus pada tahun 1900 dari 4.192 kendaraaan yang dibuat di Amerika 1.575 unit di antaranya adalah mobil listrik. Sisanya merupakan perpaduan komposisi antara kendaraan tenaga uap dan bermesin kombusi.

Hingga tiba suatu masa di mana Henry Ford berhasil menghadirkan mobil bensin yang harga sangat menarik yakni Ford Model T pada 1908. Produk yang dijuluki Tin Lizzy ini direspons cukup baik walau harus dihadapkan dengan bensin pada saat awal produksinya.

Di sisi lain, eksplorasi minyak bumi pun kian gencar terjadi di mana-mana. Kegiatan eksplorasi ini pun diikuti pula dengan distribusi produk minyak bumi baik berupa minyak bakar hingga bensin yang kemudian didistribusikan secara besar-besaran.

Pada titik ini mobil dengan mesin bakar dianggap lebih praktis dalam pengoperasian dan pengisian daya (bahan bakar). Mobil listrik jaman itu pengisian dayanya digambarkan cukup rumit, memakan waktu lama dan memiliki jarak tempuh lebih terbatas.

Faktor lain yang semakin memperberat pertumbuhan mobil listrik adalah harganya yang lebih tinggi. Sebagai gambaran, sebuah Ford Model T pada tahun 1912 dibanderol $650, sedangkan untuk memiliki roadster listrik konsumen saat itu harus rela merogoh kocek $ 1.750.

Dengan harga bensin yang semakin murah, harga mobil bermesin bakar yang semakin terjangkau, maka malapetaka pun kepunahan pun bercokol pada mobil listrik.  Tak butuh lama pada tahun 1935 seluruh mobil bertenaga listrik hilang dari pasaran, khususnya pasar Amerika.

Jadi mobil listrik merupakan konsep kuno yang kemudian bersinar kembali, dikarenakan isu lingkungan dan juga ditemukannya teknologi baru. 


Tags Terkait :
Mobil Listrik Kuno EV
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyota dan CATL Bikin Baterai Di Karawang, Mulai Digunakan Pada Semester II 2026

Toyota CATL kolaborasi produksi baterai Karawang Semester II 2026. TMMIN investasi Rp 1,3 triliun untuk lokalisasi baterai hybrid seperti Innova Zenix HEV.

2 minggu yang lalu


Berita
Penjualan EV Menurun, Hybrid Justru Meningkat Berkat Veloz Dan HR-V

Data Gaikindo: Penjualan mobil hybrid naik 21,3% capai 16.940 unit Jan-Maret 2026, didorong Veloz dan HR-V, sementara EV menurun.

3 minggu yang lalu


Berita
Tiga Model Nissan Yang Irit, Bisa Saingi Mobil Listrik Saat Ini

Tiga model Nissan e-Power irit BBM saingi mobil listrik: Kicks (24,8 km/l), Serena (19-22 km/l), X-Trail (23,2 km/l) dengan pengalaman EV.

4 minggu yang lalu

Berita
Mobil Listrik Termurah Kia Diproduksi Massal, Ini Bocorannya

Produksi massal Kia EV2 dimulai di pabrik Zilina, Slovakia. Mobil listrik termurah Kia hadir dalam varian Air, Earth, GT-Line dengan jarak tempuh hingga 317 km.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Pembuatan MGS5 Ada Andil Dari Masukan Konsumen, Ini Keunggulannya

MGS5 EV, SUV listrik keluarga MG Motor dirancang berdasarkan masukan ayah, istri, dan anak untuk kestabilan, keamanan, serta ruang lapang di kelasnya.

30 menit yang lalu


Berita
Penjualan Leapmotor Meningkat, D19 Dan B03X Terlaris

Penjualan Leapmotor April 2026 naik 73 persen menjadi 71.387 unit. Model D19 dan B03X terlaris, didukung peluncuran baru dan peningkatan produksi.

3 jam yang lalu


Berita
Denza Z Roadster Debut Dunia, Tenaga 1.000 Hp Lebih

Denza Z Roadster 1000 Hp debut dunia di Auto China 2026. Roadster listrik ini unggul dengan tenaga lebih dari 1.000 Hp, akselerasi 0-100 km/jam di bawah 2 detik.

4 jam yang lalu


Berita
Spek Baru Denza D9 Di Cina, Dilengkapi Flash Charge Dengan Range 800 Km

Spek baru Denza D9 2026 di Cina: Flash Charge isi 10-70% dalam 5 menit, range EV hingga 800 km CLTC. Varian PHEV jarak 401 km listrik murni.

5 jam yang lalu


Mobil Listrik
Begini Cara Charging EV Yang Baik Dan Bikin Baterai Awet

Cara charging EV agar baterai awet: hindari fast charging, isi 30-80%, prioritaskan home charging AC. Tips dari ekspert EVSafe Indonesia.

20 jam yang lalu