OTODRIVER – Persaingan kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin menarik untuk disimak. Ketika penjualan EV dan PHEV menurun, kini giliran model hybrid yang penjualannya semakin meningkat.
Berdasarkan data wholesales atau distribusi pabrik ke dealer Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil teknologi hybrid: Januari 4.195 unit, Februari 5.798 unit, dan Maret 6.947 unit.
Ini menjadi teknologi elektrifikasi yang distribusinya naik, sementara itu mobil listrik dan plug in hybrid electric vehicles (PHEV) merosot.
Sepanjang Januari-Maret, mobil hybrid sudah terdistribusi sebanyak 16.940 unit atau naik 21,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sebagai pembanding, mobil listrik terdistribusi 33.150 unit, PHEV 1.510 unit.
Sebagai bocoran, untuk pemain di kelas hybrid ada pendatang baru, Veloz Hybrid langsung melesat ke posisi puncak, total distribusinya mencapai 2.325 sepanjang Maret 2026.
Kemudian di urutan kedua juga masih dihuni Toyota atas nama Zenix, Innova Zenix HEV terkirim sebanyak 1.617 unit.
Honda patut tersenyum lebar. HR-V Hybrid mencatatkan tren positif dengan kenaikan signifikan dari 714 unit di bulan Februari menjadi hampir menyentuh seribu unit, tepatnya terkirim 998 unit pada Maret 2026.
XL-7 tetap menjadi pilihan utama bagi penyuka SUV dengan teknologi smart hybrid yang terjangkau. XL-7 hybrid terdistribusi sebanyak 655 unit. Atas hasil ini, XL-7 masih menjadi mobil hybrid terlaris sepanjang Maret 2026.
Di segmen sedan mewah, Camry Hybrid tetap menunjukkan eksistensinya dengan angka penjualan yang stabil di angka 202 unit. Menempel ketat di bawah Camry, Crown Hybrid membuktikan bahwa pasar premium untuk kendaraan ramah lingkungan masih memiliki peminat setia.
Melengkapi 10 besar, model lain yang masuk daftar antara lain: Suzuki Fronx (129 unit), Toyota Yaris Cross HEV (115 unit), Hyundai Tucson (99 unit), dan Toyota Corolla Cross HEV (80 unit). (AB)
