Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mercedes-Benz Memprediksi Kelangkaan Chip Semikonduktor Bakal Berakhir Tahun Depan

Akibat kelangkaan chip semikonduktor, banyak mobil yang telat diproduksi dan beberapa di antaranya harus rela menghilangkan fitur penting.
Berita
Jumat, 1 Juli 2022 15:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Saat ini banyak produsen otomotif yang kesulitan merakit mobilnya lantaran kekurangan spare part seperti halnya chip semikonduktor. Krisis yang sudah dialamai sejak awal pandemi masih dirasakan hingga saat ini.

Bahkan sebagian produsen memilih untuk menghilangkan beberapa fitur agar produksi kendaraannya tidak mandek dan membuat daftar tunggu semakin panjang.

Menanggapi hal tersebut, Ola Kaellenius selaku CEO Mercedes-Benz mengatakan, kekurangan chip semikonduktor yang memengaruhi industri secara global akan berlangsung sepanjang 2022 hingga 2023.

Seperti dilansir Reuters, Ola optimis tahun depan akan mulai meninggalkan pase krisis ini.

Selain itu, ketika industri otomotif melakukan transisi ke EV, Mercedes-Benz akan memainkan peran yang lebih aktif di seluruh rantai pasokannya sampai ke tempat penambangan bahan baku.

"Kami tidak berhenti di pabrik sel baterai. Kami harus melalui seluruh rantai nilai di sini karena ada begitu banyak yang bergerak," kata Kaellenius.

Sementara itu, ia juga menambahkan bahwa akan membutuhkan satu dekade untuk melakukan transisi pabrik mesin pembuat mobil konvensional menjadi hanya listrik sepenuhnya. Namun, proses transisi ini diyakini dapat dikelola secara teratur.

Kelangkaan chip semikonduktor masih menjadi masalah bagi industri di tanah air, termasuk otomotif. Bahkan, untuk mengatasi hal tersebut, Indonesia melihat sebuah peluang investasi yang strategis, dan harus mendapatkan kesempatan tersebut.

Kementerian Perindustrian mengemukakan, Indonesia merupakan pasar yang besar bagi produk elektronika dan dapat memacu tumbuhnya industri chip semikonduktor.

Langkah ini, diyakini akan memperkuat struktur manufaktur di dalam negeri sehingga bisa lebih berdaya saing.

"Selain itu, adanya perkembangan perangkat telekomunikasi dan otomotif khususnya kendaraan listrik (electrical vehicle/EV), serta digitalisasi di banyak sektor, juga semakin membuka kesempatan bagi industri semikonduktor," papar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam keterangannya kepada media nasional.


Tags Terkait :
Chip Krisis Semikonduktor
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Krisis Chip Semikondutor Honda Hentikan Pabriknya Di China dan Jepang, Bagaimana Dengan Indonesia?

Krisis semikonduktor ini merupakan efek domino dari perselisihan antara Belanda dan Tiongkok mengenai tata Kelola produsen chip

5 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Audi Berkolaborasi Dengan MG Motor Bikin Mobil Listrik Canggih

Audi menganggap kerja sama ini sangat strategis untuk program mobil ramah lingkungan mereka secara global.

2 tahun yang lalu


Berita
Toyota Tegaskan Inden Innova Zenix Tak Sampai 1 Tahun

Toyota Kijang Innova Zenix merupakan mobil impian keluarga Indonesia. Tak ayal untuk mendapatkannya, konsumen rela inden berbulan-bulan.

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Audi Akan Meluncurkan 10 Mobil Listrik Dalam Waktu Dekat, Ini Bocorannya

Audi merencanakan akan meluncurkan 20 mobil baru pada tahun 2025, setengah dari jumlah itu akan berupa Electric Vehicle (EV) alias kendaraan listrik. Apa saja?

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Hyundai Buka Bengkel Bodi di Wilayah Solo Raya

Sebagai upaya memperkuat layanan purna jual di Jawa Tengah.

56 menit yang lalu


Berita
Mengenal Teknologi Ling Power Yang Bikin Wuling Eksion Bisa Tempuh 1.000 Km Tanpa Isi Bensin

Melalui media drive 600 km, teknologi Ling Power Wuling Eksion menunjukkan kemampuan tempuh lebih dari 1000 km dengan PHEV.

3 jam yang lalu


Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

4 jam yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

9 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

10 jam yang lalu