Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Blackberry Kembali Eksis. Dominasi Teknologi Keselamatan Mobil

Blackberry bangkit sebagai raksasa di balik teknologi keselamatan mobil modern
Berita
Jumat, 15 Juli 2022 17:15 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Siapa yang tak kenal Blackberry, sebuah produk telepon pintar yang begitu mendunia kurang lebih satu dasawarsa silam. Namun sayang produsen asal Kanada ini mengalami degradasi setelah munculnya telepon pintar seperti iPhone ataupun Android.

Terkapar di ‘ring tinju’ persaingan smartphone, Blackberry pun banting stir beralih pada perangkat penunjang keselamatan mobil. Bahkan Blackberry dilaporkan sudah membuat 215 juta sistem yang dilabeli QNX.

Blackberry QNX adalah sistem operasi di dalam kendaraan yang mencakup sistem keselamatan penting. Perangkat ini pun disusupkan menjadi bagian dari sistem ADAS pada mobil-mobil masa kini.

Kini mereka tengah menciptakan sistem untuk mobil self-driving atau otonom.

BACA JUGA

Seperti dilansir blackberry.com,  Salah satu faktor yang membuat Blackberry menghasilkan ratusan juta peranti lunak pada mobil dikarenakan ada banyak produsen yang mempercayakan produknya pada mereka. Dimana sistem ini sudah mapan di industri otomotif dan digunakan oleh perusahaan mobil seperti BMW, Toyota, Mercedes-Benz, dan Honda.

Bahkan BlackBerry mengatakan 24 dari 25 mobil listrik menggunakan perangkat lunak dari perusahaan mereka.

"BlackBerry terus menjadi pemimpin pasar dalam perangkat lunak keselamatan otomotif dengan jumlah kendaraan yang tumbuh dari lebih dari 16 juta pada tahun 2013 menjadi lebih dari 215 juta saat ini. Kami senang dipercaya oleh produsen mobil. Dan itu membuatnya mendapatkan tempat di Tier 1 dunia," kata John Chen, Executive Chairman dan CEO BlackBerry.

Di balik kesuksesan menjadi dominator peranti lunak ada rencana penting untuk menjadi bagian dari Blackberry. Hal tersebut adalah revolusi kendaraan self-driving.

Chen melihat ini sebagai fase lanjutan dalam pengembangan “Kendaraan otonom yang terhubung dan menjadi hub untuk pengembangan kota pintar (Smart City). Sehingga layanan BlackBerry di pasar utama akan termasuk IoT dan Cybersecurity. Ini merupakan pasar yang bergantung satu sama lain,” tutupnya.


Tags Terkait :
Blackberry ADAS Hi Tech QNX
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Blackberry Kembali Eksis. Dominasi Teknologi Keselamatan Mobil

Blackberry bangkit sebagai raksasa di balik teknologi keselamatan mobil modern

4 tahun yang lalu


Berita
Banyak Yang Belum Tahu, Ada 215 Juta Unit Mobil Terpasang BlackBerry

Masa keemasan BlackBerry sebagai telepon selular sudah lewat. Kini mereka ekspansi di otomotif roda empat. Apa yang dilakukan BlackBerry?

4 tahun yang lalu


Berita
BlackBerry Dan Renault Bekerja Sama Ciptakan Kokpit Pintar, Seperti Apa?

Dalam kokpit yang dibuat BlackBerry, Anda tidak hanya dapat melihat atau mengatur fitur, namun juga memprediksi apa yang akan terjadi di jalan.

4 tahun yang lalu


Berita
BlackBerry Buat Software Anti-Hack Khusus Untuk Mobil

Dalam mempertahankan eksistensinya, BlackBerry kini jalin kerja sama dengan dua pabrikan mobil untuk membuat software anti-retas khusus untuk mobil-mobil canggih.

9 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

9 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

9 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

10 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

11 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

13 jam yang lalu