Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Punya Industri Baterai Mandiri, Mobil Listrik Di Indonesia Diharap Makin Murah

Saat ini harga baterai yang digunakan oleh kendaraan listrik, mencapai satu pertiga dari harga jual satu unit kendaraan listrik. Sehingga masyarakat saat ini masih enggan beralih.
Berita
Jumat, 2 April 2021 13:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Langkah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendirikan Indonesia Battery Corporation (IBC) beberapa waktu lalu mendapat apresiasi berbagai pihak. Salah satunya Ketua DPR RI ke-20, Bambang Soesatyo.

Pria yang juga Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menuturkan, salah satu komponen penting yang membuat harga kendaraan listrik mahal adalah baterai kendaraan listrik.

Di mana harga baterai yang digunakan oleh kendaraan listrik, mencapai satu pertiga dari harga jual satu unit kendaraan listrik. Sehingga masyarakat saat ini masih enggan beralih ke kendaraan listrik, salah satunya karena harga kendaraan listrik yang terhitung mahal.

"Nah, salah satu komponen inti yang membuat kendaraan listrik mahal, adalah baterai. Jika harga baterai bisa ditekan, maka harga kendaraan listrik bisa berkurang jauh lebih murah," ujar Bamsoet sapaannya, dalam acara bincang virtual, di Jakarta pekan ini.

BACA JUGA

Di luar harga jual mobil listrik yang diharap makin kompetitif, kehadiran industri ini juga menurutnya akan memiliki sederet manfaat bagi Indonesia. Di antaranya menjadi angin segar bagi iklim investasi serta pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

"Ini juga akan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Selain mempunyai peran penting dalam menyerap pasar tenaga kerja, khususnya generasi muda," kata Bamsoet.

Apalagi menurutnya Indonesia mempunyai sumber daya yang besar untuk pembangunan industri baterai kendaraan listrik, antara lain nikel dan kobalt. Bahkan, sejak 2018 Indonesia telah diakui sebagai 'raja nikel dunia'

Sebagai catatan, IBC dibentuk oleh empat BUMN, yaitu PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Pertamina, dan PT PLN. Holding yang dibentuk empat BUMN tersebut akan mengelola industri baterai terintegrasi dari hulu sampai ke hilir di Tanah Air.


Tags Terkait :
Mobil Listrik Indonesia Battery Corporation Elektrifikasi Mobil Indonesia Mobil Listrik Indonesia
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Harga SUV Listrik Neta X Resmi Dirilis. Mulai Rp 428 Juta

Muncul pertama di GIIAS 2024, Neta X mulai dipasarkan dengan harga yang lebih rendah dari estimasi sebelumnya, yakni mulai dari Rp 428 juta.

1 tahun yang lalu


Berita
5 Alasan iCAR V23 Menarik untuk Dimiliki

iCar V23 memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya menarik untuk dimiliki.

3 minggu yang lalu


Berita
GWM Ora 5 Selangkah Lagi Hadir Di Indonesia, Simak Spesifikasinya

GWM konfirmasi peluncuran GWM Ora 5 di Australia 2026. SUV listrik kompak setara Haval Jolion tawarkan tenaga 150kW, jarak 520km NEDC, dan V2L.

3 bulan yang lalu


Berita
IIMS 2026 Siap Kedatangan Banyak Mobil Baru, Ini Bocorannya

Sejumlah Agen Pemegang Merek (APM) mengungkapkan rencana peluncuran, penyegaran model, hingga debut kendaraan elektrifikasi di ajang tersebut.

5 bulan yang lalu


Berita
Sepak Terjang BYD Dalam Inovasi Produk dan Teknologi di Indonesia

BYD di Indonesia tidak hanya menambah pilihan kendaraan listrik (EV), tetapi juga membawa berbagai inovasi teknologi yang sebelumnya hanya tersedia pada mobil listrik kelas premium.

7 bulan yang lalu


Berita
Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid Resmi Meluncur di GIIAS 2025, Harga Mulai Rp 293,9 Juta

Daihatsu resmi luncurkan Rocky e-Smart Hybrid di GIIAS 2025, SUV hybrid kompak dengan harga Rp293,9 juta. Ditenagai motor listrik dengan efisiensi 28 km/liter, fitur canggih ASA, dan garansi baterai 8

1 tahun yang lalu


Berita
GIIAS 2025 Siap Diramaikan Mobil-Mobil Baru (Part I), Ada Nissan Patrol dan Mitsubishi Destinator?

Sejumlah agen pemegang merek (APM) otomotif telah mengumumkan agenda mereka dalam konferensi pers resmi yang berlangsung Rabu (18/6) di Jakarta.

1 tahun yang lalu


Berita
Mulai Diproduksi Lokal, Harga Haval Jolion Turun Rp 43 Jutaan!

Tak tanggung, ada selisih penurunan harga Haval Jolion hingga Rp 43,8 juta dari banderol sebelumnya. Dari Rp 448,8 juta jadi Rp 405 juta!

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

6 jam yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

6 jam yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

7 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

8 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

9 jam yang lalu