Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Lampu-Lampu Horor Teror Ruas Tol Trans-Jawa

Walau sudah dirumuskan secara internasional, namun tetap saja warna lampu mobil tetap tidak akur
Berita
Kamis, 24 Juni 2021 17:15 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Selain berfungsi sebagai penerangan, fungsi lampu pada kendaraan merupakan salah satu bentuk komunikasi dalam berkendara.

Warna merah dipilih lantaran warna ini mempunyai kemampuan untuk mampu dilihat dari jauh lantaran sinarnya punya gelombang cahaya paling panjang. Hal ini bisa ditemui pada lampu-lampu yang dipasangkan pada ujung menara atau gedung tinggi, di mana lampu merah terpasang di ujung atau di badan bangunan.

Penggunaan warna merah untuk lampu belakang pun sudah dibahas pada Geneva Convention On Road Traffic di tahun 1949 dan juga United Nations Vienna Convention on Road Traffic 1968.

Seperti kita lihat bahwa saat ini semua kendaraan bermotor pun sepakat dengan regulasi ini. Dan dasar persetujuan ini tak lain erat hubungannya dengan safety.

BACA JUGA

Namun demikian kita atau setidaknya saya masih harus mengelus dada mengenai pemahaman dan penggunaan lampu ini di jalanan Indonesia. Bahkan pada suatu kesempatan saat melintas Tol Trans Jawa, kondisi jauh dari ideal. Banyak kendaraan, terutama kendaraan umum, seperti bis ataupun truk tidak menggunakan lampu dengan warna yang sudah menjadi standar internasional.

Warna-warni bukan berarti meriah namun membahayakan. Memang lampu belakang utama berwarna merah, namun lampu-lampu pendukungnya seperti lampu sudut atau lampu atas diberi warna lain seperti hijau, biru atau malah ungu.

“Cukup membingungkan (bagi pengemudi yang berada di belakangnya), terlebih lampu-lampu tersebut punya pedar yang lebih terang di banding lampu bawaan kendaraan,” terang Muhammad Eppy Jarnel, salah satu rekan OtoDriver yang mengeluhkan hal ini. “Terlebih sekarang makin banyak ditemui bis, truk atau pikap yang menggunakan lampu warna-warni. Ini cukup memecah konsentrasi, terlebih jika pengemudi sudah berkendara lebih dari dua atau tiga jam. Ini bahaya,” sambung pria yang sering melakukan perjalanan dengan mobil Jakarta-Yogyakarta ini.

“Saya nyaris celaka karena lampu-lampu yang tak standar ini. Waktu itu saya berada di belakang bus dengan lampu warna-warna yang berkedip-kedip, saya tidak tahu mau kemana bis itu mengarah,” jelas Arief Raharjo, rekan OtoDriver lainnya pengguna setia Tol terpanjang di Indonesia ini. “Nyaris saya tabrak bis itu karena salah kalkulasi ke mana bis itu mengarah dan juga jaraknya, lantaran lampu-lampu ‘genit’ itu. Horor pokoknya,” sambung pria yang berdomisili di Purwokerto ini.

Tol Trans Jawa hanya sebagai contoh saja dan cukup yakin hal-hal yang tidak standar seperti pun jumlahnya jauh lebih banyak di jalur-jalur lainnya.

Harapan untuk perubahan signifikan membenahi hal ini tetap ada, hanya saja kapan hal tersebut akan benar-benar dibenahi masih menjadi pertanyaan besar. Pakai warna lampu yang sudah menjadi standar agar Anda dan orang lain selamat

Tetap berkendara dengan aman dan nyaman.  


Tags Terkait :
Warna Lampu Tol Trans Jawa Standar Internasional
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Kenapa Masih Ada Lampu Warna-Warni Di Belakang Bus Dan Truk?

Lampu tak hanya jadi alat penerangan namun juga alat komunikasi bagi sesama pengguna jalan raya

4 tahun yang lalu


Berita
Lampu-Lampu Horor Teror Ruas Tol Trans-Jawa

Walau sudah dirumuskan secara internasional, namun tetap saja warna lampu mobil tetap tidak akur

4 tahun yang lalu


Berita
KNKT: Penumpang Bus Wajib Pakai Safety Belt…

Kesadaran ini perlu terus dibangkitkan

2 tahun yang lalu


Berita
BYD Song Ultra EV Resmi Dirilis, Hanya Butuh 9 Menit Untuk Pengecasan Penuh

Harga BYD Song Ultra EV mulai Rp330-390 jutaan. SUV listrik Dynasty Series resmi rilis dengan pengisian penuh 9 menit dan jarak tempuh hingga 710 km CLTC.

4 minggu yang lalu


Berita
Chery Buka Pemesanan Untuk Fulwin T9L, Simak Spesifikasinya Sebelum Dijual Di Indonesia

Chery segera menjual Fulwin T9L. Mobil ini kemungkinan juga masuk pasar Indonesia, mengingat Chery memiliki banyak line up SUV.

3 bulan yang lalu


Bus
Ini ‘Beda’ Spesifikasi Bus Pariwisata Dibandingkan Bus AKAP

Jadi lebih mewah?

1 tahun yang lalu


Berita
Toyota All New Alphard, Definisi MPV Mewah Nan Canggih

Toyota All New Alphard resmi dipasarkan di Indonesia lewat ajang Gaikindo Indonesia International Motor Show 2023 lalu.

1 tahun yang lalu


First Drive
Tes Lengkap: Toyota Agya 2023

Toyota Agya 2023 memiliki berbagai keunggulan ketimbang generasi sebelumnya.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Focal Premiere Store, Rujukan Car Audio Bagi Pemilik EV

Tersedia paket untuk pemula hingga kelas profesional.

2 jam yang lalu


Berita
iCar V27 REEV Setir Kanan Resmi Ditampilkan, Segera Menyapa Indonesia

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

6 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu