Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Hyundai Kian Serius Bermain EV. Mesin Bakar Berada Di Ujung Tanduk Untuk Disuntik Mati.

2040 Hyundai sepenuhnya pabrikan mobil berteknologi elektrifikasi
Berita
Minggu, 30 Mei 2021 13:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Sepertinya Hyundai menetapkan langkah untuk bermain lebih dalam untuk mobil dengan energi terbaharukan. Langkah ini pun menggambil konsekuensi dengan dihentikannya pengembangan mesin konvensional atau internal combustion engine (ICE).

Gelagat pertama adalah dihentikannya pengembangan mesin diesel baru awal tahun ini dan pabrikan mobil asal Korea Selatan kian merapatkan barisan untuk memangkas peran mesin bakar dalam jajaran produknya

Menurut laporan Reuters, Hyundai Motor Group akan memangkas jumlah mesin pembakaran internal (ICE) sebesar 50%. Ini untuk membebaskan sumber daya yang dapat diinvestasikan Hyundai dalam kendaraan listrik. Informasi dari orang dalam Hyundai, langkah tersebut seharusnya telah disetujui oleh manajemen puncak sebagai awal Maret silam.

"Ini adalah langkah bisnis yang penting, yang pertama dan terutama memungkinkan pelepasan sumber daya R&D untuk fokus pada yang lainnya, seperti  motor listrik, baterai atau fuel cell," kata orang yang dekat dengan masalah tersebut kepada Reuters.

BACA JUGA

Kabar tentang rencana Hyundai untuk memangkas jajaran mesin bakar ini tidak mengherankan. Dengan adanya sub-merek Ioniq EV dari produsen mobil Korea itu, mereka berencana untuk segera meluncurkan lebih banyak kendaraan listrik.

Saat ini, mereka sekarang memiliki Ioniq 5 didedikasikan sebagai crossover EV pertama mereka. Di masa depan, mereka akan meluncurkan Ioniq 6 dan Ioniq 7 yang akan menjadi sedan elektrik dan SUV besar pertama merek tersebut.

Pada 2025, Hyundai berencana menjadi

Di bawah Strategi perusahaan 2025, Hyundai menjadi penyedia solusi mobilitas pintar melalui dua pilar inti. Pertama, perangkat mobilitas pintar dan kedua adalah layanan mobilitas pintar.

Pabrikan berlogo H miring ini menargetkan demografi yang lebih muda pada kendaraan full elektrik (BEV) dengan banderol yang terjangkau. Pada 2025, Hyundai menargetkan untuk menjual 670.000 EV setiap tahun (560.000 BEV dan 110.000 FCEV).

Dengan memangkas jajaran ICE, pembuat mobil Korea akan berakselerasi pada pembuatan kendaraan ramah lingkungan seperti EV ataupun FCEV. 

Hyundai punya ambisi di manan pada tahun 2040 telah sepenuhnya menjadi pabrikan mobil dengan teknologi elektrifikasi.


Tags Terkait :
Hyundai Ioniq EV
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Penjualan Mobil Listrik Melonjak, Perminataan Ban Michelin Juga Ikut Naik

Lonjakan penjualan mobil listrik di Indonesia mulai memunculkan efek domino ke berbagai sektor industri pendukung

1 hari yang lalu


Berita
Komparasi Dimensi Dan Spesifikasi Teknis Suzuki e-Vitara vs BYD Selion 7, vs Hyundai Ioniq 5

Pasar SUV listrik di rentang harga Rp 700 jutaan kini semakin ramai.

1 hari yang lalu

Berita
Hyundai Luncurkan Program Subscribe di IIMS 2026, Langganan Ioniq 5 Mulai Rp15 Juta per Bulan

Hyundai luncurkan program Subscribe di IIMS 2026. Langganan Hyundai Ioniq 5 Rp15 juta per bulan mencakup servis, asuransi, dan fleksibilitas durasi.

1 hari yang lalu


Berita
Beberapa Keunggulan Changan Deepal S07, Lawan BYD Sealion 7 Di Pasar Indonesia

Changan Deepal S07 merupakan SUV listrik yang bersaing dengan BYD Sealion 7 untuk pasar Indonesia. Simak beberapa keunggulannya.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Ambisius, Jaecoo Akan Boyong Lebih Dari 5 Model NEV Di 2026

Jaecoo hadirkan lebih dari 5 model NEV di Indonesia 2026, termasuk SUV 7-seater HEV, PHEV, dan BEV. Ungkap Business Unit Director Jim Ma.

9 jam yang lalu


Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

9 jam yang lalu


Berita
Denza Z9GT Meluncur Semester II, Bagaimana BYD M6 PHEV?

Denza Z9GT dipastikan meramaikan pasar Indonesia. Selanjutnya BYD M6 PHEV kemungkinan juga melantai.

10 jam yang lalu


Berita
Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

BYD pertahankan harga mobil listrik sampai Q1 2026 meski insentif impor EV dicabut per 1 Januari. Atto 1 tetap Rp199 juta OTR Jakarta.

11 jam yang lalu


Berita
Epic Journey : Toyota Veloz Hybrid EV 2026, Tembus 1:20

Ekspedisi Epic Journey ungkap konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid EV 2026 capai 20 km/liter di jalan datar, 17 km/liter menanjak, hingga 30 km/liter menurun.

12 jam yang lalu