Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Beberapa Alasan Amerika Serikat Pasang Pajak Tinggi Untuk Mobil Lansiran Luar

Amerika Serikat terkenal sebagai negara yang mematok pajak tinggi untuk mobil dan suku cadang asal luar negara tersebut. Apa penyebabnya?
Berita
Sabtu, 10 Juli 2021 15:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Amerka Serikat memang terkenal memberlakukan pajak yang tinggi untuk mobil rakitan luar yang dijual di Negeri Paman Sam tersebut. Sejak dipegang oleh Donald Trump, pajak mobil asal luar Amerika Serikat naik hingga 35%.

Hal ini terungkap melalui dokumen yang sempat disembunyikan oleh pemerintahan Trump. Kini, dokumen tersebut akhirnya terkuak mengenai alasan peningkatan pajak otomotif.

Dalam dokumen tersebut, terungkap bahwa Donald Trump mengenakan tarif sebesar 25 persen untuk suku cadang buatan luar negeri, seperti Toyota Supra dab Porsche Taycan. Sementara SUV dan crossover termasuk Audi Q5, pemerintah mengenakan tarif yang lebih besar lagi yakni 35 persen.

Salah seorang Senator, Pat Toomey, dari Partai Republik merupakan sosok yang menyusun undang-undang. Menurutnya, kenaikan tarif tersebut memang tidak mendasar.

"Sekilas menegaskan apa yang kami harapkan. Pembenaran untuk tarif ini sama sekali tidak mendasar," jelasnya mengutip Reuters.

Salah satu alasan diterbitkannya pajak tinggi untuk beberapa mobil non Amerika Serikat dan suku cadangnya adalah melihat industri otomotif Amerika Serikat yang dianggap tidak bergairah. Di samping itu, isu mengenai masalah keamanan nasional juga sempat dikabarkan menjadi pemicu kenaikan tarif tersebut.

Oleh karenanya, mereka membatasi keran impor terkait suku cadang atau mobil baru yang masuk dari luar Amerika Serikat.

"Penetrasi impor yang signifikan selama tiga dekade terakhir telah sangat melemahkan industri otomotif Amerika Serikat, karena produksi mobil dan suku cadang mobil milik Amerika telah dikurangi oleh impor dan basis domestik telah melemah," jelas sebuah laporan yang diturunkan Reuters.

Dari hasil laporan tersebut, maka pemerintah Amerika Serikat memisahkan antara produsen otomotif asli Amerika dan non Amerika. Mereka mengganggap, Tesla, Ford dan General Motors, sebagai pembuat mobil asli Amerika. Sementara Chrysler, Jeep, dan Dodge, dianggap non Amerika karena sudah terafiliasi dengan pabrikan lain yang tergabung dalam Stellantis.


Tags Terkait :
Amerika Serikat Penjualan Mobil
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Petinggi Toyota Kurang Suka EV, Tapi Penjualannya Dahsyat di AS

Memasarkan 21 model NEV dengan empat kategori kendaraan.

1 minggu yang lalu


Berita
Siap Produksi Pesawat, Proyek Lama Toyota Dilanjutkan Lagi

Antisipasi pelebaran kebutuhan mobiltas masa depan membuat Toyota kembali menjalankan proyek lama yang sempat terhenti.

2 minggu yang lalu


Berita
Toyota Crown Generasi Terbaru Segera Meluncur, Intip Bocorannya

Toyota Crown versi terbaru ini dijadwalkan meluncur secara global pada 3 September 2026.

3 minggu yang lalu


Mobil Listrik
Ini Alasan Logis Mitsubishi Tidak Tertarik Mengembangkan EV Sendiri

Membangun sebuah kendaraan baru dari nol membutuhkan kucuran dana yang sangat besar. Karena itulah Mitsubishi kemudian mengambil langkah dalam menghadirkan Eclipse Sportback.

1 bulan yang lalu


Berita
SPY SHOT: BMW X5 Generasi Terbaru

BMW mengumumkan bahwa pengembangan BMW X5 generasi kelima berkode G65 telah memasuki tahap akhir sebelum peluncuran resminya.

1 bulan yang lalu


Berita
Capai 7 Juta Unit, BMW Andalkan Produksi Di Cina

BMW Brilliance Automotive (BBA), perusahaan patungan BMW di Tiongkok, resmi mencatatkan tonggak produksi 7 juta unit kendaraan di Negeri Tirai Bambu

1 bulan yang lalu


Berita
EV Terbaru Dari Subaru Bernama Gateway, Pesaing Hyundai Palisade

Dimensinya serupa Hyundai Palisade, baru dipasarkan untuk Amerika Serikat.

2 bulan yang lalu


Berita
Ekspansi Besar BYD dan Ambisinya di Industri Kendaraan Listrik

Ekspansi global BYD kendaraan listrik cetak penjualan 4,6 juta unit dan ekspor 1 juta unit 2025. Strategi multi-brand jangkau segmen entry hingga premium.

3 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

10 jam yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

10 jam yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

11 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

12 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

13 jam yang lalu