Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Banyak Kecelakaan Bus Disebabkan Kurangnya Pengetahuan Supir Tentang Teknologi Kendaraannya

Ternyata masih banyak pengemudi bus yang belum tahu fungsi dan teknologi yang ada di kendaraannya. Cek faktanya.
Berita
Jumat, 18 Juni 2021 13:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Banyaknya kejadian kecelakaan yang melibatkan bus dan truk kerap dikaitkan dengan faktor human error. Pemicunya banyak, mulai dari kelelahan, kurangnya pemahanan safety dan defensive driving, juga teknologi di kendaraannya.

Fakta itu terungkap dari penuturan Achmad Wildan, Senior Investigator KNKT yang menyebut, jika masih banyak pengemudi yang tidak mengetahui teknologi di kendaraannya. Seperti pentingnya mengetahui instrumen dashboard, hingga sistem remnya.

"Saya ambil contoh bus PO Sempati Star, beberapa waktu lalu sempat kejadian 16 kecelakaan setahun. Sampai pemerintah ingin mencabut izinnya. Sebelum itu kami investigasi terlebih dahulu," ucapnya.

Dirinya cukup kaget, karena dari sisi bus semuanya dalam kondisi baik dan bagus. "Pemeliharaannya bagus, armada juga bagus. Isinya bus Mercedes-Benz dan Scania semua," jelas Achmad.

BACA JUGA

Dirinya terkejut ketika tidak sengaja panggil supir. Karena tak ada satu pun yang paham instrumen di bus tersebut. "Pengemudi nggak paham kalau teknologi busnya sudah canggih."

Ketika ditanya ke pemilik PO, dirinya menyatakan jika perekrutan supir cuma berpatokan SIM B1. Kebanyakan supir dulunya hanya bawa Elf, yang dari sisi teknologi sudah jauh berbeda.

Selanjutnya ada juga hasil investigasi dari bus PO Sriwijaya yang kecelakaan dengan 38 korban jiwa. Ketika dicek, penyebabnya karena tekanan angin rem habis. Hal ini disebabkan indikator tekanan angin di dashboardnya rusak.

"Yang mengejutkan, hampir seluruh bus dari PO Sriwijaya kondisi indikator tekanan anginnya sudah rusak. Saya tanya ke pemiliknya, ternyata dirinya tidak tahu pentingnya indikator tekanan angin," paparnya.

Dari contoh kasus tersebut, menurutnya pengemudi sudah sepatutnya diberi pemahaman oleh perusahaan tentang pemakaian dan teknologi bus. Selain itu menurutnya, peran Agen Pemegang Merek (APM) juga untuk memberi pelatihan tersebut.


Tags Terkait :
Kecelakaan Bus Teknologi Bus Supir Bus
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Salah Kaprah! Penggunaan Truk Tronton Angkut Kontainer

Sejatinya, kontainer harus diangkut dengan trailer dan ditarik menggunakan truk tractor head.

3 tahun yang lalu


Berita
Seperti Ini Sikap Tepat Saat Berhenti Menunggu Lampu Merah

Ketika berhenti di lampu merah, ada beberapa langkah antisipasi yang perlu kita lakukan. Berikut penjelasannya

3 tahun yang lalu


Berita
Ternyata, Di Muara Rapak Tak Hanya Sekali Kecelakaan Truk Tronton Ini.

Truk tronton rem blong di jalan menurun itu, sudah kerap terjadi di jalan tersebut.

3 tahun yang lalu

Truk
Ternyata Truk ODOL Jadi ‘Tanggung Jawab’ Dua Kementerian Ini

Lebih rumit lagi, belum ada kepastian regulasi atas masalah yang serius ini

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Catat Waktu Diskon Tarif Tol Untuk Hindari Macet Arus Balik

Diskon untuk menekan penumpukan arus kendaraan di jalur tol.

8 jam yang lalu


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

9 jam yang lalu


Tips
Awas Jika Ada Bunyi Yang Aneh Di Kaki-Kaki Mobil Anda

Pemeriksaan kaki-kaki secara cermat wajib dilakukan secara berkala.

10 jam yang lalu


Berita
Belum Diumumkan Kapan Peluncurannya, Wuling Geber Persiapan Produksi Eksion

Wuling tengah persiapkan produksi Eksion secara lokal.

11 jam yang lalu


Tips
Waspada, Ini Wilayah Lelah Yang Rawan Kecelakaan Di Tol Trans Jawa

Ingat, microsleep tanda awal kelelahan ringan tapi bisa mematikan dampaknya

1 hari yang lalu