Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Waduh, 2.763 Unit McLaren Kena Recall Karena Hal Ini

McLaren dikabarkan harus menarik kembali 2.763 produknya dari konsumen terkait masalah pada bantalan yang berada di bawah tangki bahan bakar.
Berita
Rabu, 6 Mei 2020 14:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

McLaren dikabarkan harus menarik kembali 2.763 produknya dari konsumen terkait masalah pada bantalan yang berada di bawah tangki bahan bakar. Masalah yang ditimbulkan bantalan ini adalah berpotensi menyerap air sehingga dapat berdampak buruk pada bahan tangki, atau lebih tepatnya terjadi korosi.

Masalah ini pertama kali dilaporkan pada 14 Januari tahun 2019 ketika seorang pengguna mencium bau bensin dari bawah mobil McLaren 570GT-nya. Masalah ini diatasi dengan menggantinya dengan tangki baru dan mencatat laporan tersebut.

Tangki yang rusak dari pelanggan tadi diteliti oleh McLaren dengan mengirimkannya kembali ke pemasok. Hasil analisa pun ditemukan pada 13 April 2020 dengan indikasi adanya hubungan mikro-porasi dari tangki dan air garam.

Seiring berjalannya waktu usai laporan pertama tahun lalu pemilik mobil lain pun juga mengeluhkan hal serupa. Kantor pusat pun segera melakukan penyelidikan dan mencari solusi tepat dari masalah ini.

McLaren menyimpulkan mobil-mobil yang berpotensi terkena masalah ini adalah mobil yang dibuat dalam rentang 1 Mei 2016 sampai 20 Maret 2020. Tidak disebutkan secara rinci jenis model apa yang terseret dalam penarikan ini.

Bengkel McLaren kini juga telah mendapatkan mandat dari pusat untuk melepaskan bantalan busa yang ada di bawah tangki. Mobil yang ditarik juga diperiksa apakah tangkinya mengalami korosi dan menggantinya dengan tangki baru. Pelepasan busa ini juga dikatakan tidak memberikan pengaruh berarti pada kendaraan.

Tentunya karatan pada tangki pun tak dapat dianggap sepele, sebab hal terburuk yang bisa terjadi adalah kebakaran. Kebakaran tentu terjadi dengan ledakan karena disulut oleh bahan bakar cair.


Tags Terkait :
McLaren Recall
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
5 Pabrikan Recall 116.000 Unit Mobil di Korea Selatan. Apa Masalahnya?

Terjadi kerusakan pada komponen mobil Mercedes-Benz dan Hyundai yang dijual di Korea Selatan.

5 tahun yang lalu

Berita
Waduh, 2.763 Unit McLaren Kena Recall Karena Hal Ini

McLaren dikabarkan harus menarik kembali 2.763 produknya dari konsumen terkait masalah pada bantalan yang berada di bawah tangki bahan bakar.

5 tahun yang lalu


Berita
Hampir 3.000 Unit McLaren Kena Recall

McLaren telah merilis recall untuk sejumlah besar produknya yang saat ini berada di Amerika Serikat.

6 tahun yang lalu


Berita
Hypercar Porsche 918 Spyder Ternyata Sudah 4 Kali Recall

Hypercar Sekelas Porsche 918 Spyder ternyata tak luput dari recall. Ini adalah recall yang keempat kalinya.

8 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Imbas PPN Dihapus, Xpeng Naik Harga Hingga Rp 100 Juta

Xpeng merilis harga terbaru untuk G6 dan X9 yang masing-masing mengalami kenaikan harga.

14 jam yang lalu


Berita
Pemilik XPeng Gratis Pemeriksaan Kendaraan Selama Program Mudik 2026

Xpeng Indonesia merilis paket pemeriksaan secara gratis menghadapi mudik lebaran 2026.

14 jam yang lalu


Berita
Target Naik 200%, BAIC Indonesia Siapkan Mobil Listrik Arcfox Sebagai Tulang Punggung Penjualan

BAIC target penjualan naik 200% di Indonesia 2026 melalui ekspansi dealer, peluncuran Arcfox EV premium, dan produksi lokal BJ30 HEV.

15 jam yang lalu


Berita
Vinfast Dapat Order 20 Ribu Unit Mobil Listrik Untuk Rental

Semua akan dipasok dari hasil produksi pabrik yang ada di Subang

18 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga KIA Terbaru (Maret 2026)

Kia saat ini berpindah kepemegangan oleh prinsipal setelah sebelumnya dipegang oleh Indomobil Group.

19 jam yang lalu