Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Truk Toyota dan Mitsubishi Untuk PMI Melawan Covid-19

“Usaha penanggulangan wabah Covid-19 ini memerlukan kolaborasi semua elemen masyarakat, termasuk dunia usaha"
Berita
Minggu, 17 Mei 2020 20:30 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Sebagai pabrikan besar di Indonesia, Toyota dan Mitsubishi seolah saling berebut hati konsumen. Tapi ternyata dalam masa pandemi virus Corona ini, keduanya juga berlomba dalam kebaikan.

Bahkan keduanya sama-sama memberi truk untuk Palang Merah Indonesia (PMI). Belakangan ini tercatat Toyota Indonesia Bersama dengan Astra International menyiapkan 5 unit Dyna yang digunakan untuk disinfektan kepada PMI.

Sedangkan Mitsubishi Indonesia mendonasikan 5 unit Mitsubishi L300 kepada PMI untuk digunakan sebagai unit operasional yang akan mendukung kegiatan penanggulangan Covid-19 di Jakarta. 

Selain pemberian L300 dan truk Dyna, kedua pabrikan ini juga telah mengucurkan bertumpuk-tumpuk bermacam bentuk bantuan. Mulai dari masker, alat pelindung diri (APD), hingga hand sanitizer telah dibagi-bagikan sebagai bentuk keduanya menanggulangi pandemi virus Corona ini.

“Usaha penanggulangan wabah Covid-19 ini memerlukan kolaborasi semua elemen masyarakat, termasuk dunia usaha”, ujar Jusuf Kalla, Ketua PMI (14/5).

Demi menjaga ketersediaan stok APD pula, beberapa supply chain Toyota saat ini, bekerjasama dengan pihak-pihak berkepentingan, terlibat dalam pengembangan berbagai APD seperti medical google, flocked swab, hazmat suit, bag valve mask, dan face shield. Harapannya, keterlibatan pemasok lokal Toyota akan dapat mempercepat dan memperbanyak produksi APD di dalam negeri.

Bahkan pabrik Mitsubishi di Jepang juga sudah memproduksi alat kesehatan. Sebanyak 1.500 alat pelindung wajah per bulan telah mulai diproduksi di pabrik Okazaki di Prefektur Aichi serta pabrik lainnya.


Tags Terkait :
Toyota Pabrik Mitsubishi Covid-19
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Target Naik 200%, BAIC Indonesia Siapkan Mobil Listrik Arcfox Sebagai Tulang Punggung Penjualan

BAIC target penjualan naik 200% di Indonesia 2026 melalui ekspansi dealer, peluncuran Arcfox EV premium, dan produksi lokal BJ30 HEV.

1 hari yang lalu

Pikap
Gaikindo: Kapasitas Produksi Kendaraan Nasional 2,59 Juta Unit

Baru terpakai 1,3 juta unit per tahun, kapasitas perakitan kendaraan komersial juga masih belum maksimal.

1 hari yang lalu

Berita
Tidak Perlu Impor Dari India, GAIKINDO Yakin Pabrik Dalam Negeri Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Komersial

Sebenarnya anggota GAIKINDO dan juga industri-industri pendukungnya, diantaranya industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

1 hari yang lalu


Van
Pixis BEV Van Listrik Kolaborasi Toyota, Daihatsu Dan Suzuki

Diklaim sebagai van kecil tenaga listrik paling nyaman dan bertenaga.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

7 jam yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

9 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

10 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

11 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

12 jam yang lalu