Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pakar Industri Otomotif USA Menyatakan Efek Corona Bakal Terasa Hingga 2 Tahun ke Depan

Penjualan mobil diprediksi akan tetap di bawah standar tahun-tahun sebelumnya hingga 2 tahun ke depan karena imbas pandemi virus Corona.
Berita
Selasa, 8 September 2020 10:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Seorang pakar industri otomotif menyatakan, setidaknya butuh dua tahun bagi produsen mobil di Amerika Serikat (AS) untuk memulihkan angka penjualan dan produksi seperti sebelum pandemi virus Corona Covid-19.

Presiden dan Kepala Eksekutif Pusat Penelitian Otomotif, Carla Bailo percaya bahwa dalam menanggapi kekurangan staf dan penurunan permintaan, industri kendaraan roda empat perlu beradaptasi dan bekerja lebih kolaboratif di masa depan, jika penjualan ingin kembali ke tingkat sebelum pandemi.

"Semua orang memperkirakan tahun ini sekitar 13 juta unit (kendaraan terjual), sebelum Covid-19 kami sekitar 17 juta unit," kata Bailo kepada The Detroit Free Press, seperti disitat Carscoops, Senin (7/9/2020).

"Kami berharap ini akan memakan waktu dua tahun lagi, tetapi itu didasarkan pada pemulihan yang baik dan pemulihan yang berkelanjutan sepanjang tahun ini. Jika kami mendapatkan pukulan lagi di musim gugur, kami harus menyesuaikan angka tersebut. Jadi sekitar dua tahun lagi untuk kembali ke tempat kami dulu," tambahnya.

Saat berbicara dengan sejumlah produsen di Michigan dan otoritas industri saat memberi pengarahan kepada anggota parlemen tentang dampak pandemi pada industri otomotif.

Pembicara setuju, bahwa industri membantu menyelamatkan nyawa dengan memproduksi ventilator dan alat pelindung diri di puncak pandemi.

Menurut Direktur Hubungan Pemerintah Negara bagian General Motors (GM), Brian O'Connell, dampak penutupan pabrik pada awal tahun akan berpengaruh terhadap apapun gangguan yang bakal terjadi di industri otomotif Negeri Paman Sam.

"Penghentian tersebut berdampak besar di industri kami dan perusahaan kami. Dan kami tidak mampu melakukan penutupan, dan kami tidak bisa melakukan penutupan seminggu," tegasnya.

Penjualan keseluruhan di seluruh industri turun sekitar 25 persen, dan juga terdapat 20.000 lebih sedikit pekerjaan di sektor otomotif dibandingkan dengan kuartal kedua tahun lalu.

Perusahaan seperti GM, Ford, dan FCA mengikuti pengujian ketat dan protokol karantina untuk karyawan yang sakit atau yang telah melakukan kontak dengan pasien Covid-19.

Meskipun ini merupakan kebutuhan, Bailo mengakui bahwa mempertahankan pekerja di lini produksi merupakan tantangan saat ini.


Tags Terkait :
USA Mobil Baru Penjualan Mobil
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Subaru BRZ 2025 Mengalami Kenaikan Harga Karena Tambahan Fitur, Ini Penjelasan Subaru Indonesia

Subaru BRZ 2025 merupakan mobil sport salah satu andalan Subaru di Indonesia dalam hal penjualan. Di Amerika Serikat, mobil ini mengalami kenaikan harga. Bagaimana dengan di tanah air?

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Penjualan EV di Indonesia 2023 Mencapai 1,9%, Bandingkan Dengan di Korea Selatan, China dan USA

Penjualan mobil listrik di Indonesia mencapai 1,9% dari total market yang ada sepanjang 2023. Bagaimana di Korea Selatan, China, USA, Jepang dan India?

1 tahun yang lalu


Berita
CEO Rolls-Royce Pamit Usai Cetak Rekor Jual 6.000 Unit

Muller-Otvos selaku CEO Rolls-Royce mengundurkan diri dari jabatannya setelah serangkaian hasil positif yang ia peroleh bagi brand asal Inggris tersebut.

2 tahun yang lalu


Berita
Demi Garap EV, Ford Harus Rumahkan 14.000 Pekerja Pabrik Mereka

Transformasi ke serba listrik memerlukan perubahan signifikan dalam cara kami mengembangkan, membangun, dan menjual kendaraan Ford, dan akan berdampak pada struktur organisasi.

2 tahun yang lalu


Berita
Sasar Segmen Premium, Jeep Genjot Penjualan Mobil Non Wrangler

Jeep akan berhadapan dengan brand premium seperti BMW, Mercedes-Benz hinga Lexus

3 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Mobil Listrik Pertama Kia Laris Manis Dipesan Sebelum Peluncuran

Kia EV6 menjadi primadona di Amerika Serikat, setelah berhasil laku terjual 1.500 unit sebelum diluncurkan.

4 tahun yang lalu


Berita
Mazda CX-3 Disuntik Mati di USA? Tidak Berlaku di Indonesia

Jika di Amerika Serikat Mazda tak lagi berminat memasarkan CX-3. Maka di Indonesia hal berbeda terjadi, apalagi mobil ini dianggap sesuai dengan karakter orang Indonesia.

4 tahun yang lalu


Berita
GM Kembali Seriusi Bisnis Militer, Bisa Untunyg Lebih Besar

General Motors merencanakan hal yang jauh lebih menguntungkan ketimbang membuat mobil keluarga.

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Selain CR-V, HR-V, Dan WR-V, Ada Juga Honda ZR-V

Apa bedanya dibandingkan Honda HR-V?

4 jam yang lalu


Berita
MAXUS Resmikan Dealer Baru di PIK, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jabodetabek

MAXUS Indonesia resmikan dealer baru MAXUS PIK Jakarta dengan konsep 3S, perkuat ekosistem kendaraan listrik di Jabodetabek. Tampilkan MIFA 7 dan MIFA 9.

5 jam yang lalu


Berita
LEPAS Siapkan SUV EV Pertama di Dunia di IIMS 2026

LEPAS perkenalkan SUV EV pertama di dunia pada IIMS 2026. Model ini usung filosofi 'Drive Your Elegance' dengan desain elegan untuk gaya hidup urban modern.

5 jam yang lalu


First Drive
FIRST DRIVE: Geely EX2 Pilihan Menarik EV Entry Level

Geely EX2 menjadi salah satu mobil listrik yang baru saja hadir di Indonesia.

11 jam yang lalu


Berita
Lambang Flying Lady Milik Rolls-Royce Dulunya Adalah Tutup Radiator

Rolls-Royce jadi pabrikan mobil pertama yang menjadikan ornamen pada tutup radiatornya sebagai maskot.

16 jam yang lalu