Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mesin Diesel Akan Segera Mati?

Mesin diesel semakin rumit dan mahal
Berita
Minggu, 25 Oktober 2020 09:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Proses kepunahan mesin diesel tengah terjadi di Eropa, khususnya Eropa Barat. Ini sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu. Beberapa negara yang menyuarakan akan segera menghapus mesin diesel dalam peredaran. Setidaknya kita bisa melihat contoh Inggris yang sudah melakukan hitungan mundur untuk kelangsungan hidup mesin temuan Rudolf Diesel ini. Diperkirakan London benar-benar "Diesel Free" pada 2030 mendatang.

Kondisi ini mungkin belum terasa di negeri seperti Indonesia yang justru menggandrungi diesel lantaran torsi melimpah dan juga hemat bbm. Hal ini bisa dilihat dari peminat SUV atau MPV seperti Innova yang laris manis untuk versi dieselnya dibanding versi bensin.

Kondisi di Indonesia pun mirip-mirip dengan Amerika Serikat. Di negeri adi daya itu, warganya justru mulai keranjingan diesel dalam 10 tahun terakhir.

Seperti halnya penggunaan standar emisi Euro, biasanya apa yang terjadi di Eropa Barat lambat laun akan jadi standar di seluruh dunia. Tak menutup kemungkinan penghapusan diesel akan berlaku global pada suatu saat nanti.

BACA JUGA

Lalu apakah yang menjadikan mesin Diesel ini harus berhadapan dengan kepunahan terlebih di Eropa?

1. Kotor

Mesin diesel memang lebih efisien namun lebih kotor dalam hal emisi dengan dengan kehadiran NOx dan juga memiliki jelaga. Sebenarnya hal ini bisa saja ditekan, namun akan berpengaruh langsung pada performanya. Menurut The Guardian, 38 ribu orang meninggal dikarenakan racun dari mesin diesel.

2. Mesin bensin semakin efisien

Dari hari ke hari, efisiensi diesel semakin terkejar oleh mesin bensin. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan penambahan berbagai inovasi baru bagi mesin bensin salah satunya penambahan turbo. Sehingga mesin bensin bervolume kecil mampu menyuguhkan kinerja yang baik dan juga irit bahan bakar. Dalam kasus ini banyak terjadi pada kendaraan penumpang ringan.

3. Semakin rumit

Untuk mengejar performa dan menekan emisi, mesin diesel yang semula sederhana menjadi jauh lebih rumit. Sistem eletronik maupun mekanikal yang digunakanya pun semakin banyak dan menyebabkan pemeliharaan mesin ini menjadi mahal. Tak hanya itu, semakin tinggi standar emisi yang diterapkan pada mesin diesel menuntut jenis bahan bakar yang lebih baik lagi yang imbasnya membuat harga solar jadi lebih tinggi.

4. Kebangkitan Kendaraan Elektrik

Salah satu kenyataan yang paling memukul mesin diesel munculnya opsi kendaraan listrik. Dari segi torsi kendaraan ini unggul dengan torsi besar yang langsung diberikan pada putaran awal. Sedangkan untuk emisi, kendaraan listrik jauh lebih bersih dan lebih bisa dikontrol emisinya. Selain itu perawatannya jauh lebih enteng.


Tags Terkait :
Diesel Mesin Diesel
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Menguji Ketangguhan Toyota Hilux 2026 di Lintasan Off-Road, Ini Keunggulannya

Kami merasakan langsung performa dari Toyota Hilux di lintasan off-road. Begini impresinya.

1 hari yang lalu


Berita
Isuzu TRAGA Jadi Salon Berjalan, Tampil di GIIAS 2026

Isuzu TRAGA diubah jadi salon berjalan GIIAS 2026. PT Isuzu Astra Motor Indonesia memamerkan konsep modifikasi pikap ringan menjadi ruang usaha bergerak di ajang GIIAS 2026.

2 hari yang lalu

Berita
Solar B50 Mulai Disosialisasikan Luas, Pelaku Usaha Soroti Ketersediaan dan Mutu BBM

Sosialisasi B50 biodiesel dan ketersediaan BBM dibahas dalam talkshow GIIAS 2026, dengan pelaku usaha menekankan distribusi dan kualitas bahan bakar.

2 hari yang lalu


Truk
Di GIIAS 2026 Ada Isuzu Giga Yang Bisa Menyapu Jalan

Salah satu contoh fleksibilitas fungsional dari produk Isuzu.

4 hari yang lalu


Berita
Toyota Klaim Kuasai 70 Persen Pasar Pikap di Indonesia

Toyota Hilux generasi ke-9 resmi hadir di Indonesia.

6 hari yang lalu

Perawatan Mesin Diesel yang Benar, Bisa Bikin BBM Lebih Irit dan Mesin Awet

1 minggu yang lalu


Berita
Subaru Outback Kini Berjenis SUV, Bukan Lagi Wagon

All New Subaru Outback 2026 SUV resmi diperkenalkan di GIIAS 2026 sebagai SUV dengan dimensi lebih besar dan platform Subaru Global yang baru.

1 minggu yang lalu

Berita
GWM Hadirkan Dua Lini Penyegaran dan EV Baru Di GIIAS 2026

Pada GIIAS 2026, Inchcape GWM Indonesia memperkenalkan Tank 500 Diesel Black Warrior Edition sebagai edisi spesial pertama Tank 500 Diesel.

1 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Ada Alasan Mengapa Toyota Land Cruiser 70 Jepang Menutupi Lampu Belakangnya

Detail unik ala Jepang yang membuat Land Cruiser 70 Series alami 'kebutaan' di bagian belakang

1 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Dapat 3.212 SPK Di GIIAS 2026 New Xforce HEV dan Destinator Jadi Duet Penopangnya

Percapaian tersebut melampaui target yang sudah ditetapkan sebelumya

10 jam yang lalu


Bus
Kursi Penumpang Bus AKAP Dan Pariwisata Kini Lebih Lebar Dan Ergonomis

Sebuah pilihan yang sulit dari segi desain

14 jam yang lalu


Berita
XPeng X9 Punya Fitur Baru, Bantu Mobil Tetap Terkendali Saat Ban Pecah

XPeng X9 Facelift dilengkapi Flat Tire Stability Control yang mendeteksi kehilangan tekanan ban dan mengoreksi stabilitas melalui ESC serta pengaturan torsi agar kendaraan tetap terkendali.

18 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Terios, Tetap jadi LSUV Idaman Pengguna Mobil Keluarga

Daihatsu Terios spesifikasi dan popularitas LSUV keluarga masih kuat di Indonesia sebagai pionir dengan mesin 1.5 liter dan basis konsumen loyal.

20 jam yang lalu