Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Krisis Lingkungan Dan Kelangkaan Minyak Picu Kelahiran Mobil Listrik Modern

Mobil listrik ataupun hibrid belakang menjadi target pengembangan yang paling seksi dalam industri otomotif dunia
Berita
Senin, 17 Agustus 2020 13:55 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mobil listrik ataupun hibrid belakang menjadi target pengembangan yang paling seksi dalam industri otomotif dunia. Hampir seluruh pabrikan otomotif berkompetisi untuk menyodorkan produk mobil listriknya dan juga berkompetisi untuk menghadirkan mobil listrik dengan harga yang semakin terjangkau untuk khalayak.

Kehadiran kendaraan listrik sendiri sebenarnya sudah ada sejak ratusan tahun silam, tercatat bahwa mobil listrik pertama lahir 1832 atau dua tahun setelah perang Diponegoro berakhir. Seiring dengan perkembangan yang ada, terlebih setelah industri minyak mencuat, praktis semua pabrikan mobil berpaling pada mesin bakar yang dinilai lebih praktis. Mesin bakar pun kemudian menjadi wajah baru dunia otomotif bahkan hingga saat ini.

Seperti kita tahu, mesin bakar meninggalkan dampak besar yakni polusi. Bahkan Asian Development Bank (ADB) menyebut bahwa polusi udara terbesar disumbang oleh kendaraan bermotor.

Selain itu dikabarkan bahwa minyak bumi yang digunakan sebagai sumber tenaga untuk mesin-mesin bakar tersebut dinyatakan mulai mengering. Salah satunya bukti adalah keluarnya Indonesia dari OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Country) lantaran cadangan minyak yang makin menciut.

Dua hal inilah yang mendorong mobil listrik atau pun hibrid untuk kembali lahir. Pabrikan seperti Tesla mendedikasikan diri sebagai pabrikan mobil yang murni menjual mobil full elektrik dan berhasil meraih kesuksesan.

Pabrikan lainnya seperti Lordstown, Bolinger, Rivian, Nikola dan startup lainnya pun bersiap untuk menyerbu pasar dengan produk mobil listriknya. Tak hanya itu pabrikan mobil yang sebelumnya menjadi ‘budak’ mesin bakar beramai-ramai hijrah membuat pengembangan mobil listrik. Hal ini bisa dilihat dari produk-produk mobil listrik racikan BMW seperti i3, Nissan Leaf dan banyak lagi lainnya semakin banyak dijumpai dan juga dijajakan dengan harga yang semakin rasional untuk kantong orang kebanyakan.

Seperti dikutip dalam japanpolicyforum.jp, dikatakan bahwa kendaraan elektrik (EV) tanpa mesin tampaknya mendapatkan momentum sebagai kekuatan pendorong di belakang titik balik drastis dalam 100 tahun sejarah kendaraan mesin pembakaran internal, dan mulai menyebabkan perubahan paradigma besar dalam bisnis untuk produsen mobil di seluruh dunia.

Disadari atau tidak disadari era mobil listrik akan segera menyapa dan mungkin tak akan butuh waktu lama, mobil-mobil bermesin bakar hanya akan menjadi sejarah yang semakin tertinggal di belakang.


Tags Terkait :
EV Sejarah
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Honda – Nissan Jalin Kerjasama Bikin ‘Otak’ Untuk Produk Masa Depan

Kerjasama Honda Nissan ECU generasi baru 2029 akan menghasilkan teknologi otak mobil yang dipakai Honda, Nissan, dan Mitsubishi pada model EV produksi massal 2029-2030.

3 minggu yang lalu


Ferrari Luce Bakal Jadi Mobil Termahal di Dunia Yang Diuji Tabrak Euro NCAP

1 bulan yang lalu


Berita
Keputusan Tepat Lamborghini Batalkan Produksi EV, Melihat Ferrari Luce Dihujat

Kemunculan mobil listrik perdana Ferrari menimbulkan banyak hujatan.

1 bulan yang lalu


Berita
Kenali Dua Metode Kinerja Hybrid Paling Dasar Ini

Pada dasarnya mobil hybrid dibagi menjadi dua metode kerja yakni series hybrid dan pararel hybrid.

2 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Pro Dan Kontra Ferrari Luce Yang Lahir Dari Mantan Desainer iPhone

Pro dan kontra Ferrari Luce dibahas melalui desain hasil karya mantan desainer Apple Jony Ive, performa 1.035 hp, serta tanggapan media yang beragam.

2 bulan yang lalu


Berita
Memimpin Pasar EV 40% Dalam Waktu 2 Tahun, Kini BYD-Denza Perkenalkan Teknologi Anyar

Setelah menguasai 40% pasar EV Indonesia dalam dua tahun, BYD dan Denza memperkenalkan teknologi DM Dual Mode BYD Denza Indonesia.

2 bulan yang lalu

Berita
Aki Varta Perkenalkan Kemasan Baru Untuk Identifikasi Produk

Varta memperkenalkan kemasan baru aki Varta untuk identifikasi produk melalui warna berbeda dan kode otentifikasi digital di Indonesia.

2 bulan yang lalu

Berita
Dikenal Sebagai Pionir di Dunia, Ini Evolusi Dan Perkembangan Teknologi Dual Mode BYD dari DM-i, Dmo dan DMp

Evolusi teknologi hybrid BYD DM generasi 5 menelusuri perjalanan BYD sebagai pionir PHEV dunia dari F3DM hingga efisiensi termal 46,06 persen dan jarak tempuh lebih dari 1.800 km.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mazda Kini Punya Pabrik di Tanah Air dan CX-30 Resmi Sandang Gelar Made In Indonesia

Eurokars Motors kucurkan Rp 400 miliar untuk perakitan Mazda di Indonesia.

2 jam yang lalu


Berita
Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak, BBM Nasional Dalam Kondisi Stabil

Pasokan BBM di SPBU swasta masih terjadi kelangkaan.

6 jam yang lalu


Berita
XPeng Hadirkan Dealer Canggih di Alam Sutera

Untuk lebih mendekatkan diri dengan konsumen setianya, XPeng membuka dealer baru yang letaknya di Alam Sutera.

9 jam yang lalu


Berita
BAIC T1 Siap Hadir di GIIAS 2026, Ini Beragam Keunggulannya

BAIC T1 memiliki banyak keunggulan untuk bersaing di kelas mobil listrik Rp 300 jutaan.

10 jam yang lalu


Berita
BMW Astra Sediakan Shuttle Bus Gratis ke GIIAS 2026

BMW Astra menyediakan shuttle bus gratis ke GIIAS 2026 serta program trade-in dengan cashback hingga Rp20 juta untuk pembelian model tertentu.

11 jam yang lalu