Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Di Balik Tragedi Paiton : Jika Ada Palu Kaca Jumlah Korban Bisa Ditekan

Palu pemecah kaca merupakan alat penyelamat penumpang dari dalam bus saat keadaan darurat. Harus diwajibkan kepada awak bus mengerti cara penggunaannya.
Berita
Minggu, 26 Januari 2020 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Tragedi kecelakaan bus di kawasan Banyu Blugur, Situbondo telah terjadi lebih dari 16 tahun silam.  Bis yang mengangkut 54 siswa dan guru dari SMK Yapemda 1 Sleman, Yogyakarta ini terbakar setelah ditabrak truk kontainer dari depan dan diseruduk truk tronton dari belakang.

Seperti dikutip dari tribunjogja, badan bus terbakar setelah tangki bahan bakar salah satu truk pecah dan terpecik api karena gesekan logam. Dalam tragedi yang dikenal sebagai tragedi Paiton ini, supir dan kernet  berhasil lolos, namun 54 orang penumpangnya menjadi korban.

Penumpang beringsut ke bagian belakang  terjebak oleh kobaran api yang menelan badan bus setelah gagal membuka pintu. Salah satu temuan ketika itu, bahwa bus tersebut tidak dilengkapi dengan palu pemecah kaca, sehingga para penumpang tidak terperangkap di dalam.

Berdasarkan pada peraturan Menteri Perhubungan no 10 tahun 2012, telah diterapkan perundangan salah satunya adalah kelengkapan palu pemecah kaca, yang harus tersedia pada setiap moda transportasi umum darat.

BACA JUGA

Perangkat sederhana ini berupa palu dengan kepala terbuat dari baja dengan desain meruncing pada ujungnya. Bagian runcing ini memudahkan dalam membuat titik pecah kaca, bahkan yang terbuat dari safety glass sekalipun.

“Palu pemecah kaca penting keberadaannya, sebagai alat alternatif  keselamatan untuk angkutan umum seperti bus,” terang Sonny Susmana, Director Training, Safety Defensive Consultant (SDCI) saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Namun demikian Sonny mengatakan bahwa menggunakan palu kecil ini butuh pengetahuan, trik dan skill terlebih jika harus memecah kaca safety tempered glass yang keras. “Memang tidak segampang yang dibayangkan, tinggal pukul lalu pecah. Setidaknya keberadaan alat ini masih bisa menjadi harapan untuk menyelamatkan diri,” tutupnya.

Tentunya, para awak bus harus bisa menggunakan palu pemecah kaca ini, begitu pun, yang harus ditanamkan kepada para awak bus,  agar mementingkan keselamatan penumpang saat terjadi kecelakaan, sehingga tidak langsung menyelamatkan diri masing-masing ketika penumpang masih di dalam kabin.


Tags Terkait :
Palu Pemecah Kaca Bus Kecelakaan Bus Tragedi Paiton
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Di Balik Tragedi Paiton : Jika Ada Palu Kaca Jumlah Korban Bisa Ditekan

Palu pemecah kaca merupakan alat penyelamat penumpang dari dalam bus saat keadaan darurat. Harus diwajibkan kepada awak bus mengerti cara penggunaannya.

6 tahun yang lalu


Berita
Ramp Check Bus Pariwisata Serentak Di Libur Idul Adha

Masyarakat tetap diminta ikut pantau lewat aplikasi Mitra Darat dan Spionam

1 tahun yang lalu

Bus
Waduh Mayoritas Bus Di Terminal Kampung Rambutan Tak Lolos Uji Kelayakan

Pihak PO perlu dipastikan tidak memaksa unitnya beroperasi setelah ramp check dinyatakan gagal.

1 tahun yang lalu


Bus
Kalista Rilis 60 Bus Listrik Higer Di Medan

Satu paket dengan ekosistem kelistrikannya

1 tahun yang lalu


Berita
Damri: Terus Berkomitmen Menambah Bus Listrik Tahun 2024

Bagian dari program pengadaan armada bus listrik bermilai triliunan rupiah

1 tahun yang lalu

Berita
Damri Rilis Avante H7 Bersasis Hino

Untuk rute Jakarta-Bandar Lampung

1 tahun yang lalu


Berita
Damri: Rilis Armada Premium Tujuan Lampung

Pemberangkatan dari Jakarta dan Bandung

2 tahun yang lalu

Berita
Pengguna Palu Pemecah Kaca Dalam Bus, Tanggung Jawab Siapa?

Selain awak bus, penumpang yang duduk di dekat alat keselamatan bisa diberi tanggungjawab pada saat darurat.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Focal Premiere Store, Rujukan Car Audio Bagi Pemilik EV

Tersedia paket untuk pemula hingga kelas profesional.

1 jam yang lalu


Berita
iCar V27 REEV Setir Kanan Resmi Ditampilkan, Segera Menyapa Indonesia

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

5 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu