Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Walau Harganya Mahal, Pemerintah Sebut Total Cost of Ownership Mobil Listrik Murah

Jika mau dilihat dari harga jual kendaraannya saja, sebenarnya mobil listrik dibanderol lebih mahal dibanding mobil konvensional alias internal combustion engine.
Berita
Rabu, 14 Agustus 2019 10:00 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Diresmikannya Perpres Mobil Listrik tentunya mendorong kehadiran moda transportasi hemat energi ini untuk segera masuk dan bisa dinikmati masyrakat luas. Meski begitu, jika mau dilihat dari harga jual kendaraannya saja, sebenarnya mobil listrik dibanderol lebih mahal dibanding mobil konvensional alias internal combustion engine (ICE).

Hal ini diakui oleh Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin, Putu Juli Ardika. "Harga dasarnya (mobil listrik) tidak begitu mahal, masih affordable lah. Jadi memang lebih mahal sedikit," terang Putu.

Hal ini juga diperkuat dengan pernyataan pihak pemerintah yang dalam hal ini direpresentasikan Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Harjanto yang menjelaskan kalau nantinya mobil listrik murni yang berbasiskan baterai (BEV, Battery Electric Vehicle), akan dibanderol lebih mahal jika dibandingkan dengan mobil hybrid misalnya. "Kalau sekarang, makin besar baterainya ya makin mahal," ucapnya.

Namun menurut Putu, konsumen sebaiknya tidak terpaku hanya pada harga jual mobil itu sendiri. Biaya operasional dan perawatan juga sebaiknya menjadi pertimbangan saat akan membeli mobil listrik ini. "Jadi istilahnya Total Cost of Ownership (TCO) kendaraan, itu kalau mau dihitung akan lebih murah."

Dia lantas mencontohkan dari sisi penggunaan bahan bakar. Mengingat adanya pengkombinasian mesin listrik dan pembakaran internal, efisiensi mobil hybrid maupun plug-in dipastikan akan jauh lebih ekonomis. "Dengan harga yang lebih mahal sedikit, hybrid itu bisa 50 persen menghemat bahan bakar, kalau plug-in hybrid (PHEV) bisa 70 persenan," terang Putu.

Meski menjanjikan TCO yang lebih terjangkau seperti yang dia jabarkan, Putu sadar kalau masyarakat perlu diedukasi dan sosialisasi mengenai keuntungan-keuntungan seperti ini.

"Masyarakat perlu tahu kalau pakai ICE itu segini (biayanya), kalau hybrid segini, plug-in segini. Itu semua kan ada kajiannya dan kita akan coba sosialisasikan," tutupnya.


Tags Terkait :
Mobil Listrik Pemerintah
A

Alfons

Reporter

Alfons Hartanto

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

2 bulan yang lalu


Berita
Bos Xiaomi Puji Teknologi Tesla, "Kami Masih Banyak Belajar"

CEO Xiaomi, Lei Jun, memberikan pujian terbuka kepada teknologi Full Self-Driving (FSD) milik Tesla melalui akun Weibo miliknya.

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Penjualan EV Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Tesla Alami Penurunan Penjualan Terparah Sejak 12 Tahun Terakhir

Penjualan mobil listrik global menurun. Salah satu produsen terbesar EV yaitu Tesla, bahkan mengalami penjualan terparah sepanjang 12 tahun terakhir.

1 tahun yang lalu


Berita
Varian Termurah Cybertruck Diburu Konsumen Bikin Tesla Malah Stop Buka Pesanan, Ini Alasannya

Tesla Cybertruck varian termurah sudah tidak bisa dipesan karena dianggap terlalu banyak peminat.

1 tahun yang lalu


Berita
BYD Kembali Lewati Tesla Sebagai Penjual Mobil Listrik Terlaris di Dunia, Ini Buktinya

Penjualan mobil listrik Tesla kembali dilewati oleh BYD pada kuartal kedua 2024 ini.

2 tahun yang lalu


Berita
Setelah Supercar, Kini Polisi Pariwisata Dubai Pakai Tesla Cybertruck

Tesla Cybertruck dipercaya sebagai mobil dinas kepolisian di Dubai, Simak detailnya

2 tahun yang lalu


Berita
Tesla Akhirnya Bisa Pakai Search Engine Buatan Baidu

Untuk mendukung aktivasi fitur Full Self Driving di Cina

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Penjualan Tesla Lebih Buruk Dari Pandemi, Apa Masalahnya?

Tesla mengalami penurunan penjualan yang signifikan. Apa masalahnya?

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

14 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

15 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

16 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

18 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

19 jam yang lalu