Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Transmisi CVT Almaz Terasa 'Endut-Ndutan', Ini Kata Wuling

Ada keanehan pada transmisi CVT milik Almaz ketika kami mengujinya. Tapi tenang, ini penjelasan pihak Wuling
Berita
Selasa, 23 April 2019 13:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Saat Wuling Almaz Media Test Drive yang berlangsung Maret silam, OtoDriver dan beberapa jurnalis lainnya menemukan suatu kejanggalan ketika mengemudikan medium SUV tersebut.

Dengan dipersenjatai mesin 1.500 cc Turbo yang disandingkan dengan transmisi CVT, tentunya Almaz harusnya memiliki perpindahan gigi yang halus saat dikendarai.

Namun yang menarik untuk dicermati, ketika Rpm tinggi kemudian langsung perlahan menurunkan kecepatan saat kami melaju di turunan daerah Nagreg, Jawa Barat, SUV ini cenderung berlaju 'endut-ndutan'. Tentu hal tersebut membuat kami bingung.  Apa yang terjadi dengan CVT milik Almaz tersebut?

Beruntungnya Product Planning Wuling Motors Indonesia, Danang Wiratmoko, menjelaskan penyebabnya. "Hal tersebut terjadi karena adanya penyesuaian perpindahan gigi pada CVT dari putaran tinggi ke putaran rendah, namun hal tersebut bisa dihilangkan hanya dengan mengubah setingan pada saat konsumen melakukan service ke dealer resmi," jelas Danang.

Yang menarik, Wuling Cortez CT yang mengusung mesin dan transmisi yang sama dengan Almaz justru tidak ditemui gejala seperti itu.

"Mungkin saat media test drive beberapa waktu lalu setingan Almaz yang digunakan rekan-rekan media masih belum sempurna, namun dapat dipastikan jika konsumen mendapati gejala yang sama, maka bisa langsung meminta bantuan teknisi untuk menyempurnakan settingan tersebut," tambah Danang.


Tags Terkait :
Wuling Almaz
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Wuling Eksion Resmi Meluncur, SUV 7-Seater Pertama di Indonesia dengan EV & Plug-in Hybrid

Wuling Eksion resmi meluncur di Indonesia sebagai SUV 7-seater pertama dengan opsi EV dan PHEV, perkuat lini elektrifikasi Wuling.

2 minggu yang lalu


Berita
Changan Deepal S05, Siap Jadi REEV Pertama Yang Dijual Di Indonesia

Changan Deepal S05 REEV Indonesia diperkenalkan sebagai REEV pertama di Tanah Air. Teknologi range extender dengan mesin generator, baterai LFP 27,28 kWh, jangkauan hingga 1.000 km.

1 bulan yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga WULING Terbaru (Februari 2026)

Di tengah gempuran merek asal Cina, terbukti merek Wuling masih eksis di Indonesia. Berikut daftar harga terbarunya.

2 bulan yang lalu


Berita
Semakin Mendekat Ke Pasar Indonesia, Prototipe Wuling Eksion Kembali Terlihat Di Jalanan

Dugaan besar adalah Eksion PHEV atau ICE

3 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Edisi Khusus Toyota Corolla Untuk Ultah 60 Tahun

Mobil ini sayangnya hanya tersedia untuk pasar Jepang.

6 jam yang lalu


Berita
Ini Sebab Bungkus Jok Mobil Modern Mulai Meninggalkan Bahan Kain

Desainer otomotif jelaskan sebab jok mobil modern beralih ke kulit sintetis: efisiensi produksi, mudah dibersihkan, aman dari api. Kain lebih nyaman tapi kurang praktis.

7 jam yang lalu


Berita
Sebentar Lagi Meluncur, BYD M6 PHEV Bawa Teknologi Anyar Diklaim Sangat Efisien

Kemungkinan BYD M6 PHEV akan boyong versi DM-i yang lebih berfokus pada penghematan bahan bakar.

8 jam yang lalu


Berita
Jumlah SPKLU Di Seluruh Indonesia Saat Ini 4.892 Unit

Target nasional 2030 harus ada 62 ribuan unit SPKLU

8 jam yang lalu


Berita
Vinyl Roof, Model Atap Populer Yang Kini Telah Ditinggalkan

Jenis atap ini pernah populer di era 60-80an lalu kemudian ditinggalkan.

14 jam yang lalu