Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Rem Blong, Alasan Klasik Pemicu Kecelakaan Kendaraan Berat. Benarkah?

Rem blong kerap jadi alasan sebagai penyebab beberapa kecelakaan kendaraan berat. Padahal hal ini berawal dari perilaku manusia. Lantas, apa yang semestinya dimengerti oleh pengemudi kendaraan berat?
Berita
Kamis, 19 Desember 2019 14:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Kecelakaan bus dan truk di Indonesia seolah tak berbeda dari kasus per kasus. Hal ini sungguh membuat kita prihatin, apalagi kejadian tersebut menimbulkan kerusakan materil yang besar, bahkan korban jiwa.

Rem blong pun kerap jadi alasan penyebab berulangnya kecelakaan tersebut. Padahal rem jadi salah satu faktor kunci di seluruh kendaraan, tak terkecuali kendaraan berat. Jusri Pulubuhu, pendiri Jakarta Defesive Driving Consulting (JDDC) pun angkat bicara soal ini. 

Ia menjelaskan bahwa ada dua faktor yang bisa memicu terjadinya kecelakaan kendaraan berat di Indonesia. Yaitu faktor utama dan kontributor.

Faktor kontributor lebih merujuk pada hal di luar manusia. Seperti aspek kendaraan, kondisi jalanan atau sistem rem pada kendaraan. Namun hal ini bisa diantisipasi jika faktor utamanya mendukung.

BACA JUGA

Karena faktor utama penyebab kecelakaan lebih sering ditemui karena perilaku manusia. "Sering saya temui dari hasil investigasi yang dilakukan bersama perusahaan logistik di Indonesia. Ini klasik dan selalu berulang," katanya.

Contoh paling jamak adalah kerap alpanya pengemudi dalam mengecek kondisi rem kendaraan. Padahal pengecekan bisa dilakukan dari penglihatan fisik terlebih dulu. Seperti cek kondisi kaliper, kampas maupun brake chamber.

Untuk kendaraan dengan air brake wajib mengecek isi tangki udara. Tradisi buang angin dan buang air dari tangki udara pun harus dilakukan. Jika mendapati kondisi yang janggal, harus panggil mekanik untuk diperbaiki. Sebagai langkah awal pencegahan kecelakaan.

Kalau lolos faktor pengecekan fisik rem, lanjut ke pengetesan. Pengemudi sebaiknya mengetes dulu kondisi pengereman truk mereka. Ini sesuai dengan rekomendasi APM truk di Indonesia.

Selanjutnya di perjalanan, pengemudi harus menghindari perilaku berbahaya. "Misalnya memosisikan gigi netral saat turunan untuk meringankan putaran mesin agar konsumsi solar makin efisien."

Pengemudi juga kerap tak menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Padahal truk-truk di Indonesia sering dipaksa mengangkut beban berlebih yang berpengaruh pada beban kerja rem. Kondisi itulah yang bisa memicu berulangnya kecelakaan kendaraan berat di tanah air.


Tags Terkait :
Rem Blong Truk Rem Blong Kecelakaan Truk
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Masih Ada Polemik, Zero ODOL Malah Ditunda Sampai 2027

Ini merupakan langkah mundur jika dibiarkan terus

1 bulan yang lalu


Truk
Toyota 52-3TD45, Si Kecil Bertenaga Gahar Penarik Beban

Performanya memang dibuat untuk perkasa meski tak bisa melaju cepat

2 bulan yang lalu


Truk
Kenapa Kecelakaan Truk Akibat Rem Blong Masih Saja Terjadi?

Bukti tidak ada penanganan serius soal kelaikan teknis truk di jalan.

2 bulan yang lalu


Truk
Penyebab Kecelakaan Bus dan Truk Tak Sesederhana Rem Blong, Ini Penjelasan KNKT

KNKT ungkap rem blong hanyalah gejala akhir dari kelalaian teknis. Hino dan KNKT dorong inspeksi harian demi keselamatan bus dan truk di jalan raya

3 bulan yang lalu


Truk
Korlantas Polri Bikin Pelatihan Bagi Pengemudi Truk

Untuk cegah kejadian fatal karena rem blong terulang.

4 bulan yang lalu


Truk
Mulai 1 Juni 2025 Ada Sosialisasi Truk Anti ODOL

Dalam penertiban ODOL ini, juga melibatkan pemilik kendaraan angkut.

5 bulan yang lalu

Truk
Menhub Menegaskan Kalau Ada Truk Laka, Maka Pemiliknya Juga Harus Bertanggung Jawab

Regulasi untuk atasi truk ODOL segera diterbitkan dan jika terjadi kecalakaan yang melibatkan truk, maka pemilik truk juga akan menanggung akibatnya.

6 bulan yang lalu


Bus
Hingga Maret 2025 Sudah Terjadi 222.602 Kecelakaan Melibatkan Angkutan Barang

Teknologi kendaraan komersial yang makin maju butuh juga regulasi operasional yang canggih.

6 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mercedes-Benz Rayakan 140 Tahun, Ulas Fakta Sejarah dan Kiprah di Indonesia

Perayaan 140 tahun Mercedes-Benz di Indonesia ulas sejarah Benz Patent Motorwagen 1886, mobil pertama RI 1894, pabrik CKD Bogor, dan evolusi S-Class.

1 jam yang lalu


VIDEO: MG S5 EV (ASEAN NCAP)

MG S5 EV telah menjalani crash test.

Crash Test | 3 jam yang lalu


Berita
BYD Bakal Buat SPKLU Berdaya 1.500 kW

BYD akan buat fasilitas yang mampu mendukung daya hingga 1.500 kW dengan arus 1.500 ampere.

4 jam yang lalu


Berita
Mencoba EV Entry Level Geely Jakarta-Cibodas

Geely menggelar Extra Fun 2 You Media Drive Experience untuk membuktikan kemampuan Geely EX2 sebagai kendaraan listrik harian.

5 jam yang lalu


Berita
Audi Akan Punya Ciri Desain Baru

Audi perkenalkan desain baru grill vertikal sempit pada Concept C. Elemen ini akan diterapkan ke seluruh model masa depan, kata kepala desain Massimo Frascella.

6 jam yang lalu