Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengenal Crumple Zone, Struktur Penyelamat Nyawa Penumpang

Crumple zone dibuat untuk menyerap benturan, walau mobil remuk, tapi penumpang di kabin aman.
Berita
Minggu, 17 Maret 2019 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Salah satu ciri dari mobil modern adalah adanya konstruksi crumple zone. Apa itu crumple zone? Itu adalah sebuah struktur yang dirancang sedemikian rupa agar dapat meredam dan menyerap gaya kinetik yang terjadi pada saat terjadi tabrakan.

Tujuannya, agar energi yang terjadi saat benturan tidak diteruskan ke dalam kabin. Wujud mobil paska benturan boleh saja hancur, namun penumpang di dalamnya terlindungi.

Untuk dapat menyerap energi benturan, beberapa bagian dari kendaraan dirancang sedemikian rupa supaya ‘rapuh’. Zona yang ‘rapuh’ inilah yang menjadi media serap energi kinetic saat tabrakan.

Seperti dilansir driving.ca, konsep peredam energi kinetik ini dipaparkan oleh Béla Barényi seorang berkebangsaan Austria di 1937, lalu dipatentkan pada 1941.

Namun Barényi baru benar-benar menuangkan konsepnya ini saat bekerja di Mercedes-Benz pada  tahun 1952. Wujud dari konsepnya dituangkan pada sedan Mercedes-Benz W120 ‘Ponton’ pada tahun 1953. Namun pabrikan Jerman ini baru benar-benar mengaplikasikan pada produk masalnya pada 1959, tepatnya pada sedan W111 ‘Fintail’.

Salah satu ciri dari mobil modern adalah konstruksi crumple zone yakni struktur yang dirancang sedemikian rupa agar dapat meredam dan menyerap gaya kinetik yang terjadi pada saat terjadi tabrakan.

Tujuannya, agar energi yang terjadi saat benturan tidak diteruskan ke dalam kabin.  Wujud mobil paska benturan boleh saja hancur, namun penumpang di dalamnya terlindungi.

Untuk dapat menyerap energi benturan, beberapa bagian dari kendaraan dirancang sedemikian rupa supaya ‘rapuh’. Zona yang ‘rapuh’ inilah yang menjadi media serap energi kinetic saat tabrakan.

Seperti dilansir driving.ca, konsep peredam energi kinetik ini dipaparkan oleh Béla Barényi seorang berkebangsaan Austria di 1937, lalu dipatentkan pada 1941.

Namun Barényi baru benar-benar menuangkan konsepnya ini saat bekerja di Mercedes-Benz pada  tahun 1952. Wujud dari konsepnya dituangkan pada sedan Mercedes-Benz W120 ‘Ponton’ pada tahun 1953. Namun pabrikan Jerman ini baru benar-benar mengaplikasikan pada produk masalnya pada 1959, tepatnya pada sedan W111 ‘Fintail’.


Tags Terkait :
Crumple Zone Safety Mercedes-Benz
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mengenal Crumple Zone, Struktur Penyelamat Nyawa Penumpang

Crumple zone dibuat untuk menyerap benturan, walau mobil remuk, tapi penumpang di kabin aman.

6 tahun yang lalu


Crash Test
Hyptec HT Mendapatkan Nilai 3G+ Dalam Tes Keselamatan, Apa Itu?

China Insurance Automotive Safety Index (C-IASI), yang disebut-sebut sebagai lembaga test yang cukup ‘killer’ di China baru saja merilis tes keselamatan Hyptec HT.

6 bulan yang lalu


Berita
8 Hal Yang Akan Jadi Fakta dari Sebuah Kijang Innova Zenix

Kijang Innova Zenix akan dijejali dengan berbagai hal baru

3 tahun yang lalu


Crash Test
Airbag Eksterior Bisa Jadi Standar Crash Test 5 Bintang di Masa Depan

Kantung udara eksterior ini penempatannya ada di bodi sisi samping dari sebuah mobil.

6 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

9 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

10 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

11 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

12 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

14 jam yang lalu