Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Isuzu Traga Euro IV Siap Tenggak B30

Versi Euro IV punya output lebih kecil namun lebih bersih dan efisien
Berita
Sabtu, 14 Desember 2019 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Salah satu yang membedakan antara mesin Isuzu Traga di Indonesia dengan mesin Isuzu Traga versi ekspor ke Filipina (Travis) adalah pada standar emisinya. Mesin Travis sudah mengantongi sertifikasi Euro IV, sedangkan mesin saudara kembarnya, Traga yang masih setia menyandang standar emisi Euro II.

“Mesin yang digunakan memang sama, yakni berbasis pada tipe 4JA-1 turbo. Namun untuk memenuhi syarat emisi di negara tujuan yang sudah menganut standar Euro 4, kami lakukan upgrade dengan menambahkan perangkat sistem common-rail,” terang Rodko Purba, Division Head Technical & Plant PT Isuzu Astra Motor Indonesia saat ditemui di Karawang, Kamis (12/12).

Saat ditanya tentang kemungkinan pengunaan mesin Traviz pada Traga, Rodko menjelaskan bahwa hal itu adalah sesuatu yang paling mungkin dilakukan kelak jika standar emisi Euro IV diterapkan di Indonesia pada April 2021. “Kami sudah siap akan hal itu dan pasti akan diupgrade dengan sistem yang sama dengan yang digunakan pada Traga yang kami kirim ke Filipina,” sambungnya.

Seperti kita ketahui, bahwa persoalan solar di Indonesia tak melulu mengenai standar emisi, namun paling riskan adalah saat berhadapan dengan bahan bakar biosolar. Terlebih pada awal Januari 2020 nanti pemerintah akan resmi menggunakan biosolar dengan kandungan minyak nabati 30% (B30).

BACA JUGA

“Mesin kami dengan standar Euro IV sudah siap untuk menenggak B30. Kami sudah uji dan tentunya akan ada beberapa penyesuaian yang harus dilakukan ke arah sana,” tutupnya,

Dari penelusuran dikumpulkan berdasarkan rilis spesifikasi dari Isuzu Indonesia dan Isuzu Filipina, terdapat perbedaan performanya.

Isuzu Traga Indonesia menggunakan mesin 4JA-1 L turbo direct injection mampu meluapkan daya 80 PS/3.500 rpm dan torsi 191 Nm/1.800 rpm. Sedangkan pada Travis dengan mesin 4JA-1 CRD mengerek angka 78ps/3.900 rpm dan torsi 176,5 Nm/1.800 rpm.

Walau sedikit di bawah versi Indonesia, namun versi Filipina ini tentunya lebih ramah lingkungan dan efisien.


Tags Terkait :
Isuzu Traga Export
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Pikap
Ini Para Dewa Pikap 2023 Di Indonesia, Tersungkurnya Para Raja Pasar

Pertumbuhan penjualannya ‘dinamis’

2 tahun yang lalu


Berita
Saat Toyota Rangga Hadir, Jadi Ancaman Untuk Daihatsu Gran Max?

Pasar kendaraan niaga serbaguna akan semakin kompetitif dengan kehadiran Rangga

2 tahun yang lalu


Berita
Perawatan Biaya DFSK Gelora Tidak Lebih dari Rp 5 Ribu per Hari

Para insinyur mendesain DFSK Gelora dengan memperhatikan berbagai aspek yang dibutuhkan oleh konsumen

2 tahun yang lalu

Pikap
Amunisi Mitsubishi L300, Juara Tiga di Kuartal Pertama 2023

L300 saat ini punya 2 varian

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Destinator Akan Dapatkan Asupan Mild Hybrid?

Mitsubishi Destinator Mild Hybrid Electric Vehicel bakal hadir di Indonesia di 2027

11 jam yang lalu


Berita
Leapmotor Bakal Diproduksi Di Dalam Negeri, Model Ini Yang Diprediksi Dijual

Selangkah lagi brand Leapmotor bakal berjualan di tanah air. Ini bocorannya.

11 jam yang lalu


Berita
Chery Incar Pabrik Jaguar Land Rover Untuk Meningkatkan Produksi

Sebelumnya juga sudah ada kolaborasi berbagi platform.

12 jam yang lalu


Berita
Ini Rincian Harga Kalau Beli Mobil Baru Di Jepang

Semacam simulasi cost of ownership secara komperhesif yang harus dipahami oleh pembeli kendaraan bermotor.

13 jam yang lalu


Berita
Pajero Sport Bakal Hilang, Pajero Pun Datang

Apakah ini adalah Pajero Sport yang diPajerokan?

13 jam yang lalu