Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

4 Fakta Mengenai Mobil Baru Menteri

Mulai dari modelnya yang terhitung sebagai mobil listrik sampai harganya yang di atas rata-rata, berikut beberapa fakta dari Toyota Crown generai ke-15 yang menjadi mobil anyar para petinggi negara.
Berita
Senin, 28 Oktober 2019 13:00 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Para Menteri Kabinet Indonesia Maju mendapatkan unit mobil Toyota Crown sebagai kendaraan dinasnya. Mobil ini sendiri diberikan dalam kondisi baru mengingat Kementerian Sekretariat Negara baru saja melakukan peremajaan unit mobil dinas pejabat. Toyota Crown 2.5 HV G-Executive sendiri menjadi pilihan setelah PT Astra International memenangi tender umum.

Mulai dari modelnya yang terhitung sebagai mobil listrik sampai harganya yang di atas rata-rata, berikut beberapa fakta dari Toyota Crown generai ke-15 yang menjadi mobil anyar para petinggi negara.

Foto: Toyota Astra Motor

1. Banderolnya Sekitar Rp 1,5 M
Sebagai salah satu mobil mewah dari line-up Toyota yang juga punya beberapa fitur mentereng tidak heran kalau harga mobil ini cukup mahal. Jika merujuk dari situs resmi Toyota Global, untuk model Crown 2.5 Hybrid G-Executive sebenarnya 'hanya' dihargai 6.323.400 Yen (sekitar Rp 840 juta). Namun jika mau dihitung dari nilai tender yang mencapai Rp 147,23 miliar untuk 101 unit mobil maka harganya mencapai sekitar Rp 1,5 miliar.

Hal ini pun diamini juga oleh Koordinator Kepala Cabang DKI 1 Auto2000, Riki Rusdiono. "Kurang lebih sekitar 1,5 M," ujarnya beberapa waktu lalu kepada wartawan.

2. Menjadi mobil listrik pertama yang jadi kendaraan dinas pejabat di Indonesia
Melihat dari namanya saja sudah sangat jelas kalau Toyota Crown yang menjadi mobil baru menteri ini mengusung teknologi hybrid. Di tengah gembar-gembor mengenai kendaraan listrik yang tengah ramai di dunia otomotif, dipilihnya mobil berjantung ganda sebagai mobil Pejabat Negara tentu menjadi pilihan menarik.

Melihat spesifikasinya, mesin berkode A25-FXS dengan kapasitas 2.487 cc 4-silinder mampu menghasilkan tenaga 181 dk pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 221 Nm pada 3.800-5.400 rpm. Sementara motor listriknya menghasilkan outpot 141 dk dan torsi 300 Nm yang instan. Tidak hanya itu, mobil ini juga punya efisiensi bahan bakar yang sangat baik, sekitar 20,8 km/L.

(Spesfikasi lengkap Toyota Crown 2.5 HV G-Executive bisa dibaca di sini.)

3. Di Indonesia --sampai saat ini-- hanya ada 102 unit
Kementerian Sekretariat Negara melakukan pengadaan sebanyak 101 unit Toyota Crown 2.5 HV G-Executive yang diperuntukan bagi pejabat setingkat menteri, pimpinan lembaga negara, mantan presiden, dan mantan wakil presiden.Untuk konsumen yang ingin membeli mobil ini sendiri nampaknya harus mengubur harapannya, karena baik pihak TAM ataupun Auto2000 menegaskan kalau mobil ini tidak akan dijual untuk masyarakat umum.

"Kemarin pun hanya masuk total 102 unit, 1 unit itu untuk homologasi, dipelajari di Kemendag dan Kemenperin uji layaknya. Setelah oke semua baru kita masukin yang 101. Jadi ada 1 unit yang ada di kita itu untuk kita riset," terang Riki lagi.
 

4. Tak perlu pusing soal servis
Para pejabat yang mendapat Toyota Crown 2.5 HV G-Executive tidak perlu memikirkan lagi soal servis berkala maupun ketersediaan suku cadang. Pihak PT Toyota Astra Motor (TAM) menjelaskan kalau urusan purnajual juga sudah termasuk dalam paket pengadaan yang dilakukan oleh pemerintah.

Sementara itu pihak Auto2000 menjelaskan lebih jauh bahkan ada bengkel yang sudah ditunjuk secara khusus untuk menangani unit-unit Toyota Crown ini. "Kebetulan kami buat kontrak kerja sama khusus untuk penanganan mobil Crown ini, per tahun ini ditangani oleh Auto2000 Cabang Pramuka. Karena kebetulan pool yang ada di Setneg itu sangat berdekatan dengan area kami," terang Riki yang juga merupakan Kepala Cabang Auto2000 Pramuka.


Tags Terkait :
Toyota Crown Pemerintahan
A

Alfons

Reporter

Alfons Hartanto

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ini Sebab Bungkus Jok Mobil Modern Mulai Meninggalkan Bahan Kain

Desainer otomotif jelaskan sebab jok mobil modern beralih ke kulit sintetis: efisiensi produksi, mudah dibersihkan, aman dari api. Kain lebih nyaman tapi kurang praktis.

2 minggu yang lalu


Berita
Penjualan EV Menurun, Hybrid Justru Meningkat Berkat Veloz Dan HR-V

Data Gaikindo: Penjualan mobil hybrid naik 21,3% capai 16.940 unit Jan-Maret 2026, didorong Veloz dan HR-V, sementara EV menurun.

1 bulan yang lalu


Berita
Toyota Mulai Tawarkan Sedan Listrik Termutakhirnya: bZ7

Harganya jika dikonversi ke rupiah paling mahal sekitar Rp500 jutaan

2 bulan yang lalu


Berita
Merasakan Sensasi Toyota JDM Di TOKYO

Toyota ajak jurnalis rasakan mobil JDM legendaris di Jepang. Dari Supra, AE86 hingga GR Family, semuanya tunjukkan DNA sejati Toyota.

7 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Aurus Senat Pesaing Maybach, Sedan Rusia Tunggangan Vladimir Putin

Bisa dilengkapi proteksi untuk hadapi lontaran roket maupun granat.

6 jam yang lalu


Berita
Tiga BMW M Diluncurkan Serentak, Model Station Wagon Dibanderol Rp 2 Miliaran

BMW meluncurkan tiga model terbaru dari divisi performance M. Tiga model serentak diluncurkan yang terdiri dua coupe yakni M2 dan M2 CS, serta M3 Touring yang berwujud station wagon.

7 jam yang lalu


Berita
BAIC T1 Sudah Tiba di Indonesia, Simak Spesifikasinya Sebelum Dijual

BAIC T1 merupakan model terbaru yang segera dijual BAIC Indonesia. Lihat spesifikasinya.

11 jam yang lalu


Berita
Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor DKI Jakarta Masih Sampai Agustus

Tidak perlu membayar denda bunga keterlambatan.

12 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Honda Avancier di Thailand, SUV Flagship Rival Palisade

Bukan rahasia lagi jika Honda tengah menghadapi tekanan besar di pasar Asia akibat persaingan ketat dari pabrikan asal Tiongkok.

15 jam yang lalu