Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Masih Pentingkah Peran Pengemudi Dalam Teknologi Autonomous?

Begini tanggapan pakar Safety Driving tentang peran pengemudi di mobil autonomous.
Berita
Selasa, 10 April 2018 11:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Beberapa pabrikan tengah berlomba-lomba mengembangkan mobil dengan teknologi autonomus alias swakemudi. Teknologi ini diklaim mampu membuat mobil berjalan sendiri alias  otomatis tanpa perlu ada intervensi dari pengemudi.

Saat ini pengembangan teknologi canggih tersebut sudah ada pada mobil listrik Tesla yang sudah dijual secara massal di Amerika Serikat. Bahkan beberapa pabrikan sudah bekerja sama dengan sebuah instansi taksi online di Amerika Serikat yaitu Uber untuk berkolaborasi menjadi armada taksi swakemudi.

Tapi ternyata selama sistem swakemudi ini sudah dilepas secara massal, masih menimbulkan beberapa insiden kecelakaan yang terjadi di Amerika Serikat. Mulai dari menabrak pejalan kaki dan mobil yang tiba-tiba tidak sesuai dengan arah jalan di GPS serta tidak mengenali berbagai obstacle yang ada di depannya.

OtoDriver pun penasaran, apakah sebenarnya sistem swakemudi ini tetap harus ada intervensi dari pengemudi atau tidak? Kami menanyakan kepada Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) mengenai hal ini.

“Perangkat tambahan atau teknologi tersebut sebenarnya sebatas membantu untuk memudahkan penggunanya dalam menjalankan tugas. Bukan untuk teknologi yang bisa diandalkan. Suatu saat memang kita akan mengarah ke sana (automatic pilot),” kata Sony Susmana, Senior Instructor SDCI.

Dijelaskan bahwa teknologi autonomous ini tidak jauh berbeda dengan auto pilot yang ada di pesawat, di mana hanya bisa digunakan dalam kondisi tertentu dan tidak dapat dipercayakan 100 persen ke sistem tersebut.

“Pengoperasiannya pun hanya pada kondisi-kondisi tertentu dan dengan kecepatan tertentu juga. Itu lah kenapa peran pengemudi tetap penting,” tegasnya.

Maka pria berkacamata ini pun berharap adanya lajur khusus untuk mobil autonomous untuk memperkecil insiden kecelakaan saat menggunakan fitur tersebut. “Kalau mau dibuat seperti itu, idealnya jalan mobil harus khusus. Layaknya pesawat terbang atau kereta api,” jelas Sony.

“Mungkin kira-kira 15 tahun ke depan peran pengemudi baru bisa digantikan atau teknologi-teknologi tersebut bisa diandalkan,” tutupnya.


Tags Terkait :
Autonomous Safety Driving Tesla
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

VIDEO: Cina Berhasil Bikin Mobil Yang Dikendalikan Pikiran

Sementara pabrikan mobil lain berlomba membuat teknologi autonomous, Cina lebih heboh lagi. Mereka berhasil membuat mobil yang dikendalikan pikiran pengendaranya.

Berita | 10 tahun yang lalu

Berita
Mobil Haval H6 Hybrid Asal Cina Debut Di Thailand

Lupakan dulu kisah sedihnya di Indonesia. Karena kini Great Wall tengah sumringah dengan debut mobil hybrid mereka di Thailand. Tepatnya lewat ajang Bangkok Motor Show 2021 pekan lalu.

5 tahun yang lalu


Berita
Kredit GWM Haval H6 Mulai Rp 20 Jutaan Dengan Bunga 0%, Ini Dia Skema Lengkapnya

Bagi yang tertarik membeli GWM Haval H6 dengan angsuran, konsumen bisa melirik skema kredit ini.

2 tahun yang lalu


Berita
5 Keunggulan MG ZS Hybrid+ Dibandingkan Honda HR-V Hybrid, Toyota Yaris Cross Hybrid dan Mitsubishi XForce Hybrid

MG ZS Hybrid+ sudah dijual di Indonesia dan langsung bersaing dengan SUV compact hybrid lainnya. Ini beberapa keunggulan MG ZS.

5 hari yang lalu


Terkini

Berita
Chery Tiggo 9 CSH Kuat Dipakai Nobar Semalam Suntuk

Fitur Vehicle-to-Load (V2L) milik Chery Tiggo 9 CSH dapat digunakan untuk nonton bareng.

5 jam yang lalu


Berita
Suzuki Siapkan Mobil Listrik Kecil Penantang BYD Atto 1, Intip Bocorannya

Suzuki Vision e-Sky peluncuran Eropa 2027 direncanakan sebagai mobil listrik kecil dengan jarak tempuh lebih dari 270 km, bersaing dengan BYD Atto 1 dan Honda Super One.

6 jam yang lalu


Berita
BMW Tes Biosolar Murni di Tiga Negara Eropa

Solar yang termasuk bahan bakar rendah emisi terus diriset banyak pabrikan untuk lebih ramah lingkungan.

7 jam yang lalu


Truk
Bukan Hanya Rambo, REO M35 Jadi Bintang di Film-Film Perang Hollywood

REO M35 bintang film perang Hollywood tampil dalam berbagai film perang Vietnam. Truk militer legendaris ini juga digunakan TNI sejak era 1970-an.

8 jam yang lalu


Berita
Geely Coolray Bakal Diungkap Harganya di GIIAS 2026, Rp 200 Jutaan?

Geely Coolray resmi diperkenalkan di Indonesia. Bocoran harganya sangat terjangkau.

10 jam yang lalu