Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ban Michelin Versi Indonesia Beda dengan yang Ada di Eropa dan Negara Lain

Ban Michelin yang ada di Indonesia berbeda dengan produk-produknya yang sama tapi untuk negara lain.
Berita
Kamis, 7 Juni 2018 14:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Michelin adalah sebuah produsen ban ternama asal Perancis yang produknya sudah menyebar ke seluruh dunia seperti wilayah di Eropa, Amerika dan Asia. Produknya pun bermacam-macam tipenya dan ada di seluruh belahan dunia. 

Namun PT Michelin Indonesia menyebut, walaupun produknya tersebar di berbagai wilayah akan tetapi belum tentu produk yang sama tersebut memiliki persamaan kandungan dalam sebuah bannya. Ternyata ada berbagai faktor yang membedakan dalam setiap varian ban yang sama.

"Jalanan di Indonesia itu beda dengan jalanan di Singapura dan beda dengan di Eropa. Musim di Indonesia pun berbeda seperti panasnya, hujannya. Segala macam berbeda. Artinya Walaupun patern-nya (tapaknya) sama, yang di Eropa dan di Indonesia itu bannya berbeda walaupun tipenya sama,” ujar Putu Swaditya Yudha selaku Marketing Director Indonesia, Malaysia, Singapore PT Michelin Indonesia (4/6).

Lantas apa perbedaannya antara ban Michelin yang ada di Indonesia dengan negara-negara lain? 

"Komponnya berbeda karena disesuaikan dengan keadaan Indonesia,” jawab Putu.

Ban Michelin untuk konsumen di Indonesia memiliki kekhususan sendiri karena keadaan jalan dan juga iklimnya sangat berbeda dengan kondisi di Eropa. Hal inilah yang membuat Michelin Indonesia harus memberikan ban yang sesuai dengan keadaan di Indonesia.

"Di indonesia jenis jalanannya berbeda, ada yang berlubang, polisi tidur. Sementara di Eropa mulus sehingga itulah yang membedakan barang yang ingin kami masukan ke Indonesia harus diatur dahulu sesuai dengan keadaan di sini dan tempraturnya. Kita di Indonesia hanya punya dua musim dan Eropa empat musim. Sehingga kami memasukkan barang yang harus sesuai dengan keadaannya,” tegas Putu.


Tags Terkait :
Michelin Ban
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Kegiatan Sosial Michelin di Jawa Barat Menurunkan Angka Kecelakaan

Rangkaian kegiatan sosial penuh manfaat yang diadakan Michelin di Jawa Barat memasuki puncaknya.

7 tahun yang lalu


Berita
Michelin Edukasi Siswa SMA Agar Jadi Pengendara Pelopor Keselamatan

Program yang akan berlangsung dari 3 sampai 20 Oktober 2018 ini terdiri dari sosialiasi & edukasi, simulasi mengenai berkendara yang baik.

7 tahun yang lalu


Berita
Michelin Luluskan Ratusan Siswa SMA Untuk Kantongi SIM Plus Panutan Berlalulintas

Dalam kesempatan ini bahkan dihadiri pembalap dunia, Marc Marquez sebagai duta FIA.

8 tahun yang lalu


Berita
Tak Cuma Jualan Ban, Michelin Juga Peduli Keselamatan Pengemudi Muda Indonesia

Dilatari jumlah kecelakaan yang tinggi dari kalangan pengendara berusia dini, Michelin mengadakan akademi cara berlalu lintas yang baik.

8 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Brand Baru Lagi, Leapmotor Siap Mejeng Di IIMS 2026

Leapmotor sepertinya bakal melenggang di IIMS 2026. Ia diprediksi mengisi spot dalam panggung Indomobil bersama Renault dan Jeep.

51 menit yang lalu


VIDEO: Crash Test Changan Deepal SO5 (Euro NCAP)

Changan Deepal SO5 berhasil menjalani Crash Test dari lembaga Euro NCAP pada bulan Desember 2025 lalu

Crash Test | 3 jam yang lalu


Berita
Jetour T2 Versi PHEV Bakal Hadir Di Indonesia Tahun Ini

Jetour T2 saat ini sudah beredar di Indonesia

5 jam yang lalu


Berita
Alasan Aletra Absen Di IIMS 2026

Indonesia International Motor Show alias IIMS 2026 bakal dihelat sebentar lagi. Tapi Aletra absen. Ini alasannya

6 jam yang lalu


Berita
China Bakal Punya 28 Juta Tempat Pengisian Daya Listrik Pada 2027, Terbanyak Di Dunia

China punya target besar untuk membuat 28 juta tempat pengisian baterai pada tahun 2027.

15 jam yang lalu