Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Apakah Masyrakat Indonesia Tertarik Mobil Listrik?

Inilah faktor-faktor yang menjadi pertimbangan konsumen di Indonesia ingin membeli mobil listrik.
Berita
Senin, 12 Februari 2018 14:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Nissan Motor Co, Ltd telah melakukan riset dalam hal ketertarikan konsumen terhadap mobil listrik Nissan di Asia Tenggara. Studi ini dibantu oleh Frost & Sullivan dengan tema ‘Future of Electric Vehicles in Southeast Asia’ yang dirilis kemarin (6/2) di Singapura dalam acara Nissan Futures.

Hasilnya, 37% pembeli prospektif siap mempertimbangkan pembelian mobil listrik sebagai kendaraan mereka yang berikutnya. Konsumen di Filipina, Thailand dan Indonesia menunjukkan ketertarikan tertinggi pada mobil listrik. Dengan insentif yang tepat, wilayah ini dapat mempercepat migrasi ke mobil listrik.

Konsumen di Filipina, Thailand dan Indonesia menjadi segmen yang menunjukkan ketertarikan tertinggi pada mobil listrik. Dengan insentif yang tepat, wilayah ini dapat mempercepat migrasi ke mobil listrik, menurut penelitian tersebut.

Akan tetapi faktor keamanan dan pengisian daya yang nyaman juga sebagai hal yang akan membuat bisa diterimanya kendaraan listrik oleh pelanggan negara-negara ASEAN. Sedangkan di penjuru Asia Tenggara, 2 dari 3 konsumen menekankan faktor keamanan sebagai motivasi terpenting dalam membeli mobil listrik.

Dalam hal ini pihak Nissan memastikan bahwa seluruh produk mobil listriknya sudah dites dengan berbagai kondisi sewjak pertama kali mereka membuat mobil listrik. “Kendaraan listrik Nissan telah melewati uji coba yang luar biasa di tengah kondisi ekstrim. Kami bangga untuk menyampaikan bahwa 300.000 pembeli kendaraan Nissan LEAF telah berkendara lebih dari 3,9 miliar kilometer di seluruh dunia sejak 2010, dan tidak pernah ada insiden kritis apapun menyangkut baterainya.” Kata Yutaka Sanada selaku Regional Senior Vice President Nissan Motor Co. Ltd dalam siaran resminya.

Faktor keduanya adalah kemudahan dalam melakukan pengisian ulang. Biaya menjadi faktor yang tidak terlalu signifikan, bahkan konsumen bersedia membayar lebih mahal untuk memiliki kendaraan listrik, dibandingkan mobil konvensional yang setara.

Tetapi, hasil riset juga membuktikan bahwa harga yang lebih murah akan mendorong lebih banyak orang untuk mempertimbangkan kendaraan listrik. Tiga dari empat responden menyatakan siap bermigrasi ke mobil listrik jika pajaknya ditiadakan.

Insentif lain yang akan mendorong keputusan konsumen adalah pemasangan fasilitas isi ulang di apartemen (70%), jalur prioritas untuk kendaraan listrik (56%), dan parkir gratis (53%).

Menurut studi oleh Frost & Sullivan, jumlah kepemilikan mobil listrik di Asia Tenggara masih terbilang rendah. Meski demikian, konsumen ternyata cukup memahami perbedaan teknologinya, seperti Battery Electric Vehicles (BEVs), plug-in hybrids, serta kendaraan e-POWER dari Nissan.

Singapura, Indonesia dan Vietnam menjadi negara yang paling mendalam pemahamannya tentang BEV. Kehadiran kendaraan full-hybrid yang signifikan di Malaysia dan Thailand turut memengaruhi pandangan mereka terhadap teknologi EV dengan hybrid.

“Angka penggunaan kendaraan listrik yang ada sekarang tidak seutuhnya mencerminkan permintaan yang ada di baliknya, yang nyatanya jauh lebih tinggi. Berlawanan dengan pandangan yang ada di masyarakat bahwa biaya EV yang tinggi menjadi penghambat, riset menunjukkan bahwa faktor keamanan dan pengisian ulang mendominasi benak konsumen. Jika industri dan pemerintah dapat menyingkirkan penghalang ini, kita akan meraih potensi yang maksimal,” terang Vivek Vaidya selaku Senior Vice President of Mobility Frost & Sullivan.


Tags Terkait :
Nissan Leaf
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Saat Mobil Listrik Nissan Dipakai Drifting

Mobil listrik atau electric vehicle (EV) dikenal sebagai 'obat' agar lingkungan lebih bersih dan sehat.

6 tahun yang lalu


Berita
Nissan Perkenalkan Serena e-Power di Ajang GIIAS 2023

Serena generasi terbaru ini hadir dengan desain yang lebih modern.

2 tahun yang lalu


Berita
Seriusi Mobil Listrik, Nissan Tak Mau Tanggung Terjun Balap Mobil Formula Listrik

Dalam keterlibatan dengan Formula E, Nissan telah memperkuat kemitraannya dengan e.dams dengan membeli saham organisasi balap pemenang banyak kejuaraan tersebut,

7 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Ini Alasan Logis Mitsubishi Tidak Tertarik Mengembangkan EV Sendiri

Membangun sebuah kendaraan baru dari nol membutuhkan kucuran dana yang sangat besar. Karena itulah Mitsubishi kemudian mengambil langkah dalam menghadirkan Eclipse Sportback.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
All New Hyundai Elantra Resmi Debut Dunia

Hyundai resmi memperkenalkan Elantra generasi kedelapan pada ajang Busan Auto Show 2026 di Korea Selatan.

5 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Mobil Listrik Sport Xiaomi Dengan GT Wing Besar

Beredar foto-foto sebuah mobil sport listrik dua pintu yang masih dibalut kamuflase tebal saat menjalani pengujian di jalan raya Cina.

11 jam yang lalu


Berita
Geely EX2 Sampai Mei 2026 Sudah Terserap Hampir 5.000 Unit

Salah satu hot item untuk mobil listrik di segmen harga di bawah Rp300 juta.

11 jam yang lalu


Berita
Aion Berhasil Jual 3.000 Unit Sepanjang 2026, Aion UT Terlaris

Hingga pertengahan bulan ini, GAC menyebut mobil listriknya telah digunakan oleh lebih dari 10.000 pelanggan di Indonesia.

16 jam yang lalu


Berita
Pasar Mobil Diesel Baru Lesu, Tapi Toyota Masih Bisa Melaju

Durabilitas dan efisiensi operasional masih jadi faktor unggulan.

16 jam yang lalu