Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Tutup Pabriknya Di Australia Oktober Mendatang

Toyota akan secara resmi menghentikan kegiatan operasional pabrik mereka di Australia. Nantinya status Toyota Australia hanya menjadi distributor saja di sana.
Berita
Kamis, 2 Februari 2017 13:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Seperti sudah banyak diberitakan, Toyota Australia memang akan menghentikan produksi mobilnya. Fasilitas pabrik Toyota di Altona, kota di sebelah barat daya Canberra, pada Oktober 2017 mendatang pun siap ditutup. Kini sudah jelas kapan itu akan terjadi. Mengutip dari abc.net.au (31/1), pabrik itu akan ditutup secara total pada 3 Oktober 2017.

Mereka akan melakukan penghentian produksi secara perlahan, mulai dari Toyota Aurion yang akan dihentikan pada Agustus, Camry Hybrid di bulan September kemudian Camry bermesin bensin dihentikan bulan Oktober.

Toyota Australia memastikan shift para pekerja akan tetap berlangsung hingga menjelang tanggal penutupan yang sudah ditentukan tersebut. Merek asal Jepang ini juga sudah menargetkan sebanyak 61.000 unit total produksi mobil sebelum pabrik ini akan ditutup. Toyota juga berjanji akan membantu para pekerjanya dalam masa transisi.

"Prioritas kami dalam masa transisi di bulan yang tersisa adalah memberikan dukungan bagi pekerja, jadi mereka bisa mempersiapkan diri untuk masa depan," ujar Davew Buttner selaku Presiden Toyota Australia.

Keputusan berat ini harus diambil karena Toyota menganggap memproduksi mobil di Australia tidak lagi kompetitif. Salah satu yang menjadi masalah adalah faktor nilai tukar. Padahal Toyota sudah melakukan produksi mobil di Australia lebih dari 50 tahun di negara kanguru itu.

Walaupun dihentikannya proses produksi mobil di Australia bukan berarti Toyota angkat kaki dari negara tersebut. Toyota akan tetap ada, namun kini Toyota hanya sebagai distributor saja. Hal ini juga mempengaruhi jumlah pekerja karena aka ada penyusutan dari 3.900 orang menjadi 1.300 orang saja.

Toyota adalah pabrik terakhir yang saat ini masih memproduksi mobil di Australia. Dengan mundurnya Toyota, artinya tidak ada lagi pabrikan yang memproduksi mobil di Australia. General Motors dan Ford sudah lebih dulu mengambil keputusan untuk menghentikan kegiatannya di Australia.

Baca juga:

Mobil Rakitan Indonesia Diharap Serbu Australia, Ini Tantangannya


Tags Terkait :
Toyota Pabrik
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Fasilitas Ini Buktikan Keamanan Mobil Changan

Fasilitas uji tabrak Changan di Airport Park luas 14.000 m² terdiri dari tiga lab utama: pengujian tabrak kendaraan utuh, trolley, dan perlindungan pejalan kaki.

1 hari yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

2 hari yang lalu


Mobil Listrik
Baterai Toyota BZ4X Belum Akan Dipasok Dari Dalam Negeri, Ini Penjelasannya

Baterai Toyota BZ4X belum dipasok lokal. Produksi baterai hybrid berbasis nikel di Karawang mulai semester II 2026 untuk HEV rakitan Indonesia.

4 hari yang lalu

Berita
Toyota dan CATL Bikin Baterai Di Karawang, Mulai Digunakan Pada Semester II 2026

Toyota CATL kolaborasi produksi baterai Karawang Semester II 2026. TMMIN investasi Rp 1,3 triliun untuk lokalisasi baterai hybrid seperti Innova Zenix HEV.

5 hari yang lalu


Mobil Listrik
Ini Kata Toyota Soal Peluang Kehadiran BZ3X Di Indonesia

TMMIN ungkap kemungkinan Toyota BZ3X hadir di Indonesia bergantung supply chain dari China. Belum ada pembicaraan lebih lanjut soal rencana ini.

1 minggu yang lalu


Berita
Sayonara Toyota Veloz Bensin Stop Penjualan Di Indonesia

Toyota Veloz bensin stop penjualan di Indonesia sejak Februari 2026. Produksi kini untuk ekspor, pasar domestik beralih sepenuhnya ke Veloz Hybrid Electric Vehicle.

1 minggu yang lalu


Berita
Toyota Rekrut Ribuan Karyawan Baru Untuk Proyek Century Dan GR GT3

Sebagai simbol pesan dari Toyota soal arah pengembang produk di masa depan.

1 minggu yang lalu

Berita
Penjualan EV Menurun, Hybrid Justru Meningkat Berkat Veloz Dan HR-V

Data Gaikindo: Penjualan mobil hybrid naik 21,3% capai 16.940 unit Jan-Maret 2026, didorong Veloz dan HR-V, sementara EV menurun.

1 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Focal Premiere Store, Rujukan Car Audio Bagi Pemilik EV

Tersedia paket untuk pemula hingga kelas profesional.

25 menit yang lalu


Berita
iCar V27 REEV Setir Kanan Resmi Ditampilkan, Segera Menyapa Indonesia

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

4 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu