Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

TIPS: Ingin Melintasi Pasir? Kempiskan Ban

Dengan sebuah Toyota Land Cruiser, OtoDriver membuktikan ban kempis ternyata membuat mobil lebih mumpuni melintasi gurun pasir Al-Khatim di Abu Dhabi. Seberapa kempis?
Berita
Selasa, 25 April 2017 12:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mengarungi trek padang pasir dengan mobil ternyata memiliki satu syarat yang wajib diketahui. Supaya mendapat traksi yang lebih baik, sebaiknya tekanan angin pda keempat ban dikurangi.

Hal tersebut langsung kami buktikan dengan mengujinya langsung di gurun pasir Al-Khatim, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (22/4). Dengan menggunakan sebuah Toyota Land Cruiser spek standar saja ternyata belum mumpuni untuk mengarungi padang pasir.

Danu

"Untuk melintasi padang pasir tekanan ban sebaiknya dikurangi sampai maksimal hanya tinggal 16 psi," seru Qomar, pemandu sekaligus pengemudi kawakan yang biasa membawa wisatawan berwisata Safari Dessert. Normalnya mobil memiliki tekanan ban 30-32 psi.

Masih menurut pria berdarah India itu, hal tersebut wajib dilakukan agar keempat ban mobil punya traksi yang baik terhadap pasir permukaan pasir yang bersifat memendam ban mobil.

Sebab, jika ban mobil tetap tak dikurangi tekanan anginnya maka saat ia justru malah "menggali" pasir saat pedal gas diinjak. Hasilnya, mobil yang OtoDriver tumpangi mampu berlari sampai 90 km/jam di berbagai kemiringan gurun pasir, mulai dari yang rata sampai menanjak.

Danu

Menurut Qomar, sebenarnya untuk melintasi gurun pasir tak harus mobil berpenggerak 4 roda. "Jika pakai mobil berpenggerak depan atau mobil kecil sebenarnya bisa saja, tapi yang penting kurangi dulu tekanan anginnya. Walau tentu saja, mobil 4WD yang paling disarankan untuk melewati pasir," tutupnya.

Setelah melintasi padang pasir dan kembali bertemu jalanan rata atau aspal, sebaiknya segera kembalikan tekanan angin keempat ban ke kondisi semula. Saat ban yang kempis menggelinding di pasir, ia cenderung tak bersifat merusak dinding ban karena sifat pasir yang lunak. Tak seperti kondisi ban kempis ketika berjalan di aspal yang bisa jadi mengakibatkan kerusakan ban. 


Tags Terkait :
Tips Ban
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Isuzu Krawang Plant Sudah Produksi 300.000 Unit Sejak 2015

Jumlah produksi tahunan sudah mencapai 45 ribu unit.

4 hari yang lalu


Truk
Pihak ESDM Meyakinkan B50 Aman Buat Mesin Diesel

Sudah melewati berbagai pengujian di mesin diesel multi sektor.

1 minggu yang lalu

Berita
Persiapan Liburan dengan Mobil, Ini 5 Pemeriksaan yang Wajib Dilakukan

Sebelum road trip saat liburan, pastikan mobil dalam kondisi prima. Simak 5 pengecekan penting mulai dari oli, radiator, rem, aki hingga waktu servis agar perjalanan keluarga tetap aman.

2 minggu yang lalu


Tips
Ini Kata Pakar Soal Pemakaian B50 Yang Patut Diperhatikan

Harus lebih peduli terhadap kondisi mesin.

3 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

4 jam yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

4 jam yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

5 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

6 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

7 jam yang lalu