Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Nissan Akan Hentikan Sementara Produksi di Jepang. Ada Apa?

Nissan diduga menyalahi aturan standar inspeksi kualitas di Jepang dan kini penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan.
Berita
Minggu, 22 Oktober 2017 15:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pabrik mobil Nissan belum lama ini digerebek pemerintah Jepang terkait penyelidikan terhadap inspeksi kendaraannya yang kabarnya tidak dilakukan oleh orang yang tidak tepat. Seperti dilansir oleh Reuters, Jumat (20/10), berkaitan dengan permasalahan ini, Nissan Motor Co Ltd. berencana menunda produksi mobil yang akan dijual di pasar domestik Jepang selama dua pekan ke depan. 

Produsen mobil asal negeri matahari terbit ini mengatakan akan menyetop produksi mobil domestik setidaknya di enam pabriknya untuk fokus dalam inspeksi mobil produksinya sebelum dipasarkan sesuai dengan persyaratan pemerintah Jepang. Pihak Nissan pun telah mengakui soal kasus teknisi tak bersertifikat itu untuk mengesahkan mobil hasil produksi pabriknya yang menyalahi aturan pemerintah. 


"Kami belum bisa mengubah kebiasaan buruk ini," singkat Hiroto Saikawa, CEO Nissan. Akibat peristiwa ini, Nissan harus menarik kembali 1,2 juta unit mobil yang sudah beredar di Jepang. Penarikan 1,2 juta unit mobil Nissan di Jepang ini dilakukan untuk mengecek kembali kualitas mobil yang diproduksi antara Oktober 2014 sampai September 2017. 

Namun, Nissan akan tetap melanjutkan produksi mobil yang akan diekspor dari Jepang termasuk Nissan Rouge dan baterai listrik Leaf. Pengecualian pada kedua mobil tersebut dikarenakan tidak membutuhkan proses sertifikasi saat inspeksi akhir.


Tags Terkait :
Nissan Leaf Nissan Rouge
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Saat Mobil Listrik Nissan Dipakai Drifting

Mobil listrik atau electric vehicle (EV) dikenal sebagai 'obat' agar lingkungan lebih bersih dan sehat.

6 tahun yang lalu


Berita
Nissan Perkenalkan Serena e-Power di Ajang GIIAS 2023

Serena generasi terbaru ini hadir dengan desain yang lebih modern.

2 tahun yang lalu


Berita
Seriusi Mobil Listrik, Nissan Tak Mau Tanggung Terjun Balap Mobil Formula Listrik

Dalam keterlibatan dengan Formula E, Nissan telah memperkuat kemitraannya dengan e.dams dengan membeli saham organisasi balap pemenang banyak kejuaraan tersebut,

7 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Ini Alasan Logis Mitsubishi Tidak Tertarik Mengembangkan EV Sendiri

Membangun sebuah kendaraan baru dari nol membutuhkan kucuran dana yang sangat besar. Karena itulah Mitsubishi kemudian mengambil langkah dalam menghadirkan Eclipse Sportback.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Mesin Turbo Jadi Salah Satu Kunci Pesona Mitsubishi Destinator

Mesin Destinator mampu menghasilkan kinerja yang impresif.

6 jam yang lalu


Tips
Pelumas Di Mesin Diesel Punya Tugas Utama Menyerap Jelaga

Mesin butuh perawatan ekstra jika mengonsumsi bahan bakar B50

8 jam yang lalu


Berita
Harga Seken Brand China Anjlok, OLX Katakan Depresiasinya Sekitar 20-30%

Penjualan mobil bekas asal China mengalami depresiasi yang tinggi hingga 30%, hal ini lebih parah ketimbang mobil bekas asal Jepang.

14 jam yang lalu


Berita
Harga B50 Harus Lebih Murah Dibandingkan Pertadex

Pemahaman soal karakter bahan bakar baru ini juga perlu lebih ditingkatkan bagi pengguna kendaraan bermesin diesel

16 jam yang lalu


Berita
Honda City Facelift Meluncur di Thailand, Sekaligus Debut di Asia Tenggara

Honda resmi meluncurkan City facelift di Thailand sekaligus menandai debutnya di Asia Tenggara.

21 jam yang lalu