Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mitsubishi Didenda Rp 56 Miliar Atas Kasus Skandal Konsumsi BBM Di Jepang

Mitsubishi akhirnya divonis membayar sejumlah denda atas kasus manipulasi data konsumsi BBM di Jepang.
Berita
Selasa, 31 Januari 2017 14:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mitsubishi Motors akhirnya dikenakan denda sekitar US$ 4,2 juta atau setara Rp 56 miliar karena kasus pemalsuan data konsumsi BBM di beberapa model mobil kecilnya.

Seperti yang diberitakan Autoevolution (29/1), denda tersebut dikenakan karena bukti yang terkumpul sudah kuat atas kasus pemalsuan data konsumsi BBM tersebut.

Mitsubishi sendiri telah mengakui, pemalsuan data konsumsi BBM di empat model yang berkapasitas di bawah 660 cc termasuk dua model yang dijual oleh Nissan. Data palsu itu digunakan untuk mengisi iklan yang dibuat Mitsubishi lewat pamflet dan media lainnya yang menyatakan konsumsi BBM lebih hemat hingga 5-15% dibanding aktualnya.

Akan tetapi kasus ini tidak berdampak sama sekali ke Indonesia. Di negara kita, tidak ada kewajiban produsen mencantumkan hasil konsumsi BBM dari hasil pengetesan dengan standar tertentu. Mitsubishi Indonesia pun tidak pernah memberi klaim sendiri akan konsumsi BBM produk mereka. 

Sebenarnya nilai denda yang diberikan kepada Mitsubishi atas kasusnya tersebut bisa dibilang cukup kecil dibandingkan dengan tuntutan denda dari Korea Selatan pada kasus skandal emisi yang terjadi dengan Volkswagen.

Kini Mitsubishi akan kembali berkonsentrasi untuk melakukan pengembangan setelah sahamnya yang sudah dibeli oleh Nissan. Kabarnya Mitsubishi akan memperkenalkan mobil baru pertamanya di ajang Geneva Motor Show 2017 ini.

Mereka mengkonfirmasi bahwa akan memperkenalkan sebuah mobil yang berada diantara dua segmennya yang kini diisi oleh ASX (Outlander Sport) dan juga Outlander. Mobil tersebut bakal memiliki bentuk seperti sebuah coupe yang saat ini sedang digandrungi beberapa negara.

Mereka juga telah mengkonfirmasi bahwa untuk saat ini hanya akan fokus di segmen SUV daripada menghidupkan kembali Lancer Evolution-nya.


Tags Terkait :
Mitsubishi
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Mitsubishi Bidik All New Pajero, Jadi Rival Setara Land Cruiser

Pajero bakal menghangatkan segmen SUV mid size premium yang selama ini dikuasai Prado.

1 hari yang lalu

Berita
Di IIMS 2026 Ford Tegaskan Fokus Ke Segmen Pikap Dan SUV

Ford IIMS 2026 fokus pikap SUV: Pertumbuhan penjualan Next-Gen Ranger 32%, Everest 4%, ekspansi 19 dealer di 17 provinsi.

1 hari yang lalu


Berita
Pajero Sport Bakal Hilang, Pajero Pun Datang

Apakah ini adalah Pajero Sport yang diPajerokan?

1 hari yang lalu


Berita
Mitsubishi Pajero Sport Jadi Salah Satu SUV Pilihan Dalam Kehandalan dan Kenyamanan.

Pajero Sport mewarisi sebagian besar teknologi dari The Real Pajero yang menjadikannya sebagai SUV yang cukup disegani

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

8 jam yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

10 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

11 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

12 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

13 jam yang lalu