Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mesin Nissan Note e-Power Ternyata Mirip Prinsip Mesin Kereta

Tak salah menyebut Nissan Note e-Power sebagai mobil hybrid terbalik.
Berita
Jumat, 1 Desember 2017 10:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Nissan Note e-Power yang mulai diperkenalkan tahun ini di Indonesia punya keunikan di sisi sumber tenaga alias mesin. Sebab, mesin yang jadi harapan Nissan di massa mendatang ini prinsip kerjanya mirip mesin kereta!

Dalam keterangan yang pernah dipaparkan PT Nissan Motor Indonesia, Note e-Power tetap menggunakan mesin konvensional berbahan bakar bensin. Namun mesin tersebut tak bertugas untuk menggerakkan roda.

Hal ini serupa dengan yang dianut oleh kereta diesel elektrik. Di mana pada lokomotifnya tetap terdapat mesin peminum solar namun tugasnya sebagai pembangkit generator agar dihasilkan energi listrik. Baru lah motor listrik yang sejatinya menggerakkan roda-roda penggerak kereta.

BACA JUGA

Yang ada pada Note e-Power sendiri adalah mesin tipe bensin dengan kubikasi 1.200 cc serupa milik March. Namun, jika seorang masinis kereta diesel elektrik masih bisa melakukan intervensi menaikan atau menurunkan putaran (Rpm) pada mesin diesel di lokomotif, tidak halnya pada hatchback ramah lingkungan ini.

Baca juga:Inilah Kendala Nissan Note E-Power Belum Bisa Mengaspal Di Indonesia

Pengemudi hanya "berinteraksi" langung dengan motor listrik melalui pedal gas sebagai perantaranya. Dan mesin 1.200 cc hanya benar-benar bertugas melayani pembangkikan daya generator dan baterai. 

Dan di sinilah keunggulan mekanisme bernama e-Power muncul. Pertama, walau tetap harus mengisi bensin dan menghasilkan polusi, namun konsumsi bahan bakar Note harusnya bisa sangat irit. Sebab, putaran mesin selalu konstan, tidak ada Rpm naik - turun layaknya mobil hybrid biasa maupun mobil bermesin konvensional.

Mesin Note e-Power

Keuntungan kedua, layaknya kereta diesel elektrik, tak ada istilah mengisi baterai. Hal ini tak seperti mobil plug-in hybrid yang memerlukan pengisian ulang baterai dari listrik rumah dan anjungan lainnya. Sebab, baterai Nissan Note e-Power akan selalu terisi dari genarator yang dibangkitkan mesin 1.200 cc.

Nissan Indonesia bahkan sempat menyebut bahwa akselarasi Note cenderung lebih responsif dibanding mobil mesin konvensional. Ini karena penggerak roda murni digerakkan motor listrik yang mampu memangkas proses mekanisme penggerak seperti yang ada di mobil biasa. Motor listrik tersebut bertenaga 109 ps dan torsi 254 Nm.

Dari penjelasan di atas maka tak salah jika Note e-Power disebut sebuah mobil hybrid, tapi ia adalah mobil hybrid yang terbalik. Sebab, jika kebanyakan mobil hybrid tetap memanfaatkan mesin konvensional sebagai penggerak roda bersamaan dengan mesin elektrik, tidak halnya dengan Note. 

Baca juga:

Menteri Perindustrian First Drive Nissan Note E-Power. Apa Katanya?


Tags Terkait :
Nissan Note
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Nissan Pakai AI Untuk Percepat Proses Membuat Mobil

Rencananya ada tujuh model baru global dalam satu tahun ke depan yang diproduksi Nissan. Oleh karena itu mereka akan kebut produksinya menggunakan AI.

1 bulan yang lalu


Berita
Demi Penghematan, Nissan Tutup Pabrik 2027

Produsen mobil ini mencatat kerugian bersih sebesar 670,90 miliar yen (4,5 miliar dolar AS) untuk tahun fiskal 2024.

1 tahun yang lalu


Berita
Ini Daftar Mobil Terlaris Di Jepang Bulan Januari 2025

Toyota Alphard posisinya menyodok

1 tahun yang lalu


Berita
Nissan X-Trail Hybrid Siap Melantai di Indonesia, Simak Bocoran Spesifikasinya

Nissan X-Trail terbaru sepertinya bakal memilih GIIAS 2023 sebagai panggung perdananya di Indonesia. Simak bocorannya

3 tahun yang lalu


Berita
Nissan March Sayonara Secara Global

City car yang ikonik dari Nissan ini harus berhenti diproduksi dan tidak dijual lagi. Ini alasannya

3 tahun yang lalu


Berita
Nissan Kicks Facelift Hadir Di Thailand

Nissan Kicks E-Power facelift telah hadir Thailand.

4 tahun yang lalu


Tips
Deretan Mobil Baru Nissan Untuk Tahun Depan, Fairlady Z Paling Ditunggu

Nissan bersiap memamerkan line up terbaru mereka di Jepang. Ada beberapa model lawas yang hadir dengan tampilan baru, seperti halnya Fairlady. Simak bocorannya

4 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Nissan Note e-Power Sabet Gelar Mobil Terbaik Jepang, Mengalahkan HR-V dan BRZ

Nissan Note e-Power berhasil mendapat penilaian tertinggi sebagai mobil terbaik di Jepang. Apa saja yang membuatnya unggul?

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

55 menit yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

2 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

3 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

5 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

6 jam yang lalu