Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Double Cabin Mercedes-Benz Tidak Akan Dijual Di Indonesia. Kenapa?

Pihak Mercedes-Benz Distribution Indonesia ungkapkan tidak akan hadirkan X-Class ke Indonesia.
Berita
Senin, 18 September 2017 06:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mercedes-Benz sudah meluncurkan double cabin pertamanya, X-Class. Model baru double cabin ini pun cukup menyita perhatian dunia. Sebab ini adalah sebuah segmen pikap mewah yang tentunya menarik untuk pasar Indonesia. 

Namun menurut yang disampaikan DetikOto, pihak Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) tidak akan menghadirkannya ke Indonesia. Hal ini disampaikan saat ditemui di ajang Frankfurt Motor Show 2017.

"Pastinya, tidak untuk dijual di Indonesia," kata Roelof Lamberts selaku President & CEO beberapa waktu lalu.

Alasan pihak MBDI tidak menghadirkan double cabin terbaru ini terkait dengan harga yang akan mahal jika hadir di Indonesia. Selain itu Mercedes-Benz mengakui belum mampunya untuk merakit di Indonesia. Harga dari pikap tersebut juga tidak akan kompetitif jika diimpor ke Indonesia.

Pihak Mercedes-Benz pusat sendiri menyebut pikap mewah pertamanya ini baru akan dipasarkan di Eropa. Menyusul kemudian di Afrika Selatan, Australia, dan Selandia Baru pada awal 2018.

Sedikit informasi soal spesifikasi mobil yang basisnya diambil dari Nissan Navara ini jmenggendong mesin diesel berkapasitas 2.300 cc empat silinder turbo yang menghasilkan tenaga 163 dk. Ada juga varian lain yaitu  X 250 yang menghasilkan daya 190 dk dari mesin yang sama namun berbeda setting.


Tags Terkait :
Mercedes-Benz X-Class
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Ini Tiga Dealer Terbaik Mercedes-Benz Untuk Segmen Bus Dan Truk

DCVI umumkan dealer terbaik Mercedes-Benz bus truk 2025: PT Star Wagen Indonesia juara umum, Citrakarya Pranata sasis bus terlaris, Mas Auto Germania Axor unggul.

3 minggu yang lalu


Berita
Imbas Sengketa Nama Denza, BYD Daftarkan Danza

Mahkamah Agung tolak kasasi BYD atas sengketa merek Denza. BYD daftarkan nama Danza imbas sengketa Denza di Indonesia sebagai langkah antisipasi.

1 bulan yang lalu


Berita
Target Naik 200%, BAIC Indonesia Siapkan Mobil Listrik Arcfox Sebagai Tulang Punggung Penjualan

BAIC target penjualan naik 200% di Indonesia 2026 melalui ekspansi dealer, peluncuran Arcfox EV premium, dan produksi lokal BJ30 HEV.

2 bulan yang lalu


Berita
Dealer Mobil Premium Di Cina Banyak Yang Tutup, Salah satunya BMW

Operasional dealer BMW di Cina kembali jadi sorotan.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
GWM Perkenalkan Tank 500 Diesel Yang Serba Hitam

GWM resmi memperkenalkan varian baru dari Tank 500 yakni Black Warrior.

3 jam yang lalu


Berita
Toyota Veloz Hybrid Dapat Respon Positif Dari Konsumen Indonesia, SPK Tembus 10.000 Unit

Sejak dirilis November 2025 lalu, Toyota Veloz Hybrid terus mendapatkan respon positif dari Masyarakat.

8 jam yang lalu


Berita
Aki Varta Perkenalkan Kemasan Baru Untuk Identifikasi Produk

Varta memperkenalkan kemasan baru aki Varta untuk identifikasi produk melalui warna berbeda dan kode otentifikasi digital di Indonesia.

18 jam yang lalu


Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi Baru

Teknologi DM BYD Dual Mode elektrifikasi diperkenalkan sebagai jembatan transisi menuju kendaraan listrik di tengah dominasi ICE di Indonesia.

18 jam yang lalu


Mobil Listrik
Porsche Pionir Teknologi Hybrid Yang Berevolusi Jadi REEV

Porsche pionir teknologi hybrid series REEV melalui Lohner-Porsche Mixte 1901, yang menjadi dasar evolusi sistem range extender modern seperti Chevrolet Volt dan Nissan e-Power.

19 jam yang lalu