Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Efisienkan Biaya Logistik, Aptrindo Minta Pemerintah Naikkan Patokan JBI Kendaraan Angkutan Barang

Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) meminta kepada Pemerintah memaksimalkan izin tonase untuk truk-truk yang melintas di jalan kelas I.
Berita
Senin, 24 Oktober 2016 07:00 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Kalangan pengusaha truk yang tergabung di Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) meminta kepada Pemerintah memaksimalkan izin tonase dalam JBI (jumlah Berat Badan yang Diizinkan) untuk truk-truk yang melintas di jalan kelas I. 

"Kita inginnya Pemerintah memberikan JBI maksimum untuk truk-truk yang harus lewat di jalan kelas I. Lalu selanjutnya Pemerintah pasang saja rambu-rambu larangan agar truk-truk tersebut tidak boleh masuk ke jalan kelas II atau di bawahnya," kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Aptrindo Gemilang Tarigan, di acara diskusi Kupas Tuntas Kebijakan Tonase dan Dimensi Kendaraan yang digelardi JIExpo, Kemayoran, Jakarta, baru-baru ini.

JBI atau Jumlah Berat yang Diizinkan adalah berat maksimum kendaraan bermotor berikut muatannya yang diizinkan berdasarkan kelas jalan yang dilalui. Jumlah berat yang dizinkan semakin besar jika jumlah sumbu kendaraan semakin banyak, dengan formulasi JBI=BK+G+L. BK adalah berat kosong kendaraan, G adalah berat orang (yang diizinkan) dan L adalah berat muatan (yang diizinkan).

Selama ini hanya Pemerintah yang berhak menetapkan JBI kendaraan dengan pertimbangan daya dukung kelas jalan terendah yang dilalui, kekuatan ban, kekuatan rancangan sumbu sebagai upaya peningkatan umur jalan dan kendaraan serta aspek keselamatan di jalan.

BACA JUGA

Gemilang Tarigan menambahkan, kebijakan pembatasan tonasi melalui JBI membuat pengusaha angkutan sulit bersaing. JBI yang kecil membuat proses pengangkutan barang membutuhkan armada lebih banyak. Biaya transportasi dan logistik juga ikut meningkat. Hal ini membuat harga jual barang atau produk dari industri penghasil yang dijual ke konsumen menjadi lebih mahal.

Itu sebabnya, pihaknya mengusulkan agar JBI kendaraan angkutan barang ditingkatkan. Penentuan JBI selama ini mengacu pada Muatan Sumbu Terberat (MST) kendaraan.

Ir Carlo  Manik MSc, Direktur Saran Kementerian Perhubungan RI menyatakan, berdasar temuan di lapangan, selama ini pihaknya banyak menemukan truk-truk dengan muatan melebihi tonase. Itu sebabnya, JBI diberlakukan secara ketat. "Karena itu, Anda rugi kalau beli truk daya muatnya banyak tapi muatan yang dibawa kecil," kata Carlo Manik.

Dia mencontohkan, kendaraan yang boleh lewat di jalan jelas I (jalan arteri dan jalan kolektor) untuk kendaraan dengan dimensi panjang 18 meter, dan lebar 2,5 meter MST tertingginya dibatasi maksimal 10 ton. "Angkutan kontainer kita batasi hanya boleh lewat jalan kelas I," tegas Carlo Manik.


Tags Terkait :
Aptrindo Tonase Maksimum Truk
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pembatasan Muatan Truk Tetap Mengacu Pada Power to Weight Ratio Kendaraan

Kemenhub membatasi muatan 5,5 kW per ton sebagai muatan maksimal. Sementara pengusahan meminta kelonggaran, karena truk sudah berdaya lebih besar dan muat lebih banyak.

9 tahun yang lalu


Berita
Efisienkan Biaya Logistik, Aptrindo Minta Pemerintah Naikkan Patokan JBI Kendaraan Angkutan Barang

Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) meminta kepada Pemerintah memaksimalkan izin tonase untuk truk-truk yang melintas di jalan kelas I.

9 tahun yang lalu


Truk
GIICOMVEC 2026 Mengalami Kenaikan Jumlah Pengunjung

Segmen kendaraan komersial jadi indikator kondisi industri otomotif nasional.

1 minggu yang lalu


Truk
GIICOMVEC 2026 Kini Hadir Di JIEXpo Kemayoran

GIICOMVEC 2026 hadir di JIExpo Kemayoran, 8-11 April. Pameran B2B kendaraan komersial libatkan Daihatsu, Hino, Isuzu, dan karoseri nasional.

2 bulan yang lalu


Truk
Pengusaha Truk Mau Mogok Nasional Di Tanggal 20 Maret Imbas Tidak Boleh Lewat Tol

Buntut dari larangan truk melintas jalan bebas hambatan saat musim mudik.

1 tahun yang lalu


Truk
Tahun 2024 Ribuan Kecelakaan Di Jawa Tengah Libatkan Truk

Perlu perhatian dari semua pihak, terutama pengusaha angkutan truk

1 tahun yang lalu


Berita
Pemerintah Canangkan Zero ODOL Di Tahun Depan, Supir Tuntut Keadilan Penindakan

Beredar ajakan untuk melakukan demonstrasi oleh para supir yang menuntut keadilan dalam penindakan ODOL.

4 tahun yang lalu

Berita
Salah Kaprah! Penggunaan Truk Tronton Angkut Kontainer

Sejatinya, kontainer harus diangkut dengan trailer dan ditarik menggunakan truk tractor head.

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Focal Premiere Store, Rujukan Car Audio Bagi Pemilik EV

Tersedia paket untuk pemula hingga kelas profesional.

3 jam yang lalu


Berita
iCar V27 REEV Setir Kanan Resmi Ditampilkan, Segera Menyapa Indonesia

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

7 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu