Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Dua Fly Over Baru di Jakarta Sudah Bisa Dilintasi Untuk Urai Kemacetan

Fly over Kuningan dan Permata Hijau rampung pengerjaannya dan sudah bisa dilalui. Ini menjadi harapan bagi pengguna jalan di Ibu kota untuk mendapatkan kondisi lalu lintas yang lebih baik.
Berita
Rabu, 6 Januari 2016 16:15 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Jalan layang non-tol di Jakarta bertambah lagi jumlahnya. Setelah Fly over Kuningan dan Fly over Permata Hijau rampung pengerjaannya dan sudah bisa dilalui maka jadi harapan bagi pengguna jalan di Ibu kota untuk mendapatkan kondisi lalulintas yang lebih baik.

Yang pertama adalah fly over Kuningan di daerah Jakarta Selatan. Sudah resmi dibuka oleh Kepala Dinas Bina Marga DKI Yusmada Faizal dan Kasubdit Keamanan dan Keselamatan Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Miyanto pada Rabu 30 Desember 2015 kemarin. Hampir seminggu usianya, jembatan layang yang menghubungkan kendaraan dari arah Cawang menuju Semanggi sudah mulai mampu mengurai kemacetan. Sayangnya pada jam-jam sibuk di bawah fly over masih terjadi kemacetan.

Fly over Permata Hijau di Jakarta Barat menjadi jembatan layang terbaru kedua yang sudah bisa dilintasi. Walau belum diresmikan, namun pada Selasa (5/1) jembatan yang di bawahnya terdapat perlintasan kereta api itu mulai dilakukan uji coba. Sepeda motor dan mobil pun diperbolehkan melintasinya saat siang sampai sore.

Dengan adanya dua jembatan layang baru ini tentu bisa menjadi harapan baru pengendara Ibu Kota. Kemacetan yang sebelumnya terjadi di titik-titik pembangunan fly over tersebut semoga saja bisa terurai. 

BACA JUGA
Fly Over Permata Hijau

Tags Terkait :
Lalu Lintas Jembatan Layang Jakarta
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

18 jam yang lalu


Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

1 hari yang lalu


Berita
GRMN Corolla Hanya Bisa Dibeli Lewat Aplikasi Khusus

GRMN Corolla beli lewat aplikasi GR untuk edisi terbatas hasil pengujian di Nurburgring. Pemesanan hanya via aplikasi khusus dengan pengiriman pada 2027.

1 hari yang lalu


Bus
Damri Memperbarui Armada Lintas Negara Dengan Bus Hino

Representasi produk dengan TKDN tinggi untuk rute internasional.

2 hari yang lalu


Terkini

Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

4 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

4 jam yang lalu


Berita
Pertamax 92 Dan Pertamax Green 95 Alami Kenaikan Harga

Harga Bahan Bakar Minyak alias BBM non solar mengalami penyesuaian.

7 jam yang lalu


Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

18 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

18 jam yang lalu