Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Turbo? No Way, Kata Lamborghini

Sementara produsen supercar lain telah memakai turbo, Lamborghini menyatakan bakal setia ke konsep normally aspirated alias N/A. Mereka rela mengorbankan efisiensi demi menjaga eksotisme.
Berita
Jumat, 10 Juli 2015 19:30 WIB
Penulis : Ricky Rahmadi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Produsen mobil kini gencar memakai mesin dengan embel-embel 'eco'. Memasang mesin berkapasitas lebih kecil dengan turbo agar lebih ramah lingkungan. Virus ini juga merambah supercar. Ambil contoh McLaren, Ferrari atau Porsche yang telah memakai turbo untuk semua produk barunya. Demi mengikuti regulasi emisi rendah belakangan ini, mereka rela mengorbankan mesin besar V12 dan digantikan dengan V8 turbo. Harga pun bisa terbebas dari pajak mencekik.

Tapi tidak demikian untuk Lamborghini. Banteng satu ini, tetap berniat mengandalkan ciri khasnya yakni bermesin besar tanpa turbo dengan suara menggelegar. Menurut CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann, mesin naturally aspirated  (non turbo) milik Lamborghini tetap lebih baik. "Mesin N/A tetap menjadi mesin terbaik untuk supercar, baik dalam hal akselerasi, karakter dan keluaran suara. Kami akan tetap menggunakannya," ujar Stephan.

Ia tidak menyangkal bahwa mungkin pada saatnya nanti akan ada Lamborghini berturbo, tapi tidak untuk sekarang. Tidak untuk model Huracan dan Aventador. "Akan ada saatnya kami nanti berpikir turbo akan lebih baik daripada N/A. Barulah saat itu kami akan melangkah ke mesin turbo," tambah Stephan. Tak pelak, dibandingkan supercar lain, suara yang dimiliki Lamborghini hingga sekarang memang masih lebih memekakkan kuping. Dan itulah memang yang dicari penggemarnya.

Untuk sekarang, Huracan menggunakan mesin V10 berkapasitas 5.200 cc non-turbo yang dapat mengeluarkan tenaga 610 dk dan torsi sebesar 610 Nm, begitu pun Aventador yang memakai mesin N/A namun dengan konfigurasi V12 6.500 cc yang lebih bertenaga, setidaknya terdapat 700 tenaga kuda serta torsi 690 Nm, dan untuk varian Superveloce, mesin V12 ini mendapat 50 tenaga ekstra. SUV Italia lansiran Lamborghini, Urus mungkin akan mendapat mesin yang berbeda dari saudaranya yang berpintu dua itu. Ada spekulasi bahwa Lamborghini akan menanam mesin V8 turbo ganda milik Bentley Continental GT yang memiliki 4.000 cc untuk SUV mereka itu.

BACA JUGA

Seperti diketahui, turbo membuat pabrikan mobil bisa mengecilkan kapasitas mesin dengan tenaga sama. Konsumsi BBM lebih hemat membuat pajak yang ditetapkan pun jadi lebih murah. Namun Lamborghini memang melihat ini justru jadi celah bisnis baru. Idealisme mereka ke mesin N/A pasti akan membuat senang penggemar fanatiknya yang memang tak peduli efisiensi. Bagi mereka, eksklusivitas lebih penting.


Tags Terkait :
Lamborghini V10 V12 Engine Naturally Aspirated Aventador Huracan Urus
R

Ricky Rahmadi

Reporter

blm ada

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Produk Car Audio Artisan Jadi Simbol Status Baru

Satu paket produk bisa seharga mobil baru.

2 bulan yang lalu


Berita
IMX Hub Bandung Resmi Dibuka, NMAA Siap Tembus Osaka Auto Messe 2026

IMX Hub Bandung, National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) resmi dibuka.

5 bulan yang lalu


Berita
Lamborghini Aventador Raffi Ahmad Pakai Cat Karya Anak Bangsa

Dalam gelaran IMX 2025, ada Lamborghini Aventador Raffi Ahmad yang dimodifikasi dan menggunakan cat spider yang membuatnya tampil memukau.

9 bulan yang lalu


Berita
Sistem 4 Wheel, Teknologi Canggih Yang Sudah Berusia Ratusan Tahun

Sebenarnya konsep konsep 4 wheel steering (4WS) ini tergolong sudah tua. Pertama kali, dipatenkan pada akhir abad 19 tepatnya pada 1893 oleh insinyur Inggris, Bramah Joseph Diplock.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi XForce Dapatkan Upgrade Suspensi, Ini Hasilnya

Mitsubishi melakukan revisi pada suspensi XForce, sehingga kini jadi lebih nyaman dan empuk.

9 jam yang lalu


Berita
Changan Siapkan 15 Model Baru Untuk Pasar Indonesia

Changan rencana 15 model elektrifikasi baru Indonesia. Perusahaan akan memperluas lini BEV, HEV, PHEV, dan REEV secara bertahap di pasar lokal.

11 jam yang lalu


Berita
Perbandingan Dimensi dan Performa BAIC T1 vs BYD Atto 3, Mana Yang Lebih Baik?

Kabarnya dalam GIIAS 2026 nanti, harga BAIC T1 bakal dirilis dan diperkirakan Rp 300 jutaan. Dengan harga yang bersaing dengan BYD Atto 3, berikut perbandingan keduanya.

11 jam yang lalu


Berita
Di GIIAS 2026 Astra Finance Layani Pembelian Semua Merek Mobil

Targetkan 4.500 SPK dengan berbagai penawaran paling komperhensif dan terlengkap.

15 jam yang lalu


Berita
Komparasi Penggerak dan Baterai Mitsubishi XForce HEV vs Toyota Yaris Cross HEV vs Honda HR-V e:HEV

Segmen Compact SUV hybrid di Indonesia kini semakin ramai. Simak perbandingan dari pemain terkuat di kelasnya.

16 jam yang lalu