Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Nav1 Akan Berhenti Diproduksi?

Gagal terjual baik di pasar, dikabarkan Nav1 akan dihentikan produksinya oleh Toyota di 2016. Juga gara-gara terancam oleh Kijang Innova?
Berita
Selasa, 8 Desember 2015 10:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Saat ini, Toyota Nav1 terlihat sangat lesu penjualannya. Seingat kami dahulu, PT. Toyota Astra Motor (TAM) menargetkan penjualannya 500 unit per bulan saat peluncurannya di akhir 2012 lalu. Tapi kenyataannya, menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Nav1 hanya mampu mencatat 493 unit kendaraan sepanjang 2015 ini hingga Agustus. Bila dirata-rata artinya cuma 60-an unit per bulan.

Saat undangan Toyota di Bali 3-5 Desember 2015 kemarin, sempat terdengar dari salah satu sumber terpercaya bahwa kemungkinan besar Nav1 tidak akan lagi diproduksi. "Produksi dihentikan paling cepat tahun depan" ungkap salah satu sumber TAM yang tidak ingin disebutkan namanya ini.

PT. TAM saat meluncurkannya dahulu menjual dua varian yaitu tipe V Limited A/T seharga Rp 415,7 juta dan tipe G A/T harga Rp 396,3 juta. Tapi kali ini mereka tidak lagi menjual tipe G dengan alasan dengan alasan penjualannya yang tidak lagi baik sejak Oktober kemarin. Prestasi yang kurang baik ini juga sekaligus penjualan terkecil dibanding MPV Toyota lainnya seperti Avanza, Innova dan Alphard sekalipun.

Padahal Nav1 diproduksi di Indonesia, yang artinya Toyota pada awalnya sangat optimis dengan mobil ini. Karena untuk dapat melakukan rakitan dalam negeri yang akan mempermurah harga jual, dibutuhkan penjualan cukup banyak agar memenuhi skala ekonomi. "Kalau melihat fakta (penjualan) tersebut, sulit untuk meneruskan produksi Nav1," ujar sumber ini saat ditemui di salah satu bagian acara di Bali ini. 

BACA JUGA

TAM sempat melakukan satu kali facelift dengan maksud ada penyegaran dalam penjualan Nav1 2014 lalu, tapi tetap saja tidak memberikan harapan yang lebih baik untuk membantu penjualannya.

Saat dikonfirmasi tentang hal pemberhentian produksinya, "Enggak benar, penjualannya (Nav1) masih bagus sekitar 200 unitan per bulan," bantah Widyawati Soedigdo selaku General Manager Marketing PT. TAM.

Banyak isu menyampaikan bahwa tenggelamnya Nav1 ini diperkuat oleh meluncurnya All New Kijang Innova yang lebih banyak ditunggu oleh para konsumennya. Tapi menurut Widyawati lagi, hal itu tidak benar karena penjualan All New Kijang Innova tidak mengganggu penjualan Nav1 yang berbeda pasarnya.


Tags Terkait :
Toyota Nav1
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Ada Paket Spontan Di Auto2000, Khusus Servis Mobil Yang Habis Masa Garansi

Bagi mobil yang odometernya di atas 50 ribu kilometer

1 tahun yang lalu


Tips
Males Ke Bengkel? Ada Servis Cepat Via Online Dari Toyota

Hanya bisa dipesan lewat daring dan satu hari sebelum masuk bengkel.

1 tahun yang lalu


Used Car
Jajaran Mobil Bekas nan Mulus di Astra Auto Fest 2019

Semua mobil seken yang dijajakan memiliki riwayat service yang baik.

6 tahun yang lalu


Berita
Toyota Indonesia Pastikan Penggantian Airbag Tidak Lebih Dari 4 Jam

Toyota ingin para konsumen yang menggunakan Alphard, Corolla, Camry, NAV1, Vios, dan Yaris untuk mengganti airbag yang bermasalah.

8 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Hyundai Buka Bengkel Bodi di Wilayah Solo Raya

Sebagai upaya memperkuat layanan purna jual di Jawa Tengah.

4 jam yang lalu


Berita
Mengenal Teknologi Ling Power Yang Bikin Wuling Eksion Bisa Tempuh 1.000 Km Tanpa Isi Bensin

Melalui media drive 600 km, teknologi Ling Power Wuling Eksion menunjukkan kemampuan tempuh lebih dari 1000 km dengan PHEV.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

7 jam yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

13 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

13 jam yang lalu