Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Hot Gossip : Ford Everest Terbaru Bakal Dijual Mulai Rp 620 Juta.

Inden dibuka dengan booking fee Rp 10 Juta, estimasi pengiriman Oktober. Tapi kenapa ia jadi sangat mahal?
Berita
Jumat, 3 Juli 2015 01:00 WIB
Penulis : Handi Cahyono


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Setelah acara launching di Thailand Maret Lalu, Ford Everest akan segera dipasarkan di Indonesia. Di Indonesia sendiri belum terdengar rilis resmi kapan Ford akan mengadakan acara launching resmi. Kemnungkinan besar kami prediksi di GIIAS 2015. Tapi penggemar Everest sebelumnya harus siap kecewa, karena menurut sumber terpercaya, mobil ini akan dijual mahal. Sangat mahal.

Lebih lanjut sumber kami di sebuah dealer Ford mengatakan Everest terbaru ini sudah bisa mulai diinden. Estimasi delivery bulan Oktober-November bila melakukan pemesanan sekarang. Apabila anda memang berminat, rupanya harus segera meminang kendaraan baru tersebut, pasalnya untuk pengapalan pertama hanya disediakan 50 unit saja.

Karena belum diadakan launching di Indonesia, informasi ini masih disimpan dan yang bersangkutan keberatan namanya ditulis.

Dengan menggunakan mesin diesel 2.200 cc bertenaga 160 dk, Ford Everest dijual dengan harga mulai Rp.620 - 640 juta tentu bukan harga yang kompetitif dibandingkan rival-rivalnya seperti Fortuner dan Pajero Sport 4x4 keluaran terakhir. Tapi sepertinya harga tersebut memang pantas mengingat banyak fitur-fitur baru sekelas mobil mewah.

BACA JUGA

Sebut saja 7-airbags, Active Parking Assist,  Electronic Stability Control, Blind Spot Alert, Lane Keeping System, Collision Warning Cruise Control, Hill Descent Control, dan yang istimewa tentunya adalah big load capacity-nya. All-New Everest juga mempunyai ruang esktra dengan daya angkut hingga 750kg serta tambahan 100kg di atap mobil. Boat atau jetski seberat 3000kg? Bisa!

Masih menurut sumber kami, Everest terbaru ini memang sengaja dibuat mewah dan komplet supaya masuk kelas premium. Apalagi basis mobil ini adalah Ranger terbaru yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Sebaik apa mobil ini akan segera diketahui. Karena OtoDriver diundang untuk menjajalnya langsung di Thailand akhir bulan ini.


Tags Terkait :
Ford Everest
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Di IIMS 2026 Ford Tegaskan Fokus Ke Segmen Pikap Dan SUV

Ford IIMS 2026 fokus pikap SUV: Pertumbuhan penjualan Next-Gen Ranger 32%, Everest 4%, ekspansi 19 dealer di 17 provinsi.

1 hari yang lalu

Berita
Ford Perluas Jaringan Dealer, Kini Buka Di Kawasan PIK 2

Ford melalui secara resmi membuka Dealer Ford PIK 2.

1 hari yang lalu


Berita
Ford Caplok Pabrik Suzuki Di Thailand

Pabrik eks Suzuk ini akan menjadi fasilitas manufakturing ke tiga Blue Oval di Thailand.

1 hari yang lalu

Berita
Wuling Eksion Pengganti Almaz Segera Meluncur Di Indonesia, Intip Spesifikasinya

Akan masuk ke segmen yang punya karakter loyal terhadap produk tertentu.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

15 jam yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

17 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

18 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

19 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

20 jam yang lalu