Mazda menjadi salah satu produsen asal Jepang yang sudah eksis sejak lama di pasar roda empat Indonesia. Namun hingga saat ini Mazda belum punya fasilitas perakitan.
6 tahun yang lalu
Setelah Kia Seltos, Indonesia kembali kedatangan pemain baru di kelas compact SUV yakni Mazda CX-30.
Era mobil listrik sudah menyebar ke seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Para produsen mulai menghadirkan mobil listriknya di tanah air. Lantas bagaimana dengan Mazda?
Dari beberapa merek mobil Jepang di Indonesia, ada beberapa yang menganggap Mazda punya biaya servis lebih mahal.
Tak hanya muatan yang lebih besar, namun banyak hal lain yang membuat COE lebih populer di beberapa wilayah termasuk Indonesia
Kemenhub akan memesan 100 unit mobil listrik untuk nantinya jadi kendaraan dinas bagi para pejabat eselon I dan eselon II.
Mazda resmi melansir CX-30 yang bermain di segmen compact SUV. Mengandalkan mesin 2.000 cc Skyactive-G, bagaimana perbandingan performanya dengan HR-V varian tertinggi?
Disebut-sebut lebih mewah dari CX-3, apa yang jadi istimewanya CX-30?
Hal itu bertujuan untuk mempermudah dalam membedakan perlakuan antara kendaraan konvensional dengan kendaraan listrik.
"Bedanya dengan CX-3 tentu dari dimensi," kata pihak Mazda Indonesia.
Simak detail penampakan Mazda CX-30 yang kini resmi meluncur di Indonesia.
Mazda CX-30 kini resmi meluncur di Indonesia. Produsen asal Korea Selatan membanderol compact SUV itu dengan harga termurah mulai Rp 478,8 juta.
Tidak sedikit pemilik mobil yang mengganti pelek mobilnya hanya untuk terlihat lebih keren, meski pelek yang digunakan tidak sesuai ukuran atau mobilnya. Hal tersebut bisa berakibat fatal.
Ini adalah sebuah compact SUV baru yang levelnya disebut-sebut di atas CX-3.
Layanan ini akan lebih mahal sekitar 10-15 persen.