Penjualan mobil pada bulan Februari mengalami penurunan.
5 tahun yang lalu
Honda akan tambah model-model baru yang akan dikembangkan di Indonesia
Saat ini nama Staria 50-50 untuk LMPV atau Minibus pengganti H1
Masing-masing punya keunggulan
Salah satu faktor penentu cepat tidaknya ada pada jumlah permintaan konsumen mobil di tanah air. Serta ekspor kendaraan produksi Indonesia ke pasar global.
Toyota turut menghadirkan banyak pilihan kendaraan ramah lingkungan yang didukung sistem elektrifikasi. Diantaranya hybrid, plug in hybrid, battery electric vehicle (mobil listrik) serta fuel cell.
Dengan persyaratan yang diberikan tidak semua pabrikan mobil dapat menikmati fasilitas tersebut. Salah satunya Mazda.
Mengenai efektivitas penurunan konsumsi BBM yang dihasilkan dari teknologi ini, pihak Mazda menyatakan jika hasil tes dari prinsipal efisiensinya mencapai 5-15 persen saat aktif.
Dari luar, ada penyegaran tampang lewat grille yang lebih besar, serta pelek 20 inci alloy lebih premium. Di belakang, dilengkapi desain tailpipe lebih besar.
Untuk segmen mobil Battery Electric Vehicle (BEV) atau fully electric, pihak Toyota punya skema lain. Skema tersebut adalah sewa mobil listrik.
Lewat rangsangan insentif, diharap produksi otomotif yang besar di Indonesia juga diharapkan mampu masuk ke pasar ekspor. Kali ini yang diincar adalah pasar mobil di Australia.
Boleh dibilang, pengguna Panther adalah konsumen yang mencari 'kenikmatan dalam kesederhanaan'. Jangan harap ada lampu LED, untuk headunit saja masih model single DIN.
Peta persaingan LMPV 2022 bakalan lebih seru
Toyota mengaku siap bersaing di segmen mobil ramah lingkungan. Seperti apa strateginya
Deretan mobil-mobil bebas emisi mulai ditawarkan berbagai pabrikan. Meski demikian, kendaraan jenis hybrid ke depannya justru jadi pilihan. Kenapa?