Chery merilis mobil listrik murah yang setipe dengan Wuling Hongguang Mini EV.
4 tahun yang lalu
Seperti Amerika Serikat, Australia merupakan pasar double cabin besar di dunia. Uniknya, pabrikan asal Tiongkok ini, mampu merebut hati masyarakat Tanah Down Under Itu.
Chery merupakan brand otomotif asal Tiongkok yang sudah ada di Indonesia sejak 2006 lalu. Setelah lama menghilang, kini mereka kembali dengan senjata baru yang lebih ampuh.
Program satu warna ini, berdasarkan banyaknya permintaan. Selain itu akan diberikan alat keamanan yang membantu memudahkan pencarian, saat kendaraan dicuri.
Mobil listrik mungil Wuling yang bernama Hongguang Mini EV super laris.
Harga murah jadi resep baru dalam persaingan EV
Truk ringan ini pertama kali mencapai pantai Australia pada tahun 1971. Pada saat peluncuran, Canter diposisikan sebagai truk yang ekonomis namun tangguh untuk melayani berbagai kebutuhan pelanggan.
Chery punya beban stigma buruk mengenai kualitas produk di masa lalu
5 tahun yang lalu
Merek mobil asal Tiongkok Chery disinyalkan bakal hadir kembali di Indonesia.
Fenomena harga bekas Suzuki Jimny yang dijual lebih mahal dari barunya bukan hanya terjadi di Indonesia. Di Australia pun kondisinya sama.
Meski demikian, ada tantangan yang dialami mobil produksi Indonesia untuk menembus pasar Australia. Diantaranya faktor emisi.
Lewat rangsangan insentif, diharap produksi otomotif yang besar di Indonesia juga diharapkan mampu masuk ke pasar ekspor. Kali ini yang diincar adalah pasar mobil di Australia.
Pasar otomotif Australian kini sepenuhnya andalkan produk import
Walau hanya melibatkan 15 unit Hilux, namun tetap dilakukan sesuai prosedur
Biasanya jika ingin membeli mobil kita harus ke dealer, atau bisa memesan lewat daring. Namun hal terbeda dilakukan Honda Australia bagi yang tertarik dengan Type R edisi terbatas ini.