Tak terlihat adanya aktivitas pengecekan surat tes corona. Baik pada penumpang turun atau naik bus antarkota.
5 tahun yang lalu
Tes Genose khususnya bagi penumpang bus sudah tidak ada. Seperti yang kami temui di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur pada Rabu (3/3).
Seperti bisa dilihat, truk ini menampilkan grafis warna merah-biru dengan dominasi putih.
Menariknya masih ada juga karoseri yang membangun bodi dengan versi single glass. Salah satunya adalah Catur Karoseri asal Bogor, Jawa Barat.
Karoseri asal Malang tersebut bersiap menghadirkan unit di segmen BRT tersebut dengan basis bodi Jetbus 3+ yang kerap dipakai armada antarkota.
Ironisnya tak sedikit juga kecelakaan beruntun yang dialami kendaraan niaga berukuran besar seperti bus atau truk.
Oleh Primajasa, bagian depan truk towing itu digarap dengan tampilan ala bodi bus Avante versi lama dari karoseri Tentrem.
Bus ini adalah Hino RK Turbo milik PO Primajasa yang masih bagian dari keluarga Mayasari Bakti Group.
Seperti dilansir dari Sustainable-Bus, kedua perusahaan Prancis itu bekerja sama melalui kemitraan teknis untuk merancang dan mengembangkan kendaraan tanpa pengemudi.
Konfigurasi seat social distancing, atau 1-1-1 mulai hadir di Indonesia tahun lalu. Perbedaan paling dasar dari bus kelas super executive pada umumnya ada di jumlah lorongnya.
Dari foto-foto yang beredar, sleeper bus dari Tentrem akan berjuluk Avante H9 Priority dan ultra high deck berjuluk Avante D1.
Basis bodinya Legacy SR2 Double Decker yang juga dipasarkan di Indonesia. Namun ada sederet perbedaan untuk menyesuaikan kebutuhan di sana.
Selain front fascia yang dicontek, bagian samping hingga panel kaca sampingnya juga mirip.
Makin tegasnya penertiban, mendapat respons dari Isuzu yang menyatakan jika pihaknya taat aturan dan mengikuti segala regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Bus ini dikembangkan Sumber Alam yang bekerja sama dengan Karoseri Laksana dan dibantu oleh Universitas Diponegoro (UNDIP). Serta dipandu oleh Komite Nasional Keselematan Transportasi (KNKT).