Altaf Ridwan Buktikan Talenta Indonesia di FIA Karting Academy Trophy Belgia 2026

Altaf Ridwan sukses menembus Final FIA Karting Academy Trophy Round 1 2026 di Belgia. Pembalap muda Indonesia tampil impresif meski menghadapi insiden di babak final.
Kamis, 28 Mei 2026 16:00 WIB
Berita - Altaf Ridwan Buktikan Talenta Indonesia di FIA Karting Academy Trophy Belgia 2026

Altaf Ridwan sukses menembus Final FIA Karting Academy Trophy Round 1 (Foto :FIA Karting Academy)

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Talenta muda Indonesia kembali menunjukkan kapasitasnya di panggung motorsport internasional. 

Pembalap karting muda Indonesia, Altaf Ridwan pembalap berusia 16 tahun ini sukses menembus babak Final FIA Karting Academy Trophy Round 1 yang berlangsung di Sirkuit Genk, Belgia, pada 21–24 Mei 2026.

Altaf menjadi satu-satunya wakil Indonesia di kelas Academy Junior yang diikuti 54 pembalap dari berbagai negara. Meski menghadapi tantangan sejak awal kompetisi, pembalap muda ini mampu memperlihatkan performa impresif hingga mengamankan tiket menuju babak final.

Kendala Sasis Bengkok di Sesi Kualifikasi

Perjalanan Altaf di Belgia tidak dimulai dengan mudah. Dalam sesi Qualifying Time Trial (QTT), dirinya harus puas berada di posisi ke-46 setelah menggunakan sasis yang mengalami bengkok akibat insiden tabrakan sebelumnya.

Kondisi tersebut membuat peluang Altaf tampak berat. Namun, situasi sulit justru menjadi titik balik untuk memperlihatkan kemampuan balap dan mental bertanding yang kuat.

Foto - Altaf Ridwan Buktikan Talenta Indonesia di FIA Karting Academy Trophy Belgia 2026
Altaf Ridwan sukses menembus Final FIA Karting Academy Trophy Round 1 (Foto : FIA Karting Academy)

Tampil Agresif dan Raih Most Movers

Memulai balapan dari posisi belakang tak menghalangi Altaf untuk tampil kompetitif sepanjang sesi qualifying heat. Konsistensi serta kemampuan overtake menjadi kekuatan utama pembalap Indonesia ini.

Pada Heat 1 Grup B-C, Altaf start dari posisi ke-23 dan berhasil melampaui 11 pembalap untuk finis di posisi ke-12. Catatan waktu terbaik 54,6 detik sekaligus mengantarkannya meraih penghargaan Most Movers berkat peningkatan posisi terbanyak.

Performa agresif kembali ditunjukkan pada Heat 2 Grup A-B. Memulai dari grid ke-24, Altaf berhasil melewati 10 pembalap dan finis di urutan ke-13 dengan catatan waktu terbaik 56,2 detik.

Konsistensi tersebut berlanjut di Heat 3 Grup B-D. Altaf kembali start dari posisi ke-23 dan mampu naik sembilan posisi untuk menyentuh garis finis di urutan ke-14 dengan waktu terbaik 55,07 detik.

Akumulasi hasil dari tiga heat tersebut menempatkan Altaf di posisi ke-26 overall. Hasil itu cukup untuk mengamankan satu tempat di babak Final bersama 36 pembalap terbaik dari total 54 peserta.

Insiden di Final Hentikan Perjuangan Altaf

Di babak final, Altaf kembali menunjukkan semangat juang tinggi. Ia sempat menembus posisi ke-19 dan terus berusaha menjaga momentum untuk meraih hasil lebih baik.

Namun, perjuangannya harus terhenti akibat insiden di lintasan. Mobil kart Altaf ditabrak pembalap asal Kenya, Bwana Gessese, sehingga dirinya terpaksa keluar dari balapan saat masih tersisa 17 lap.

Race Direction kemudian menjatuhkan sanksi diskualifikasi (DSQ) kepada pembalap yang memicu insiden tersebut.

Meski gagal menyelesaikan balapan final, Altaf tetap menunjukkan mentalitas positif dan sikap dewasa dalam menyikapi hasil yang diterimanya.

“Saya senang berada di posisi belakang karena di setiap heat bisa overtake. Ini pengalaman menyenangkan dan saya selalu positif melihat segala kejadian dan masalah,” ujar Altaf Ridwan.

Foto - Altaf Ridwan Buktikan Talenta Indonesia di FIA Karting Academy Trophy Belgia 2026
Altaf Ridwan sukses menembus Final FIA Karting Academy Trophy Round 1 (Foto : FIA Karting Academy)

Bukti Potensi Pembalap Muda Indonesia

Kemampuan Altaf melampaui puluhan pembalap sepanjang rangkaian heat menjadi bukti nyata bahwa Indonesia memiliki talenta muda yang mampu bersaing di level internasional.

Aksi overtaking yang agresif namun tetap terkontrol, konsistensi performa, serta mental bertanding yang kuat menjadi modal penting bagi masa depan motorsport Indonesia.

Mengenal FIA Karting Academy Trophy

FIA Karting Academy Trophy merupakan ajang karting bergengsi yang diselenggarakan oleh FIA (Federation Internationale de l’Automobile) sejak 2010.

Kompetisi ini dirancang sebagai sarana pembinaan pembalap muda dari berbagai negara dengan sistem yang menjunjung kesetaraan. Seluruh peserta menggunakan sasis dan mesin yang disediakan penyelenggara, sehingga faktor kemampuan pembalap menjadi penentu utama.

Academy Trophy tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga platform pendidikan motorsport yang bertujuan menyaring dan membina talenta muda tanpa memandang latar belakang finansial.

Keikutsertaan Altaf Ridwan di ajang ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan pembalap muda Indonesia memiliki potensi untuk terus berkembang dan bersaing di level dunia. (GIN)

#gokart #karting #sport #altaf-ridwan

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.