OTODRIVER - Toyota Corolla Concept yang pertama kali diperkenalkan pada Japan Mobility Show tahun lalu menjadi salah satu daya tarik utama di booth Toyota pada Kuala Lumpur International Mobility Show (KLIMS) 2026.
Seperti dilansir dari paultan.org (12/6), kehadirannya mampu mencuri perhatian berkat desain sedan yang futuristis dan jauh dari citra Corolla yang selama ini dikenal.
Selama puluhan tahun, nama Toyota Corolla identik dengan sedan praktis, konservatif, aman, dan tanpa banyak sensasi. Namun melalui konsep ini, Toyota tampaknya ingin mengubah persepsi tersebut dengan menghadirkan desain yang benar-benar berbeda dan penuh kejutan.

Tampilan eksteriornya dibagi secara jelas antara bagian atas dan bawah bodi. Atapnya didominasi panel kaca berukuran besar, termasuk kaca depan yang memanjang jauh hingga ke belakang. Area jendela samping juga dibuat sangat rendah hingga melewati garis spion luar, menciptakan visibilitas yang luas dan suasana kabin yang terasa layaknya pesawat luar angkasa.
Salah satu elemen paling mencolok adalah garis vertikal yang terintegrasi dengan pencahayaan, mengingatkan pada FT-3e Concept yang diperkenalkan pada Japan Mobility Show 2023 dan sempat tampil di Malaysia saat KLIMS 2024. Secara keseluruhan, Corolla Concept ini bisa dianggap sebagai versi sedan dengan bodi lebih rendah dari SUV FT-3e.
Bagian depan mengadopsi bahasa desain "hammerhead" khas Toyota yang pertama kali muncul pada Prius generasi kelima pada 2022. Lampu utama dihubungkan oleh bilah LED tipis yang membentang di seluruh bagian depan.
Tidak terlihat adanya grille konvensional, sementara di fender depan terdapat penutup port pengisian daya. Hal tersebut memunculkan dugaan bahwa mobil ini merupakan kendaraan listrik, meski Toyota belum memberikan konfirmasi terkait sistem penggeraknya.
Di bagian belakang, area kaca dibuat menyempit di tengah dan dipertegas oleh spoiler yang membentang horizontal. Bahu bodi yang lebar memberikan kesan kokoh, sementara lampu LED memanjang mengelilingi bagian belakang dan berada tepat di atas tulisan "Corolla". Desain buritan juga tampil bersih dengan minim detail tambahan.
Masuk ke dalam kabin, nuansa minimalis langsung terasa. Menariknya, tidak terdapat layar infotainment tengah seperti yang lazim ditemukan pada mobil modern saat ini. Pengemudi hanya mendapatkan layar instrumen digital, sedangkan penumpang depan memperoleh layar tersendiri. Keduanya dipisahkan oleh konsol tengah yang tampil menyerupai furnitur premium. Kaca depan yang sangat luas juga terlihat jelas dari posisi spion tengah yang seolah melayang dan ditempatkan cukup jauh ke belakang. (AW)












