OTODRIVER - Dalam hitungan hari, tanggal 2 September 2026 akan jadi hari rilis perdana secara global atas Mitsubishi Pajero model terbaru.
Beberapa waktu sebelumnya lewat sejumlah unggahan teaser, pihak Mitsubishi telah memberi petunjuk bahwa SUV barunya ini bakal kembali menggunakan sasis tangga.
Hal itu bisa jadi tanda awal bakal adanya perubahan radikal dari generasi sebelumnya, karena Pajero pada generasi III dan IV dibangun dengan struktur dasar kerangka monokok.
Boleh jadi hal itu alasan mengapa kerap disebut bahwa Pajero terbaru nantinya akan menghadapi rival seperti Toyta Prado dan Ford Everest yang juga menggunakan sasis tangga. Sejurus kemudian, hal itu juga kerap memunculkan spekulasi bahwa ada kemungkinan All New Pajero mengadopsi paket suspensi yang lebih canggih untuk membedakannya dengan Pajero Sport.
Dalam satu unggahannya di laman Best Car, pernah muncul dugaan kalau Mitsubishi Pajero terbaru akan mengusung sistem suspensi independent multi-link (independent rear suspension/IRS).
Beda dengan Mitsubishi Pajero Sport yang menggunakan sistem rigid axle/live axle, alias mengandalkan gardan solid pada bagian belakang.
Selain itu, disebutkan bahwa mobil ini akan mengusung teknologi Super All-Wheel Control (S-AWC), di mana sistem ini membutuhkan suspensi independent di keempat roda agar kontrol torsi dan pengereman (Active Yaw Control) dapat bekerja lebih presisi, termasuk dukungan peredaman adaptif (electronically controlled dampers).
Sebagai tambahan info, baik Prado (Land Cruiser 250) ataupun Land Cruiser 300 bahkan tidak mengadopsi jenis IRS dan masih menggunakan sistem rigid axle.
Artinya, jika Pajero baru benar-benar menggunakan ladder frame dengan suspensi independen di belakang serta S-AWC, Mitsubishi bisa saja menawarkan pendekatan yang berbeda di kelas SUV ladder frame.


Dalam unggahan yang lain di akun X, mag-x.jp, tertangkap sosok dua unit SUV yang diduga keras sebagai Pajero terbaru tengah berada dalam satu kegiatan pengujian berlokasi di kawasan pegunungan Ibukiyama di Prefektur Gifu yang waktu tempuhnya sekitar lima jam dari Tokyo, Jepang.
Kawasan Gifu juga merupakan dikenal sebagai lokasi perakitan dari Mitsubishi Pajero yang terakhir beberapa tahun lalu.
Kedua kendaraan yang berbalut kamuflase itu berdampingan dengan Toyota Land Cruiser 250 atau Prado.
Melihat sescara visual, baik Prado maupun calon Pajero terbaru itu praktis punya dimensi yang tidak jauh berbeda. Ini seakan menepis beragam spekulasi soal seberapa besar sosok calon SUV andalan Mitsubsihi itu.
Menegaskan juga bahwa Toyota Land Cruiser 250 atau kerap disebut Prado merupakan sosok rival terdekat dari Pajero terbaru sejak generasi terakhirnya hadir tahun 2021.
Bisa disimak dari uraian komposisi dimensi antara Prado terbaru dibandingkan Pajero Sport generasi ketiga, serta Mitsbishi Pajero Sport.
Komposisi dimensi Toyota Land Cruiser 250; panjang 4.925 mm, lebar 1.980 mm, tinggi 1.870-1.935 mm, wheelbase 2.850 mm, dan ground clearance 221 mm. Untuk Mitsubishi Pajero Sport uraian dimensinya; panjang 4.825-4.840 mm, lebar 1.815 mm, tinggi 1.835 mm, wheelbase 2.800 mm, ground clearance 218 mm. Dan komposisi dimensi Mitsubishi Pajero Generasi 3; panjang 4.831 mm, lebar 1.900 mm, tinggi, 1.885 mm, wheelbase 2.780 mm. (EW)











