OTODRIVER - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) paham betul akan membludaknya permintaan pasar global untuk mobil hybrid. Saat ini, mereka tengah fokus menggarap New Veloz Hybrid Electric Vehicle (HEV) untuk kebutuhan pasar domestik.
Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya mengatakan, ekspor Veloz Hybrid berpeluang menjadi bagian dari strategi perusahaan ke depan. Meski demikian, realisasi ekspor akan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik pasar tujuan.
"Untuk saat ini, Veloz Hybrid masih kami fokuskan untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. Ke depan, kami tetap terbuka untuk melihat peluang ekspor, tentunya dengan mempertimbangkan kebutuhan, karakteristik, serta permintaan di masing-masing pasar," ujar Nyoman dikutip Rabu (30/9/2026).
Hingga akhir Agustus 2026, TMMIN telah memproduksi sebanyak 15.737 unit Veloz Hybrid sejak model tersebut mulai diproduksi. Jumlah produksi itu sejalan dengan tingginya permintaan terhadap kendaraan elektrifikasi tersebut.

Penjualan domestik Veloz Hybrid juga mencatatkan kinerja yang fantastis. Sejak pemesanan dibuka pada November 2025 hingga Agustus 2026, surat pemesanan kendaraan (SPK) model tersebut telah melampaui 19.000 unit.
Sementara itu, sejumlah model Toyota yang diproduksi di Indonesia telah dipasarkan ke luar negeri. Hingga Agustus 2026, model yang diekspor mencakup Toyota Avanza/Veloz, Raize, Yaris Cross, Fortuner, serta Agya atau Wigo. Avanza dan Veloz menjadi kontributor ekspor terbesar.
Adapun, TMMIN mengoperasikan fasilitas manufaktur di Karawang, Jawa Barat, dengan kapasitas produksi sekitar 282.000 unit kendaraan per tahun. Pabrik tersebut menjadi salah satu basis produksi Toyota untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus ekspor.

Selain Veloz Hybrid, fasilitas produksi di Karawang juga merakit sejumlah kendaraan elektrifikasi, antara lain Kijang Innova Zenix HEV, Yaris Cross HEV, hingga mobil listrik Toyota bZ4X. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), produksi mobil Toyota di Indonesia mencapai 353.778 unit sepanjang Januari-Agustus 2026.
Jumlah tersebut meningkat 5,2% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 336.332 unit. Kinerja produksi tersebut mencerminkan kontribusi Toyota dalam memenuhi kebutuhan kendaraan di dalam negeri dan pasar ekspor. TMMIN menyatakan akan tetap menjaga kedua segmen pasar tersebut. "Untuk TMMIN, selain untuk pasar domestik kami juga berusaha mempertahankan kinerja ekspor," pungkasnya. (AB)
#toyota #veloz-hybrid #toyota-avanza-veloz #produksi-toyota-veloz #mobil-baru-toyota #spesifikasi-toyota-veloz











